OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI
Open Global Scientific JournalOpen Global Scientific JournalLatar belakang: Indonesia merupakan wilayah yang sering mengalami bencana alam. Selama peristiwa tersebut, infrastruktur kritis sering mengalami kerusakan parah, dan proses pemulihannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Dampak utama dari bencana alam adalah terganggunya jaringan telekomunikasi, yang menuntut upaya pemulihan cepat. Sistem komunikasi radio menawarkan solusi yang layak untuk komunikasi darurat pada masa tersebut. Tujuan dan Metode: Penelitian ini menyajikan desain simulator sistem peringatan dini yang bertujuan untuk mengurangi dampak bencana di wilayah rawan bencana. Sistem yang diusulkan menggunakan mikrokontroler ATmega328 sebagai pengolah data utama, modul RX-2B untuk menerima sinyal radio 27 MHz yang ditransmisikan oleh rangkaian TX, dan modul TX-2B untuk mengirim perintah nirkabel melalui frekuensi radio 27 MHz ke rangkaian RX. Komponen tambahan meliputi buzzer sebagai indikator alarm dan tampilan LCD 16x2 untuk menunjukkan informasi ruang pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan simulator sistem peringatan dini berbasis mikrokontroler untuk wilayah rawan bencana. Hasil: Berdasarkan hasil pengujian, transmisi data berhasil dicapai pada jarak lebih dari 50 meter di lingkungan dalam ruangan. Dalam lingkungan luar ruangan, komunikasi dapat dipertahankan hingga jarak 70 meter.
Penelitian ini berhasil mengembangkan simulator sistem komunikasi nirkabel berbasis mikrokontroler pada frekuensi 27 MHz yang stabil untuk digunakan dalam skenario pasca-bencana.Sistem ini mampu melakukan transmisi data secara andal di lingkungan dalam dan luar ruangan, menunjukkan potensinya sebagai solusi komunikasi darurat yang sederhana, murah, dan mandiri dari infrastruktur.Pengembangan lebih lanjut dapat mencakup integrasi data sensor waktu nyata, konfigurasi jaringan multi-node, dan strategi komunikasi jarak jauh untuk meningkatkan skalabilitas dan responsivitas sistem.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi sistem ini dengan sensor lingkungan seperti sensor gempa, curah hujan, atau deteksi pergerakan tanah, untuk menguji kemampuan sistem dalam mengirim peringatan dini secara otomatis berdasarkan data aktual dari lingkungan bencana. Kedua, perlu dieksplorasi desain jaringan multi-node yang memungkinkan beberapa unit saling berkomunikasi dalam topologi mesh, agar sistem dapat mencakup area yang lebih luas dan tetap berfungsi meskipun satu node rusak. Ketiga, penting untuk meneliti penggunaan repeater atau penguat sinyal portabel yang dikendalikan mikrokontroler agar sistem dapat mempertahankan kekuatan sinyal di area dalam ruangan atau medan terhalang, mengingat penurunan signifikan pada jarak di atas 50 meter. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi kinerja sistem saat ditenagai oleh sumber daya terbarukan seperti panel surya atau baterai isi ulang, sehingga sistem benar-benar mandiri secara energi di lokasi bencana. Selain itu, perlu diuji kompatibilitas sistem dengan antarmuka suara atau kode morse otomatis untuk memudahkan komunikasi saat pengguna mengalami keterbatasan fisik. Studi tentang keandalan sistem dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau kabut juga penting untuk memahami keterbatasan operasional. Pengujian skala lapangan di wilayah rawan bencana akan memberikan data nyata mengenai kinerja dan kebutuhan adaptasi. Peneliti juga bisa mengevaluasi penggunaan frekuensi lain di rentang HF untuk membandingkan jangkauan dan ketahanan terhadap interferensi. Peningkatan antarmuka pengguna melalui tampilan digital yang lebih informatif atau notifikasi berbasis warna perlu dipertimbangkan. Terakhir, pengembangan protokol komunikasi yang lebih efisien dapat mengurangi konsumsi daya dan meningkatkan jumlah data yang dapat ditransmisikan secara andal dalam kondisi sinyal lemah.
- HF communications: Past, present, and future | IEEE Journals & Magazine | IEEE Xplore. hf past present... doi.org/10.1109/CC.2018.8456447HF communications Past present and future IEEE Journals Magazine IEEE Xplore hf past present doi 10 1109 CC 2018 8456447
- Sky Wave Propagation | 8 | HF Communications | Nicholas M Maslin | Tay. sky wave propagation hf nicholas... taylorfrancis.com/books/9780203168899/chapters/10.1201/b12574-8Sky Wave Propagation 8 HF Communications Nicholas M Maslin Tay sky wave propagation hf nicholas taylorfrancis books 9780203168899 chapters 10 1201 b12574 8
- Flood Disaster Mitigation Using a Disaster Early Warning and Monitoring Information System with an IoT-Based... ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik/article/view/23342Flood Disaster Mitigation Using a Disaster Early Warning and Monitoring Information System with an IoT Based ejournal undip ac index php teknik article view 23342
| File size | 630.83 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNHASYUNHASY Sistem ini tidak hanya memudahkan proses pencarian guru yang relevan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran privat melalui umpan balik langsungSistem ini tidak hanya memudahkan proses pencarian guru yang relevan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran privat melalui umpan balik langsung
UNHASYUNHASY Hasil menunjukkan sistem mencapai akurasi 92% pada pengujian pencahayaan dan 75% pada pengujian jarak, dengan keunggulan berupa tanpa kontak fisik, minimHasil menunjukkan sistem mencapai akurasi 92% pada pengujian pencahayaan dan 75% pada pengujian jarak, dengan keunggulan berupa tanpa kontak fisik, minim
UNHASYUNHASY Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan baik, dengan nilai MSE sebesar 0 yang berarti akurasi 100%. Skor rekomendasi sistem sebesar 0,076923419, sesuaiHasil pengujian menunjukkan sistem berjalan baik, dengan nilai MSE sebesar 0 yang berarti akurasi 100%. Skor rekomendasi sistem sebesar 0,076923419, sesuai
AKMICIREBONAKMICIREBON Originalitas penelitian menekankan perlunya pelatihan profesional berkelanjutan bagi pendidik agar lulusan memiliki keterampilan yang selaras dengan kebutuhanOriginalitas penelitian menekankan perlunya pelatihan profesional berkelanjutan bagi pendidik agar lulusan memiliki keterampilan yang selaras dengan kebutuhan
UNDANAUNDANA Terdapat 5 kriteria dan 67 alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeringkatan menggunakan metode AHP dan TOPSIS memberikan prioritas kepada siswaTerdapat 5 kriteria dan 67 alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeringkatan menggunakan metode AHP dan TOPSIS memberikan prioritas kepada siswa
STMIK ROYALSTMIK ROYAL Metode MOORA dipilih karena mudah dipahami dan diimplementasikan, serta mampu mengoptimalkan beberapa kriteria sekaligus. Kriteria yang digunakan dalamMetode MOORA dipilih karena mudah dipahami dan diimplementasikan, serta mampu mengoptimalkan beberapa kriteria sekaligus. Kriteria yang digunakan dalam
STEKOMSTEKOM Membeli motor baru sudah pasti harus memiliki dana yang tidak sedikit. Pada umumnya masyarakat kelas bawah kurang memiliki kemampuan untuk membeli sepedaMembeli motor baru sudah pasti harus memiliki dana yang tidak sedikit. Pada umumnya masyarakat kelas bawah kurang memiliki kemampuan untuk membeli sepeda
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Pemodelan menggunakan UML (Unified Modeling Language) dengan strategi User Centered Design merupakan pemodelan yang dapat melihat sebuah objek dari berbagaiPemodelan menggunakan UML (Unified Modeling Language) dengan strategi User Centered Design merupakan pemodelan yang dapat melihat sebuah objek dari berbagai
Useful /
UKMCUKMC Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami pengaruh budaya inovasi terhadap penggunaan sistem pengukuran kinerja strategis dan peran moderasi budayaPenelitian ini juga bertujuan untuk memahami pengaruh budaya inovasi terhadap penggunaan sistem pengukuran kinerja strategis dan peran moderasi budaya
UKMCUKMC Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan hidup meningkatkan kinerja perawat, sedangkan kelelahan emosional mengurangi motivasi, fokus, dan produktivitasTemuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan hidup meningkatkan kinerja perawat, sedangkan kelelahan emosional mengurangi motivasi, fokus, dan produktivitas
STMIK ROYALSTMIK ROYAL Pada sistem sebelumnya, pelanggan terbaik ditentukan hanya berdasarkan frekuensi penggunaan layanan laundry. Sebagai solusi, penulis berencana menggunakanPada sistem sebelumnya, pelanggan terbaik ditentukan hanya berdasarkan frekuensi penggunaan layanan laundry. Sebagai solusi, penulis berencana menggunakan
STMIK ROYALSTMIK ROYAL Penelitian ini memberikan landasan bagi pemimpin Puskesmas Sei Dadap dalam pengambilan keputusan terkait pegawai, sambil meningkatkan transparansi danPenelitian ini memberikan landasan bagi pemimpin Puskesmas Sei Dadap dalam pengambilan keputusan terkait pegawai, sambil meningkatkan transparansi dan