UMPOUMPO

JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)

Hakikat konsepsi ketahanan nasional di bidang ekonomi merupakan keuletan bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat, karena itu kajian ini bertujuan untuk menentukan pendekatan kesejahteraan terhadap ketahanan nasional sebagai geostrategi Indonesia melalui beberapa indikator. Hasil kajian menunjukan ada 3 indikator penting dalam ketahanan nasional di bidang ekonomi melalui pendekatan kesejahteraan yaitu (1). Indikator Pendapatan; (2). Pendidikan, dan (3). Kesehatan. (1). Indikator pendapatan terkait jumlah dan pemerataan pendapatan secara umum dapat menjadi indikator signifikan, meskipun bersifat subyektif sehingga berpengaruh positif terhadap ketahanan nasional dibidang ekonomi; (2). Indikator pendidikan dalam jangka pendek berakibat negatif karena biaya yang dikeluarkan mengurangi tingkat kesejahteraan, tetapi dalam jangka panjang berakibat positif karena akan meningkatan taraf hidup sehingga kualitas pendidikan merupakan indikator bagi ketahanan nasional di bidang ekonomi; (3). Indikator kesehatan merupakan indikator yang berpengaruh positif terhadap ketahanan nasional di bidang ekonomi karena kualitas kesehatan memungkinan untuk bekerja dengan kuantitas lebih banyak, sehingga mendapatkan penghasilan lebih untuk peningkatan taraf hidupnya.

Ada 3 (tiga) indikator penting dalam ketahanan nasional di bidang ekonomi melalui pendekatan kesejahteraan yaitu (1).Indikator pendapatan jumlah dan pemerataan pendapatan secara umum dapat menjadi indikator signifikan, meskipun bersifat subyektif sehingga berpengaruh positif terhadap ketahanan nasional dibidang ekonomi.Indikator pendidikan dalam jangka pendek berakibat negatif karena biaya yang dikeluarkan mengurangi tingkat kesejahteraan, tetapi dalam jangka panjang akan mengurangi upah sistem reward, misalnya pemberian bonus/tunjangan apabila target produksi melebihi.Indikator kesehatan merupakan indikator yang berpengaruh positif terhadap ketahanan nasional di bidang ekonomi karena kualitas kesehatan memungkinan untuk bekerja dengan kuantitas lebih banyak, sehingga mendapatkan penghasilan lebih untuk peningkatan taraf hidupnya.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan untuk meningkatkan produktivitas kerja melalui sistem insentif berbasis kinerja yang lebih komprehensif, seperti penggabungan evaluasi kuantitas dan kualitas output. Selain itu, penelitian perlu mengkaji dampak pelatihan keterampilan berbasis kompetensi pada peningkatan daya saing tenaga kerja di daerah pedesaan, terutama dalam konteks geografis Indonesia yang heterogen. Terakhir, penelitian dapat fokus pada integrasi kebijakan kesehatan dan pendidikan dalam program ketahanan nasional, dengan mengeksplorasi model kolaborasi antara sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi untuk memastikan kesejahteraan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Read online
File size223.3 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test