PresUnivPresUniv

Expose: Jurnal Ilmu KomunikasiExpose: Jurnal Ilmu Komunikasi

Penelitian ini menganalisis pola komunikasi dalam keluarga ibu tunggal yang ditampilkan pada film Yang Tak Tergantikan dengan menggunakan pendekatan Family Communication Patterns (FCP) karya Koerner dan Fitzpatrick serta metode analisis naratif Tzvetan Todorov. Film tersebut menggambarkan perjuangan seorang ibu tunggal dalam membangun komunikasi yang efektif dengan anak‑anaknya pasca perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam film beralih dari pola protektif menuju kombinasi pola konsensual dan pluralistik, di mana ibu pada awalnya menerapkan komunikasi otoritatif namun kemudian beradaptasi menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Pola‑pola komunikasi tersebut berperan penting dalam mendeskripsikan peran ibu tunggal dalam pengasuhan berdasarkan teori FCP. Studi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga ibu tunggal serta diharapkan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai komunikasi keluarga pasca perceraian.

Penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga ibu tunggal pada film Yang Tak Tergantikan berkembang dari pola protektif menuju pola konsensual dan pluralistik.Pada awal cerita komunikasi didominasi ibu dengan sifat protektif, namun seiring perkembangan narasi terjadi peningkatan keterbukaan dan diskusi yang memperkuat hubungan keluarga.Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi terbuka bagi ibu tunggal dalam mendukung perkembangan anak.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan representasi pola komunikasi ibu tunggal dalam berbagai film Indonesia untuk mengetahui konsistensi atau variasi naratif yang muncul (misalnya, apakah pola protektif selalu menjadi titik awal). Selain itu, dilakukan studi kasus empiris terhadap keluarga ibu tunggal di dunia nyata guna memvalidasi kecocokan temuan film dengan realitas, termasuk observasi langsung dan wawancara mendalam mengenai dinamika komunikasi sehari‑hari. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi pengaruh faktor eksternal seperti status ekonomi, dukungan keluarga besar, dan lingkungan sosial terhadap pergeseran pola komunikasi dari protektif ke konsensual atau pluralistik, sehingga menghasilkan model komprehensif yang menjelaskan bagaimana konteks eksternal memoderasi efektivitas komunikasi dalam keluarga pasca perceraian.

Read online
File size576.03 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test