HELVETIAHELVETIA
Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Pemakaian obat yang tidak rasional dapat menyebabkan peningkatan biaya pengobatan dan efek samping obat (ADA, 2014). Medication error pada pasien DM terus menimbulkan komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas terapi obat antidiabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Metode pencarian informasi dan data dilakukan menggunakan metode literature research. Pencarian yang telah terpublikasi sebagai pustaka dicari dengan kata kunci “efektivitas terapi obat antidiabetes dan “penurunan gula darah pada pasien diabetes melitus. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi obat antidiabetik efektif dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Obat antidiabetik yang umum digunakan meliputi metformin, sulfonilurea, thiazolidinedione, GLP-1 agonis, dan insulin. Efektivitas OAD bervariasi tergantung pada jenis obat, dosis, dan kepatuhan pasien, sehingga pemilihan obat antidiabetik harus didasarkan pada profil risiko pasien dan harus dipantau secara teratur oleh tenaga medis.
Terapi obat antidiabetik efektif menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus, dengan metformin, sulfonilurea, thiazolidinedione, GLP‑1 agonis, dan insulin sebagai pilihan utama.Pemilihan dan pemantauan obat harus disesuaikan dengan profil risiko serta kepatuhan pasien, dan didukung oleh pola hidup sehat serta edukasi.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang, efek samping, dan komplikasi terapi antidiabetik.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki outcome kardiovaskular jangka panjang pada pasien diabetes melitus yang menggunakan berbagai kelas obat antidiabetik di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi mana yang paling memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung. Selanjutnya, diperlukan studi yang mengevaluasi dampak intervensi peningkatan kepatuhan, seperti penggunaan pengingat digital atau aplikasi seluler, terhadap kontrol glikemik pada pasien yang menerima monoterapi maupun kombinasi terapi antidiabetik. Terakhir, penting untuk membandingkan cost‑effectiveness antara terapi kombinasi obat dan monoterapi dalam setting pelayanan kesehatan primer, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang berlandaskan bukti ekonomi dan klinis yang kuat.
- EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELITUS TIPE II PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PASIR... doi.org/10.37090/jfl.v9i1.334EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELITUS TIPE II PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PASIR doi 10 37090 jfl v9i1 334
- EFEKTIVITAS KERASIONALAN PEMBERIAN ANTIDIABETIK PENGOBATAN ORAL PASIEN DIABETES MELLITUS PADA USIA 30-50... doi.org/10.35451/jfm.v3i2.582EFEKTIVITAS KERASIONALAN PEMBERIAN ANTIDIABETIK PENGOBATAN ORAL PASIEN DIABETES MELLITUS PADA USIA 30 50 doi 10 35451 jfm v3i2 582
- PROFIL PERESEPAN PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT X KARAWANG | Jurnal Kesehatan... doi.org/10.56127/jukeke.v3i2.1452PROFIL PERESEPAN PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT X KARAWANG Jurnal Kesehatan doi 10 56127 jukeke v3i2 1452
- Penggunaan Obat Antidiabetik Tunggal Dan Kombinasi Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Salah Satu... doi.org/10.58550/jka.v10i1.237Penggunaan Obat Antidiabetik Tunggal Dan Kombinasi Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Salah Satu doi 10 58550 jka v10i1 237
| File size | 460.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Penggunaan obat yang rasional sangat penting untuk pasien diabetes mellitus karena pasien harus mendapatkan pemantauan khusus untuk mengontrol kadar glukosaPenggunaan obat yang rasional sangat penting untuk pasien diabetes mellitus karena pasien harus mendapatkan pemantauan khusus untuk mengontrol kadar glukosa
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperolehHasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperoleh
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Stroke merupakan penyakit yang memiliki ketergantungan tinggi dalam perawatan. Keselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilaiStroke merupakan penyakit yang memiliki ketergantungan tinggi dalam perawatan. Keselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilai
CERICCERIC Hasil penelitian ini tidak menemukan adanya perbedaan antara karakteristik individu dengan tingkat kepuasan. Penelitian ini merekomendasikan kepada praktisiHasil penelitian ini tidak menemukan adanya perbedaan antara karakteristik individu dengan tingkat kepuasan. Penelitian ini merekomendasikan kepada praktisi
CERICCERIC Perilaku perawat berdasarkan kuesioner mayoritas baik, namun berdasarkan observasi mayoritas perawat berperilaku kurang baik dalam memutus rantai infeksi.Perilaku perawat berdasarkan kuesioner mayoritas baik, namun berdasarkan observasi mayoritas perawat berperilaku kurang baik dalam memutus rantai infeksi.
CERICCERIC Intervensi yang sudah dilakukan seperti sleep hygiene memberikan dampak positif pada pasien sehingga dapat direkomendasikan menjadi salah satu intervensiIntervensi yang sudah dilakukan seperti sleep hygiene memberikan dampak positif pada pasien sehingga dapat direkomendasikan menjadi salah satu intervensi
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perencanaan pulang terhadap kemampuan ibu merawat anak pneumonia di rumah. Penelitian ini merupakanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perencanaan pulang terhadap kemampuan ibu merawat anak pneumonia di rumah. Penelitian ini merupakan
CERICCERIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan memiliki tingkat pengetahuan yang baik (92%) mengenai kode etik secara umum dan cukup (47,3%)Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan memiliki tingkat pengetahuan yang baik (92%) mengenai kode etik secara umum dan cukup (47,3%)
Useful /
HELVETIAHELVETIA Pendahuluan: Kondisi inflamasi yang muncul di mukosa serta submukosa lambung, dan sifatnya akut hingga kronis biasa disebut dengan gastritis. PemberianPendahuluan: Kondisi inflamasi yang muncul di mukosa serta submukosa lambung, dan sifatnya akut hingga kronis biasa disebut dengan gastritis. Pemberian
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Penelitian ini telah mengeksplorasi kritik Charles Taylor terhadap antropologi liberal, khususnya dalam kaitannya dengan filsafat politik John Rawls danPenelitian ini telah mengeksplorasi kritik Charles Taylor terhadap antropologi liberal, khususnya dalam kaitannya dengan filsafat politik John Rawls dan
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Berdasarkan telaah filosofis-humanis, penulis menemukan tiga pilar utama yang perlu diletakkan sebagai dasar awal untuk mendamaikan konflik antarpihak-pihakBerdasarkan telaah filosofis-humanis, penulis menemukan tiga pilar utama yang perlu diletakkan sebagai dasar awal untuk mendamaikan konflik antarpihak-pihak
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Pendekatan ini membuka ruang baru dalam memahami eksistensi bukan sebagai sesuatu yang statis, melainkan sebagai dinamika keterlibatan total manusia diPendekatan ini membuka ruang baru dalam memahami eksistensi bukan sebagai sesuatu yang statis, melainkan sebagai dinamika keterlibatan total manusia di