MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaHipertensi menurut WHO merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian di seluruh dunia yang juga kontributor paling penting untuk penyakit jantung dan stroke. Perilaku merokok merupakan salah satu faktor risiko penyakit degeneratif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan merokok dengan kejadian hipertensi. Rancangan penelitian menggunakan studi literatur dari hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2018-2022. Pencarian literatur menggunakan strategi dengan kata kunci merokok dan hipertensi, menggunakan database Google Scholar dan ScienceDirect dengan kriteria yang digunakan yaitu judul artikel yang membahas tentang kaitannya hipertensi dengan rokok, ketersediaan full text, sampel yang digunakan dalam artikel berdasarkan artikel yang akan di analisis yaitu pasien hipertensi dan kebiasaan merokok, tahun terbit artikel maksimal 5 tahun terakhir. Hasil literature dari 5 artikel menggambarkan bahwa terdapat hubungan antara merokok dengan kejadian hipertensi artinya semakin lama kebiasaan merokok dipertahankan, maka semakin tinggi resiko untuk penderita hipertensi.
Dapat disimpulkan dari 5 artikel yang sudah dianalisis berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian mengenai hubungan merokok dengan kejadian hipertensi dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan antara lama merokok, kebiasaan merokok, serta usia dini merokok dengan kejadian hipertensi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih dalam mengenai pendekatan yang baik dan temuan solusi untuk mengurangi jumlah perokok dan penderita hipertensi akibat merokok. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan database yang lebih banyak untuk memperoleh hasil yang lebih akurat dan informasi yang lebih lengkap. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara merokok dan hipertensi, seperti usia, jenis kelamin, dan faktor genetik. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan ini dan dikembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengelola hipertensi pada perokok.
| File size | 227.48 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PTTIPTTI Hasil konseling menunjukkan peningkatan pengetahuan warga setelah menerima informasi terkait hipertensi, faktor risiko, manajemen diet, pencegahan, pengendalian,Hasil konseling menunjukkan peningkatan pengetahuan warga setelah menerima informasi terkait hipertensi, faktor risiko, manajemen diet, pencegahan, pengendalian,
HTPHTP Data dikumpulkan melalui wawancara dan rekam medik, dianalisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Analisis statistik multivariat dengan regresiData dikumpulkan melalui wawancara dan rekam medik, dianalisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Analisis statistik multivariat dengan regresi
IIKNUTUBANIIKNUTUBAN Bagi lansia dengan riwayat penyakit atau tidak memiliki riwayat penyakit sangat dianjurkan untuk rutin melakukan senam lansia yang tentunya disesuaikanBagi lansia dengan riwayat penyakit atau tidak memiliki riwayat penyakit sangat dianjurkan untuk rutin melakukan senam lansia yang tentunya disesuaikan
IIKNUTUBANIIKNUTUBAN Namun, di lingkungan yang lebih luas, banyak orang melakukan senam SKJ atau latihan lain, termasuk meditasi untuk menenangkan diri. Kegiatan pengenalanNamun, di lingkungan yang lebih luas, banyak orang melakukan senam SKJ atau latihan lain, termasuk meditasi untuk menenangkan diri. Kegiatan pengenalan
IIKNUTUBANIIKNUTUBAN Para peserta (kader) mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengendalian faktor risiko hipertensi, seperti pengukuran tekanan darah,Para peserta (kader) mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengendalian faktor risiko hipertensi, seperti pengukuran tekanan darah,
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Faktor protektif dan faktor resiko adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam rangka mengurangi kerentanan remaja terhadap penyalahgunaan obat-obatan.Faktor protektif dan faktor resiko adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam rangka mengurangi kerentanan remaja terhadap penyalahgunaan obat-obatan.
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, sehingga dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, sehingga dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut.
UNIVMEDUNIVMED Obesitas dan hipertensi merupakan faktor risiko independen dalam peningkatan prevalensi penyakit tidak menular. Proporsi obesitas di Indonesia telah meningkatObesitas dan hipertensi merupakan faktor risiko independen dalam peningkatan prevalensi penyakit tidak menular. Proporsi obesitas di Indonesia telah meningkat
Useful /
MAHARDIKAMAHARDIKA Akibat kegagalan ginjal membuang produk sisa metabolisme maka perlu dilakukan terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah hemodialisis. Tindakan hemodialisisAkibat kegagalan ginjal membuang produk sisa metabolisme maka perlu dilakukan terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah hemodialisis. Tindakan hemodialisis
MAHARDIKAMAHARDIKA Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan pencahayaan (nilai p 0,004), ventilasi (nilai p 0,000) dan jenis lantai (nilai p 0,022) dengan kejadian TBHasil penelitian menunjukan terdapat hubungan pencahayaan (nilai p 0,004), ventilasi (nilai p 0,000) dan jenis lantai (nilai p 0,022) dengan kejadian TB
UNIVMEDUNIVMED Alasan tidak mengambil obat meliputi ketakutan efek samping (50%), penolakan (25%), kemalasan (16,7%), dan anggapan obat tidak berguna (8,3%). AnalisisAlasan tidak mengambil obat meliputi ketakutan efek samping (50%), penolakan (25%), kemalasan (16,7%), dan anggapan obat tidak berguna (8,3%). Analisis
UNIVMEDUNIVMED Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat magnesium dan potensial membran pada pasien glaukoma lebih rendah dibandingkan dengan kontrol. Penurunan tingkatHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat magnesium dan potensial membran pada pasien glaukoma lebih rendah dibandingkan dengan kontrol. Penurunan tingkat