ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaPenyakit jantung dan pembuluh darah (PJP) tetap menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Kemajuan terbaru dalam kedokteran regeneratif telah mengungkap peran menjanjikan sekresom dan eksosom dalam pengobatan PJP. Dalam artikel ini, kami bertujuan memahami peran sekresom dan eksosom dalam sistem kardiovaskular, baik dalam kondisi fisiologis maupun patologis, serta mengeksplorasi aplikasi luas sekresom dan eksosom dalam mengurangi progresi PJP. Sekresom dan eksosom, yang memainkan peran penting dalam komunikasi seluler, perbaikan jaringan, dan modulasi imun, telah menunjukkan potensi dalam mengurangi progresi penyakit jantung dengan menghambat peradangan, mempromosikan pertumbuhan pembuluh darah, dan mengatur mekanisme biologis penting. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memaksimalkan penggunaannya dalam terapi kardiovaskular maju.
Secara kesimpulan, tinjauan literatur ini menyoroti potensi signifikan terapi tanpa sel dalam pengobatan penyakit kardiovaskular (PJP).Eksosom dan sekresom menawarkan fungsi beragam, termasuk komunikasi antar sel, perbaikan jaringan, dan modulasi imun.Mereka telah menunjukkan potensi dalam mengurangi progresi penyakit kardiovaskular dengan menghambat peradangan, mempromosikan pertumbuhan pembuluh darah baru, dan mengatur mekanisme biologis penting.Studi pra-klinis dan klinis memberikan bukti efektivitas pengobatan berbasis eksosom dan sekresom dalam mengatasi berbagai PJP.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memaksimalkan potensi penggunaan sekresom dan eksosom sebagai terapi kardiomiopati maju, baik iskemik maupun non-iskemik.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran spesifik miRNA dalam eksosom terhadap hipertrofi miokardium, seperti miR-21_3p, untuk mengembangkan target terapeutik baru. Selain itu, perlu diexplore kombinasi penggunaan sekresom dan eksosom dengan terapi lain, seperti terapi gen atau obat anti-inflamasi, untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. Terakhir, penelitian tentang efek jangka panjang penggunaan eksosom dalam terapi kardiovaskular sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan efikasinya dalam skala besar.
| File size | 968.12 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Namun, antar kelompok P1 dan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0,567). Paparan rokok elektrik dan konvensional memiliki efek yang signifikan dibandingNamun, antar kelompok P1 dan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0,567). Paparan rokok elektrik dan konvensional memiliki efek yang signifikan dibanding
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik dasar, jenis pengobatan, dan indikator kualitas perawatan pada pasien T2DMOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik dasar, jenis pengobatan, dan indikator kualitas perawatan pada pasien T2DM
MARANATHAMARANATHA Hal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaanHal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaan
IRPIIRPI Hasil penelitian menunjukkan akurasi 92,5% dalam memproses kueri pengguna dan peningkatan efisiensi perencanaan acara sebesar 25%, menyoroti kemampuanHasil penelitian menunjukkan akurasi 92,5% dalam memproses kueri pengguna dan peningkatan efisiensi perencanaan acara sebesar 25%, menyoroti kemampuan
IRPIIRPI Namun, perubahan signifikan sedang terjadi dengan diintegrasikannya kecerdasan buatan (AI) untuk mengatasi permasalahan ini. Sistem manajemen persediaanNamun, perubahan signifikan sedang terjadi dengan diintegrasikannya kecerdasan buatan (AI) untuk mengatasi permasalahan ini. Sistem manajemen persediaan
MARANATHAMARANATHA Wanita berusia 34 tahun dengan penyakit katup jantung dirujuk untuk mendapatkan evaluasi dan tatalaksana masalah kesehatan mulut sebelum operasi katupWanita berusia 34 tahun dengan penyakit katup jantung dirujuk untuk mendapatkan evaluasi dan tatalaksana masalah kesehatan mulut sebelum operasi katup
UNUSAUNUSA Berbagai tes koagulasi seperti Prothrombin Time (PT) dan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) diukur menggunakan analyzer koagulasi otomatis. AnalyzerBerbagai tes koagulasi seperti Prothrombin Time (PT) dan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) diukur menggunakan analyzer koagulasi otomatis. Analyzer
UM SURABAYAUM SURABAYA Bells palsy adalah kelemahan atau kelumpuhan saraf perifer wajah (nervus fasialis) secara akut pada sisi sebelah wajah. Kondisi ini menyebabkan ketidakmampuanBells palsy adalah kelemahan atau kelumpuhan saraf perifer wajah (nervus fasialis) secara akut pada sisi sebelah wajah. Kondisi ini menyebabkan ketidakmampuan
Useful /
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Analisis lebih lanjut dilakukan di antara tiga kelompok, yaitu sarkopenia, kemungkinan sarkopenia, dan non-sarkopenia. Hasilnya menunjukkan perbedaan yangAnalisis lebih lanjut dilakukan di antara tiga kelompok, yaitu sarkopenia, kemungkinan sarkopenia, dan non-sarkopenia. Hasilnya menunjukkan perbedaan yang
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Pemeriksaan laboratorium mengungkap peningkatan enzim hati, bilirubin tinggi, albumin rendah, serta hasil positif IgM anti‑HAV dan beban viral HBV yangPemeriksaan laboratorium mengungkap peningkatan enzim hati, bilirubin tinggi, albumin rendah, serta hasil positif IgM anti‑HAV dan beban viral HBV yang
IPBIPB Setiap penurunan luas Ruang Terbuka Hijau secara signifikan meningkatkan konsentrasi CO. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, proporsi minimumSetiap penurunan luas Ruang Terbuka Hijau secara signifikan meningkatkan konsentrasi CO. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, proporsi minimum
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara sifat biokimia dan sifat tanah lainnya dengan produktivitas lahan dalam perkebunan nanas diPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara sifat biokimia dan sifat tanah lainnya dengan produktivitas lahan dalam perkebunan nanas di