HELVETIAHELVETIA
Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Pendahuluan: Kondisi inflamasi yang muncul di mukosa serta submukosa lambung, dan sifatnya akut hingga kronis biasa disebut dengan gastritis. Pemberian beberapa jenis terapi pada pasien gastritis yang mengingat luasnya efek samping yang ditimbulkan yaitu interaksi obat yang diterima pasien, terutama pasien gastritis di Instalasi Rawat Inap yang membuat instalasi farmasi di Rumah Sakit harus memonitoring terjadinya interaksi obat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder berupa rekam medis dari pasien gastritis. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Identifikasi interaksi obat menggunakan situs web Drugs Interaction Checker yaitu Micromedex dan Medscape untuk mengetahui mekanisme interaksi dan tingkat keparahan obat. Hasil: Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pantoprazole menjadi obat yang paling sering digunakan pada profil pengobatan gastritis sebanyak 58 pasien (40%) dengan dosis dan aturan pakai 2 x 40mg. Dari analisis interaksi yang dilakukan diperoleh sebanyak 17 kejadian interaksi obat. Berdasarkan mekanisme, interaksi farmakokinetik sebanyak 9 kejadian (100%), dengan tingkat keparahan minor sebanyak 10 kejadian (58,82%), moderate sebanyak 6 kejadian (35,29%) dan major sebanyak 1 kejadian (5,88%). Kesimpulan: Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan terbanyak yaitu interaksi minor sebanyak 10 (58,82%).
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi obat minor merupakan yang paling umum ditemukan, dengan jumlah sebanyak 10 kasus (58,82%).Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar interaksi obat yang terjadi pada pasien gastritis di Rumah Sakit Samarinda termasuk dalam kategori minor.Namun, penting untuk tetap memantau interaksi obat karena beberapa kasus dapat mencapai tingkat keparahan moderate atau major.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak usia pasien terhadap tingkat keparahan interaksi obat, mengingat lansia merupakan kelompok risiko tinggi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pola makan dalam memodulasi interaksi obat pada pasien gastritis. Terakhir, pengembangan aplikasi digital untuk memberi peringatan real-time tentang potensi interaksi obat kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan keamanan pengobatan.
| File size | 632.65 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kekurangan energi dan protein dalam jangka waktu lama akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan balita. Perilaku ibu dalam mengasuh balitanya memilikiKekurangan energi dan protein dalam jangka waktu lama akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan balita. Perilaku ibu dalam mengasuh balitanya memiliki
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap perubahan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensiHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap perubahan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensi
SARI MUTIARASARI MUTIARA , dan Persiapan bahan untuk demonstrasi/praktek pembuatan ecoenzym, II) Tahap Pelaksanaan PkM di lokasi mitra: Penyebaran kuisener sebelum paparan, Pemaparan, dan Persiapan bahan untuk demonstrasi/praktek pembuatan ecoenzym, II) Tahap Pelaksanaan PkM di lokasi mitra: Penyebaran kuisener sebelum paparan, Pemaparan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Industri makanan sejauh ini belum banyak dilaporkan. Oleh karena itu penelitian mengenai aktivitas antibakteri dari beberapa limbah kulit pisang kepokIndustri makanan sejauh ini belum banyak dilaporkan. Oleh karena itu penelitian mengenai aktivitas antibakteri dari beberapa limbah kulit pisang kepok
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN 060852 Medan Perjuangan.Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN 060852 Medan Perjuangan.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sumber data yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sumber data primer yang langsung diperoleh dari siswa. Tim pelaksana PkM ini terdiriSumber data yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sumber data primer yang langsung diperoleh dari siswa. Tim pelaksana PkM ini terdiri
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil uji analisis regresi linier sederhana diketahui nilai t hitung sebesar 5,514. Nilai t tabel pada tabel statistik dengan signifikansi 0,05 denganHasil uji analisis regresi linier sederhana diketahui nilai t hitung sebesar 5,514. Nilai t tabel pada tabel statistik dengan signifikansi 0,05 dengan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui. Pengabdian Kepada Masyarakat yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design. Waktu PengabdianPengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui. Pengabdian Kepada Masyarakat yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design. Waktu Pengabdian
Useful /
HELVETIAHELVETIA Efektivitas OAD bervariasi tergantung pada jenis obat, dosis, dan kepatuhan pasien, sehingga pemilihan obat antidiabetik harus didasarkan pada profil risikoEfektivitas OAD bervariasi tergantung pada jenis obat, dosis, dan kepatuhan pasien, sehingga pemilihan obat antidiabetik harus didasarkan pada profil risiko
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat meliputi penerapan lagu bermain dan berhitung, faktor pendukung, serta faktor penghambat dalam penerapannya diHasil dari kegiatan pengabdian masyarakat meliputi penerapan lagu bermain dan berhitung, faktor pendukung, serta faktor penghambat dalam penerapannya di
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan dari Pengajaran Pendekatan Bahasa Komunikatif (CLT) melalui Diskusi Kelompok Kecil efektif untuk merangsangPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan dari Pengajaran Pendekatan Bahasa Komunikatif (CLT) melalui Diskusi Kelompok Kecil efektif untuk merangsang
UNISMUHUNISMUH 87 for locutionary act, 6. 12 for illocutionary act, and 6. 09 for perlocutionary act. The results indicated that the students achievement in understanding87 for locutionary act, 6. 12 for illocutionary act, and 6. 09 for perlocutionary act. The results indicated that the students achievement in understanding