STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAPenyebab utama penyakit jantung (kardiovaskular) adalah manifestasi arteriosklerosis di pembuluh darah koroner. Faktor risiko penyakit jantung koroner adalah abnormalitas profil lipid dan obesitas. Lingkar pinggang adalah indikator yang digunakan untuk menentukan jumlah lemak berlebih di perut. Berdasarkan penelitian, rasio lingkar pinggang yang lebih tinggi diikuti oleh kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan kolesterol total yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara indikator obesitas dengan kadar kolesterol total dan trigliserida pasien penyakit jantung di Poliklinik Jantung RSUD Brig. H. Hasan Basry Kandangan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan sampel 78 responden (48 laki-laki dan 30 perempuan) menggunakan teknik sampling accidental. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson dengan nilai p <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio lingkar pinggang ideal pada responden laki-laki sebanyak 30 responden dan perempuan sebanyak 9 responden. Kadar kolesterol total responden sebagian besar dalam kategori tinggi (≥240 mg/dl) yaitu 41 responden; kadar trigliserida responden sebagian besar dalam kategori tinggi (250-500 mg/dl) yaitu 38 responden. Terdapat hubungan antara rasio lingkar pinggang dengan kadar kolesterol total dan trigliserida responden di RSUD H. Hasan Basry Kandangan.
Rasio lingkar pinggang panggul ideal pada responden laki-laki sebanyak 30 responden dan perempuan sebanyak 9 responden.Kadar kolesterol total responden sebagian besar dalam kategori tinggi (≥240 mg/dl) yaitu 41 responden.kadar trigliserida responden sebagian besar dalam kategori tinggi (250-500 mg/dl) yaitu 38 responden.Terdapat hubungan antara rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar kolesterol total dan trigliserida responden di RSUD Brig.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji hubungan jangka panjang antara rasio lingkar pinggang panggul dengan perubahan profil lipid pada populasi yang lebih luas. Selanjutnya, studi dapat mengintegrasikan faktor genetik dan pola makan sebagai variabel penelitian tambahan untuk memahami mekanisme keterkaitan obesitas dengan penyakit kardiovaskular. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pengurangan lemak visceral melalui perubahan gaya hidup dalam mencegah peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida.
| File size | 54.64 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB LAB yang menghadapi kondisi lebih asam semakin resisten terhadap kondisi lingkungan, hal ini ditunjukkan dengan adanya sedimentasi di dasar tabung danLAB yang menghadapi kondisi lebih asam semakin resisten terhadap kondisi lingkungan, hal ini ditunjukkan dengan adanya sedimentasi di dasar tabung dan
STIKESHBSTIKESHB Masalah gizi merupakan masalah yang ada di tiap-tiap negara, baik negara miskin, negara berkembang dan negara maju. Saat ini di dalam era globalisasi dimanaMasalah gizi merupakan masalah yang ada di tiap-tiap negara, baik negara miskin, negara berkembang dan negara maju. Saat ini di dalam era globalisasi dimana
STIKESHBSTIKESHB Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, alat ukur tinggi badan, dan timbangan digital. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. HasilInstrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, alat ukur tinggi badan, dan timbangan digital. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil
STIKESHBSTIKESHB Data status gizi diperoleh menggunakan Indeks Massa Tubuh (BMI) menurut usia (BMI/U), yaitu anak usia 5-18 tahun dengan melakukan pengukuran tinggi badanData status gizi diperoleh menggunakan Indeks Massa Tubuh (BMI) menurut usia (BMI/U), yaitu anak usia 5-18 tahun dengan melakukan pengukuran tinggi badan
STIKESHBSTIKESHB kadar karbohidrat rendah rata‑rata sebesar 12,3 % dan nilai Indeks glikemiknya rata‑rata sebesar 52,33 %. Sehingga nasi dari beras siam mutiara,kadar karbohidrat rendah rata‑rata sebesar 12,3 % dan nilai Indeks glikemiknya rata‑rata sebesar 52,33 %. Sehingga nasi dari beras siam mutiara,
MARANATHAMARANATHA Sebagai kesimpulan, kurkumin meningkatkan ekspresi gen PPARα pada retina model tikus yang diinduksi HFD. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidikiSebagai kesimpulan, kurkumin meningkatkan ekspresi gen PPARα pada retina model tikus yang diinduksi HFD. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki
MARANATHAMARANATHA Kombinasi teh rosela dan daun sambung nyawa mengandung senyawa antiobesitas seperti asam klorogenik, flavonoid, dan polifenol, yang menunjukkan potensiKombinasi teh rosela dan daun sambung nyawa mengandung senyawa antiobesitas seperti asam klorogenik, flavonoid, dan polifenol, yang menunjukkan potensi
MARANATHAMARANATHA Daun Afrika menjadi salah satu tanaman yang telah banyak dikenal mampu menurunkan kadar lemak dalam darah. Tujuan penelitian ini menilai efek ekstrak etanolDaun Afrika menjadi salah satu tanaman yang telah banyak dikenal mampu menurunkan kadar lemak dalam darah. Tujuan penelitian ini menilai efek ekstrak etanol
Useful /
MARANATHAMARANATHA p dan pembawa secara oral (Dox), doksorubisin 16 mg/kgBB i. p andrografolida 30 mg/kgBB secara oral (Dox And30), doksorubisin 16 mg/kgBB i. p andrografolidap dan pembawa secara oral (Dox), doksorubisin 16 mg/kgBB i. p andrografolida 30 mg/kgBB secara oral (Dox And30), doksorubisin 16 mg/kgBB i. p andrografolida
ITBITB Enrichment uranium yang diperlukan untuk menyamai panjang siklus asli (21,85%) melebihi batas internasional 20% untuk uranium terendahkan, sehingga tidakEnrichment uranium yang diperlukan untuk menyamai panjang siklus asli (21,85%) melebihi batas internasional 20% untuk uranium terendahkan, sehingga tidak
ITBITB Sifat fisik dan kimia biji kopi Indonesia dengan berbagai perlakuan pasca panen berhasil diukur. Densitas curah berkisar antara 0,6 hingga 0,7 g/cm³,Sifat fisik dan kimia biji kopi Indonesia dengan berbagai perlakuan pasca panen berhasil diukur. Densitas curah berkisar antara 0,6 hingga 0,7 g/cm³,
MARANATHAMARANATHA Setelah 2 minggu lesi kulit membaik secara signifikan, dan ethambutol ditambahkan ke dalam regimen. Pasien mengalami erupsi obat, ethambutol diputuskanSetelah 2 minggu lesi kulit membaik secara signifikan, dan ethambutol ditambahkan ke dalam regimen. Pasien mengalami erupsi obat, ethambutol diputuskan