POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthPendahuluan Kandungan timbal (Pb) dalam asap rokok merupakan salah satu faktor yang berpotensi mengganggu keseimbangan mikronutrien tubuh, termasuk zat besi. Timbal yang terhirup melalui paru-paru dapat masuk ke dalam sistem sirkulasi darah, berikatan dengan eritrosit, dan menghambat proses pembentukan sel darah (hematopoiesis). Akumulasi timbal dalam tubuh perokok aktif diduga dapat memengaruhi produksi retikulosit, yang merupakan indikator regenerasi eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar retikulosit pada perokok aktif berdasarkan status kadar timbal darah. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 20 responden perokok aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode Kadar timbal darah diukur menggunakan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectroscopy, sedangkan pemeriksaan retikulosit dilakukan secara manual di laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa 5 dari 20 responden (25 %) memiliki kadar timbal darah melebihi ambang batas ≥5 µg/dL sesuai kriteria National Institute for Occupational Safety and Health, dan 3 responden (15%) menunjukkan kadar retikulosit yang meningkat. Karena data tidak berdistribusi normal, uji Mann-Whitney U digunakan, menghasilkan nilai signifikansi p = 0,826. Hasil Temuan ini mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada kadar retikulosit antara kelompok dengan kadar timbal darah normal dan tinggi. Kesimpulan Dengan demikian, kadar timbal yang meningkat belum terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap kadar retikulosit pada populasi penelitian ini.
Kadar timbal yang meningkat belum terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap kadar retikulosit pada populasi penelitian ini.Tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kelompok perokok aktif dengan kadar timbal darah normal dan tinggi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan timbal dalam kadar subklinis mungkin tidak langsung mengganggu aktivitas sumsum tulang dalam produksi retikulosit.Namun, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memahami dampak jangka panjang dan faktor-faktor lain yang memengaruhi keseimbangan hematopoietik.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang paparan timbal pada produksi retikulosit dengan mengontrol variabel seperti durasi merokok dan paparan lingkungan. 2. Studi lebih lanjut perlu memperluas parameter hematologi, seperti kadar hemoglobin dan aktivitas enzim aminolevulinic acid dehydratase (ALAD), untuk memahami mekanisme toksisitas timbal secara menyeluruh. 3. Penelitian dapat menginvestigasi peran faktor nutrisi, seperti defisiensi zat besi atau seng, dalam memodulasi efek timbal terhadap sistem hematopoietik pada kelompok risiko tinggi seperti perokok aktif.
| File size | 1.18 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Early marriage is permissible and valid according to Islamic law. There is no fixed age limit for marriage, as long as the man or woman meets the conditionsEarly marriage is permissible and valid according to Islamic law. There is no fixed age limit for marriage, as long as the man or woman meets the conditions
UIIDALWAUIIDALWA Cases of nikah sirri in Gampong Ajuen prove that if a marriage is unregistered, the wife can lose her legal rights, and the child is only recognized throughCases of nikah sirri in Gampong Ajuen prove that if a marriage is unregistered, the wife can lose her legal rights, and the child is only recognized through
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Asuhan yang diberikan edukasi anemia, pola makan bergizi, menjaga kebersihan vagina, dan edukasi tanda bahaya kehamilan. Kunjungan kedua, keluhan pusingAsuhan yang diberikan edukasi anemia, pola makan bergizi, menjaga kebersihan vagina, dan edukasi tanda bahaya kehamilan. Kunjungan kedua, keluhan pusing
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Kasus anemia paling sering terjadi pada wanita yang berusia 35 tahun, dan berisiko lebih tinggi pada ibu dengan parity tinggi karena peningkatan volumeKasus anemia paling sering terjadi pada wanita yang berusia 35 tahun, dan berisiko lebih tinggi pada ibu dengan parity tinggi karena peningkatan volume
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian ini menemukan hubungan signifikan antara pola konsumsi makanan laut dan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah pesisir (p = 0,033).meskipunPenelitian ini menemukan hubungan signifikan antara pola konsumsi makanan laut dan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah pesisir (p = 0,033).meskipun
ITEKES BALIITEKES BALI Balita berusia 12-59 bulan membutuhkan zat gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang optimal. Makanan tradisionalBalita berusia 12-59 bulan membutuhkan zat gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang optimal. Makanan tradisional
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Infeksi cacing dapat disebabkan oleh beberapa jenis cacing parasit, salah satunya adalah Enterobius vermicularis. Salah satu penyebabnya adalah kurangnyaInfeksi cacing dapat disebabkan oleh beberapa jenis cacing parasit, salah satunya adalah Enterobius vermicularis. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya
SPPSPP Setelah dilakukan pemberdayaan kader posyandu dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan edukasi terhadapSetelah dilakukan pemberdayaan kader posyandu dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan edukasi terhadap
Useful /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Masa nifas merupakan periode penting untuk pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah melahirkan. Salah satu keluhan umum yang dialami adalah gangguanMasa nifas merupakan periode penting untuk pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah melahirkan. Salah satu keluhan umum yang dialami adalah gangguan
UNMUHUNMUH Temuan ini mengonfirmasi hubungan etiologis yang kuat antara IMS, infeksi HPV, dengan kanker reproduksi, khususnya kanker serviks. Secara inferensial,Temuan ini mengonfirmasi hubungan etiologis yang kuat antara IMS, infeksi HPV, dengan kanker reproduksi, khususnya kanker serviks. Secara inferensial,
UNMUHUNMUH Data yang diobservasi adalah tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, nadi, MAP (Mean Arterial Presure), dan saturasi oksigen. Analisis data menggunakanData yang diobservasi adalah tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, nadi, MAP (Mean Arterial Presure), dan saturasi oksigen. Analisis data menggunakan
UNMUHUNMUH Faktor perilaku yang diteliti meliputi praktik pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI, dan inisiasi menyusui dini. Penelitian ini menggunakan desainFaktor perilaku yang diteliti meliputi praktik pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI, dan inisiasi menyusui dini. Penelitian ini menggunakan desain