CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS
Cendekia Journal of PharmacyCendekia Journal of PharmacyDiabetes Melitus (DM) terjadi karena sebagian besar disebabkan oleh resisten insulin di dalam tubuh. Penggunaan obat baik kombinasi dan tunggal dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat. Interaksi obat merupakan bagian dari Drug Related Problems (DRPs). Interaksi obat terjadi jika obat yang dikonsumsi mengubah efek dari obat lain yang dapat menaikkan maupun menurunkan efek suatu obat. Pengambilan data melalui rekam medik pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang dilakukan secara prospektif dengan teknik pengambilan data secara total sampling sebanyak 31 pasien sesuai kriteria inklusi. Data dianalisa secara deskriptif dengan menggunakan literatur Medscape, Stockleys Drug Interaction 8th edition, Drug Interaction Fact dan kejadian interaksi obat dinilai menggunakan Drug Interaction Probability Scale (DIPS). Analisa data menggunakan SPSS univariat dan bivariat menggunakan Mann-whitney. Dari 31 pasien DM tipe 2 didapatkan penggunaan obat antidiabetik kombinasi sebanyak 93,5% dan yang berpotensi mengalami interaksi obat sebesar 90,3%, Analisa data menggunakan Mann-whitney didapatkan nilai P = 0,050 yang berarti terdapat hubungan antara penggunaan obat oral kombinasi dan tunggal dengan DRPs kategori interaksi obat dengan obat. Pada penelitian ini didapatkan nilai P = 0,050 yang berarti terdapat hubungan antara profil penggunaan obat dengan DRPs kategori interaksi obat dengan obat.
Pasien DM tipe 2 dalam penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan obat antidiabetik kombinasi sebesar 93,5% dan yang berpotensi mengalami interaksi obat sebesar 90,3%, Terdapat hubungan antara penggunaan obat oral kombinasi dan tunggal dengan Drug Related Problems (DRPs) kategori interaksi obat pada penelitian ini didapatkan nilai P=0,050 (P<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara profil penggunaan obat dengan DRPs kategori interaksi obat.
1. Perlu dilakukan penelitian lanjutan di lokasi geografis yang lebih luas untuk memvalidasi temuan bahwa penggunaan obat kombinasi tinggi pada pasien DM tipe 2 berhubungan erat dengan DRPs kategori interaksi obat. 2. Disarankan mengembangkan studi yang fokus pada pengaruh pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang interaksi obat terhadap kepatuhan penggunaan obat antidiabetik kombinasi. 3. Penelitian lanjutan sebaiknya mengkaji mekanisme interaksi obat secara lebih spesifik, terutama pada pasien dengan komorbiditas seperti hipertensi atau penyakit ginjal, untuk mengidentifikasi faktor risiko tersembunyi yang berkontribusi pada DRPs.
| File size | 150.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Data pengetahuan didapat dari kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Penelitian dimulai pada bulan Februari sampai Maret 2021. AnalisisData pengetahuan didapat dari kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Penelitian dimulai pada bulan Februari sampai Maret 2021. Analisis
UNIPASBYUNIPASBY Dengan menggunakan uji statistik Chi-Square, penelitian dilakukan pada ibu hamil di Poli kandungan RSUD Ngimbang Lamongan. Berdasarkan hasil uji statistikDengan menggunakan uji statistik Chi-Square, penelitian dilakukan pada ibu hamil di Poli kandungan RSUD Ngimbang Lamongan. Berdasarkan hasil uji statistik
CITRABAKTICITRABAKTI Kesehatan mental guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap kualitas pengasuhan, interaksi edukatif, sertaKesehatan mental guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap kualitas pengasuhan, interaksi edukatif, serta
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Ibu diharapkan dapat menjaga pola makan dan melanjutkan konsumsi MMS untuk mencegah anemia berulang. Setelah dilakukan tiga kali kunjungan anemia padaIbu diharapkan dapat menjaga pola makan dan melanjutkan konsumsi MMS untuk mencegah anemia berulang. Setelah dilakukan tiga kali kunjungan anemia pada
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Perhitungan NPV positif, nilai IRR yang kompetitif, dan PBP yang efisien dengan durasi kurang dari waktu operasi total secara konsisten menunjukkan bahwaPerhitungan NPV positif, nilai IRR yang kompetitif, dan PBP yang efisien dengan durasi kurang dari waktu operasi total secara konsisten menunjukkan bahwa
Q2LIIQ2LII Kriteria inklusi mencakup publikasi berbahasa Indonesia dan Inggris yang membahas bahaya kehamilan serta strategi perawatan. Analisis dilakukan denganKriteria inklusi mencakup publikasi berbahasa Indonesia dan Inggris yang membahas bahaya kehamilan serta strategi perawatan. Analisis dilakukan dengan
ITEKES BALIITEKES BALI BBLR menjadi salah satu penyebab kematian neonatal di Indonesia dan negara lain, dipengaruhi oleh anemia ibu, status gizi, dan komplikasi kehamilan sepertiBBLR menjadi salah satu penyebab kematian neonatal di Indonesia dan negara lain, dipengaruhi oleh anemia ibu, status gizi, dan komplikasi kehamilan seperti
UAIUAI Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan meningkatkan kesadaran, wawasan, dan motivasi perajin tempe tentang potensi tempe untuk dikembangkanKegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan meningkatkan kesadaran, wawasan, dan motivasi perajin tempe tentang potensi tempe untuk dikembangkan
Useful /
UAIUAI Para guru sangat senang dilakukannya kegiatan ini karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan berharap akan terdapat kegiatan-kegiatan lainnya yang diadakanPara guru sangat senang dilakukannya kegiatan ini karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan berharap akan terdapat kegiatan-kegiatan lainnya yang diadakan
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Penelitian ini dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan DM tipePenelitian ini dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan DM tipe
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Kontrol normal (K1), kontrol negatif (K2), teofilin (K3), ekstrak propolis (K4), kombinasi teofilin ekstrak propolis (K5). Pada hari ke-0 mencit disensitisasiKontrol normal (K1), kontrol negatif (K2), teofilin (K3), ekstrak propolis (K4), kombinasi teofilin ekstrak propolis (K5). Pada hari ke-0 mencit disensitisasi
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Hasil uji daya sebar krim, sediaan krim yang memiliki daya sebar paling besar berturut-turut krim B, krim A, krim D, krim E, terakhir krim C. Hasil ujiHasil uji daya sebar krim, sediaan krim yang memiliki daya sebar paling besar berturut-turut krim B, krim A, krim D, krim E, terakhir krim C. Hasil uji