UM SURABAYAUM SURABAYA
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community JournalCamellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community JournalHipertensi merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kenaikan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas kombinasi candesartan dengan amlodipine dan candesartan dengan nifedipine dalam menurunkan tekanan darah. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik kuantitatif dengan desain komparatif, melibatkan 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil dari rekam medis selama tiga bulan (Maret-April 2025). Hasil menunjukkan bahwa pada bulan pertama, penurunan tekanan sistolik rata-rata untuk kombinasi candesartan dengan amlodipine adalah 19.89 mmHg diastolik 13.11 mmHg, sedangkan untuk kombinasi candesartan dengan nifedipine sistolik 17.11 mmHg diastolik 15.50 mmHg. Di bulan kedua, penurunan sistolik menjadi 18.92 mmHg diastolik 20.33 mmHg untuk kombinasi candesartan dengan amlodipine dan sistolik 18.08 mmHg diastolik 7.66 mmHg untuk kombinasi candesartan dengan nifedipine. Pada bulan ketiga, penurunan sistolik mencapai 20.50 mmHg diastolik 14.77 mmHg untuk kombinasi candesartan dengan amlodipine dan sistolik 16.78 mmHg diastolik 10.77 mmHg untuk kombinasi candesartan dengan nifedipine. Dapat disimpulkan kombinasi kedua terapi sama-sama efektif. Hasil statistik tidak ditemukan perbedaan signifikan antara keduanya (p > 0.05).
Berdasarkan hasil penelitian mengenai Perbandingan Efektivitas Candesartan dengan Amlodipine dan Candesartan dengan Nifedipine pada pasien Hipertensi di Rumah Sakit Lavallete Malang, dapat disimpulkan bahwa kombinasi candesartan dengan amlodipine dan candesartan dengan nifedipien sama – sama menurunkan tekanan darah, tetapi kedua kombinasi tersebut tidak ditemukan perbedaan yang signifikan bermakna (p>0.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada efek jangka panjang kedua kombinasi obat tersebut, membandingkannya dengan terapi lain, atau mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien. Selain itu, penelitian tentang interaksi obat atau pengaruh faktor genetik juga relevan. Studi kualitatif untuk memahami pengalaman pasien bisa memberikan wawasan tambahan. Penelitian lebih besar atau lintas wilayah juga diperlukan untuk memastikan hasil yang konsisten. Selain itu, evaluasi efektivitas kombinasi obat pada kelompok pasien dengan komorbid tertentu, seperti diabetes atau penyakit jantung, dapat memberikan data yang lebih spesifik. Penggunaan teknologi digital untuk memantau kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat juga bisa menjadi arah penelitian baru. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak kombinasi obat terhadap kualitas hidup pasien hipertensi. Pengembangan formulasi obat dengan dosis yang lebih optimal dan efek samping yang lebih rendah juga menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, studi tentang peran pendidikan kesehatan dalam meningkatkan kesadaran pasien tentang manajemen hipertensi perlu dikembangkan lebih lanjut.
- Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Medicamento | Jurnal Ilmiah Medicamento. vol jurnal ilmiah medicamento... doi.org/10.36733/medicamento.v4i2Vol 4 No 2 2018 Jurnal Ilmiah Medicamento Jurnal Ilmiah Medicamento vol jurnal ilmiah medicamento doi 10 36733 medicamento v4i2
- Correlation Between the Accuracy Prescribing Anti-Hypertension Drugs and the Blood Pressure of Hypertensive... doi.org/10.53089/medula.v13i1.604Correlation Between the Accuracy Prescribing Anti Hypertension Drugs and the Blood Pressure of Hypertensive doi 10 53089 medula v13i1 604
- HUBUNGAN KARDIOMEGALI DENGAN HIPERTENSI PADA PASIEN STROKE | Jurnal Kesehatan Tambusai. hubungan kardiomegali... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/20645HUBUNGAN KARDIOMEGALI DENGAN HIPERTENSI PADA PASIEN STROKE Jurnal Kesehatan Tambusai hubungan kardiomegali journal universitaspahlawan ac index php jkt article view 20645
| File size | 587.9 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMARSTIKMAR Budaya ini menciptakan hambatan utama berupa konflik antara pemahaman medis dan makna budaya terhadap kontrasepsi, yang menyebabkan akses layanan kesehatanBudaya ini menciptakan hambatan utama berupa konflik antara pemahaman medis dan makna budaya terhadap kontrasepsi, yang menyebabkan akses layanan kesehatan
JMHSAJMHSA Keputusan terapi harus dipertimbangkan dengan cermat, menimbang risiko dan manfaat serta organ yang kemungkinan terkena serta komorbiditas pasien. DokterKeputusan terapi harus dipertimbangkan dengan cermat, menimbang risiko dan manfaat serta organ yang kemungkinan terkena serta komorbiditas pasien. Dokter
STIKES YRSDSSTIKES YRSDS Dari 1. 248 artikel yang diidentifikasi, 6 memenuhi kriteria inklusi. Penilaian kualitas dilakukan dengan JBI checklist. Hasil menunjukkan ACT efektifDari 1. 248 artikel yang diidentifikasi, 6 memenuhi kriteria inklusi. Penilaian kualitas dilakukan dengan JBI checklist. Hasil menunjukkan ACT efektif
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penerapan terapi progressive muscle relaxation dan terapi spiritual dzikir pada kedua pasien menunjukkan penurunan gejala kecemasan. Pasien pertama mengalamiPenerapan terapi progressive muscle relaxation dan terapi spiritual dzikir pada kedua pasien menunjukkan penurunan gejala kecemasan. Pasien pertama mengalami
SAINTISPUBSAINTISPUB Namun, mereka yang telah menerapkan FBL mengakui bahwa pendekatan ini meningkatkan keterlibatan emosional siswa, motivasi, dan pemahaman mendalam terhadapNamun, mereka yang telah menerapkan FBL mengakui bahwa pendekatan ini meningkatkan keterlibatan emosional siswa, motivasi, dan pemahaman mendalam terhadap
SAINTISPUBSAINTISPUB Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agamaData dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agama
UMKLAUMKLA Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sejumlah 91 remaja (77,8%) dan responden yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 26 remaja (22,2).Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sejumlah 91 remaja (77,8%) dan responden yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 26 remaja (22,2).
UMKLAUMKLA Penelitian ini bertujuan untuk melihat di dukuh pucung desa kraguman. Metode penelitian menggunkan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk melihat di dukuh pucung desa kraguman. Metode penelitian menggunkan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan
Useful /
JMHSAJMHSA Kesimpulannya, penting untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan pelatihan guru, menyesuaikan kurikulum dengan norma budaya, melaksanakan kampanye kesadaran,Kesimpulannya, penting untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan pelatihan guru, menyesuaikan kurikulum dengan norma budaya, melaksanakan kampanye kesadaran,
JMHSAJMHSA Data pencarian dari Januari hingga Desember 2024 menunjukkan bahwa baby swim lebih populer pada musim panas, sedangkan baby gym stabil sepanjang tahun.Data pencarian dari Januari hingga Desember 2024 menunjukkan bahwa baby swim lebih populer pada musim panas, sedangkan baby gym stabil sepanjang tahun.
JURNALBIKESJURNALBIKES Hasil uji korelasi dengan p-value = 0,000 dimana p < 0,05 berarti sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawatHasil uji korelasi dengan p-value = 0,000 dimana p < 0,05 berarti sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawat
UMKLAUMKLA Data dikumpulkan dengan mengunjungi rumah responden satu per satu. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara kebiasaan merokokData dikumpulkan dengan mengunjungi rumah responden satu per satu. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara kebiasaan merokok