LP3MZHLP3MZH

KHIDMAH : Jurnal Pengabdian MasyarakatKHIDMAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Bentuk kegiatan ini merupakan suatu pendampingan terhadap usaha kecil masyarakat di desa Ranuwurung dengan melakukan pengelolaan berbagai macam obat-obatan herbal yang berbahan dasar tanaman kapulaga. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian perekonomian masyarakat khususnya di desa Ranuwurung. Pendampingan ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development). Hasil kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa bahwa di desa Ranuwurung terdapat aset yang unik untuk dikelola, yaitu dengan memanfaatkan sumber daya alam yang sebelumnya tidak disorot oleh masyarakat desa, yaitu pengelolaan tanaman kapulaga. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam masih sangat minim.

Kreativitas merupakan kemampuan seseorang yang menandai ciri-ciri seseorang tersebut kreatif sebagai kemampuan memahami kesenjangan-kesenjangan dalam hidupnya.Dalam hal ini suatu upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-PKM Unzah 2023 yang dilakukan di Desa Ranuwurung adalah dengan melakukan dampingan yang berupa suatu pelatihan kreativitas yang berbahan tanaman Kapulaga.Pelatihan ini dilakukan karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap UMKM yang ada didesa tersebut sehingga masih tingginya persentase pengangguran masyarakat setempat.Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan potensi desa baik berupa potensi sumber daya Alam maupun sumber daya manusia juga menjadi salah satu alasan penulis untuk memilih dampingan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pendampingan yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi tanaman kapulaga sebagai bahan baku obat-obatan herbal lainnya, dengan fokus pada identifikasi senyawa aktif dan uji klinis untuk membuktikan efektivitasnya. Kedua, penting untuk mengembangkan model pelatihan yang lebih inovatif dan berkelanjutan bagi masyarakat desa, dengan melibatkan berbagai pihak terkait seperti akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah, guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola sumber daya alam secara optimal. Ketiga, penelitian mengenai dampak sosial-ekonomi dari pengembangan usaha herbal berbasis kapulaga terhadap masyarakat desa perlu dilakukan secara komprehensif, termasuk analisis terhadap perubahan pendapatan, tingkat pengangguran, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, sehingga dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

  1. Pengelolaan tanaman “Kapulaga” menjadi obat-obatan herbal berupa minyak urut sebagai upaya... doi.org/10.55210/khidmah.v3i1.166Pengelolaan tanaman AuKapulagaAy menjadi obat obatan herbal berupa minyak urut sebagai upaya doi 10 55210 khidmah v3i1 166
Read online
File size323.11 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test