UNTAG SMDUNTAG SMD

KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWA

Keberadaan Daerah Irigasi Tepian Buah diharapkan mampu memicu dan mendukung roda pertumbuhan ekonomi serta menunjang swasembada pangan di Kabupaten Berau. Untuk mendukung harapan keberadaan Daerah Irigasi tersebut, harusnya didukung oleh sistem irigasi yang baik dan terorganisir. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan perhitungan debit andalan pada daerah irigasi Tepian Buah, perhitungan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk keperluan irigasi, dan perhitungan serta penentuan dimensi saluran irigasi yang efisien untuk mengairi daerah irigasi Tepian Buah. Hasil penelitian menunjukkan debit andalan terbesar pada bulan Oktober sebesar 0,739 m3/det dan pola tanam Padi - Palawija – Padi dengan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk padi I adalah 1,782 m3/det, palawija sebesar 0,365 m3/det dan padi II sebesar 1,612 m3/det. Dimensi saluran irigasi terbesar terdapat di saluran primer tepian buah 7 dengan lebar saluran dasar (b) adalah 1,3 m, tinggi air 0,650 m, tinggi total saluran 1,050 m, dan kemiringan saluran sebesar 0,0016307.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa debit andalan maksimum pada DI.Tepian Buah adalah 0,739 m3/det pada bulan Oktober.Pola tanam yang direkomendasikan adalah Padi-Palawija-Padi dengan kebutuhan air maksimum untuk padi I sebesar 1,782 m3/det, palawija 0,365 m3/det, dan padi II 1,612 m3/det.Dimensi saluran irigasi terbesar terletak pada saluran primer tepian buah 7 dengan lebar dasar 1,3 m, tinggi air 0,650 m, tinggi total 1,050 m, dan kemiringan 0,0016307.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis pengaruh perubahan iklim terhadap ketersediaan air di DI. Tepian Buah, dengan mempertimbangkan skenario kenaikan suhu dan perubahan pola curah hujan untuk memastikan keberlanjutan sistem irigasi. Selain itu, studi mengenai penerapan teknologi irigasi modern seperti irigasi tetes atau sprinkler dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi kehilangan akibat evaporasi. Terakhir, penelitian tentang optimalisasi pola tanam dengan mempertimbangkan jenis tanaman yang lebih tahan kekeringan dan memiliki nilai ekonomi tinggi, serta analisis pasar untuk memastikan keberlanjutan ekonomi bagi petani, perlu dilakukan untuk memaksimalkan manfaat dari sistem irigasi yang ada dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan solusi inovatif untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di DI. Tepian Buah.

Read online
File size2.69 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test