UNISSULAUNISSULA
International Conference on Education, Technology, and Social SciencesInternational Conference on Education, Technology, and Social SciencesPenelitian ini mengkaji bagaimana bidan memandang penggunaan metode komunikasi terapeutik untuk membantu mengurangi kecemasan maternal selama persalinan di RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu. Kecemasan yang dialami selama persalinan merupakan masalah signifikan karena dapat mengganggu proses persalinan dan meningkatkan kemungkinan komplikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada 5-7 bidan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bidan mengidentifikasi kecemasan maternal melalui tiga aspek utama: gejala fisik (kesulitan tidur, tidak mampu mengelola rasa sakit), psikologis (ketakutan berlebihan, mudah tersinggung), dan perilaku (tidak sabar, gelisah). Faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan adalah ketakutan tentang proses persalinan, toleransi rasa sakit yang rendah, dan dukungan keluarga yang tidak memadai. Strategi komunikasi yang diterapkan oleh bidan termasuk komunikasi terapeutik melalui pendekatan verbal yang lembut dan penjelasan yang jelas tentang prosedur medis, serta teknik edukatif seperti latihan relaksasi pernapasan. Empati diwujudkan dalam perhatian khusus ketika ibu mengalami rasa sakit, menjaga kontak mata, dan memberikan sentuhan yang mendukung. Strategi ini terbukti efektif dalam menenangkan ibu dan meningkatkan kerja sama selama proses persalinan, meskipun masih ada tantangan dalam bentuk kendala waktu dan kondisi darurat yang menghambat komunikasi yang efektif. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan komunikasi terapeutik terstruktur untuk semua tenaga kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan persalinan yang penuh perhatian dan responsif.
Berdasarkan hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa bidan menilai kecemasan maternal melalui tiga aspek utama.Faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan meliputi ketakutan terhadap proses persalinan, kemampuan menahan rasa sakit, dan dukungan keluarga.Untuk mengurangi kecemasan, bidan menggunakan komunikasi terapeutik dan efektif, seperti menjelaskan teknik relaksasi dan memberikan perhatian emosional.Komunikasi yang baik terbukti membantu mengurangi kecemasan maternal dan meningkatkan kerja sama selama persalinan, meskipun tantangan tetap ada, terutama ketika ibu tidak mampu mengendalikan rasa sakit.Dukungan keluarga dan pelatihan komunikasi untuk bidan adalah kunci keberhasilan dalam memberikan perawatan persalinan yang penuh empati dan responsif.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi persepsi bidan terhadap komunikasi terapeutik, mengingat perbedaan konteks budaya dapat memengaruhi efektivitas strategi komunikasi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak pelatihan komunikasi terapeutik terhadap penurunan tingkat kecemasan maternal dan peningkatan kepuasan pasien. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi perubahan persepsi bidan terhadap komunikasi terapeutik seiring dengan bertambahnya pengalaman klinis mereka, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan keterampilan komunikasi tersebut. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, pemahaman kita tentang komunikasi terapeutik dalam konteks persalinan dapat ditingkatkan, sehingga dapat mengoptimalkan kualitas pelayanan kesehatan maternal.
| File size | 115.72 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Peningkatan ini menegaskan bahwa media Word Square efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan memotivasi, sehinggaPeningkatan ini menegaskan bahwa media Word Square efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan memotivasi, sehingga
UNIGALUNIGAL Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis kuesioner, sedangkan analisis tematik diterapkan untuk menafsirkan respons wawancara. Temuan mengungkapkanStatistik deskriptif digunakan untuk menganalisis kuesioner, sedangkan analisis tematik diterapkan untuk menafsirkan respons wawancara. Temuan mengungkapkan
UNIGALUNIGAL Hasilnya menunjukkan bahwa pendidik menggunakan campuran pengayoman, berpikir keras, pengajaran timbal balik, Hubungan Pertanyaan-Jawaban (QAR), dan metodeHasilnya menunjukkan bahwa pendidik menggunakan campuran pengayoman, berpikir keras, pengajaran timbal balik, Hubungan Pertanyaan-Jawaban (QAR), dan metode
UNUGHAUNUGHA Keadilan sistem pajak, norma sosial, dan sanksi pajak sebagai variabel independen, sedangkan perilaku kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.Keadilan sistem pajak, norma sosial, dan sanksi pajak sebagai variabel independen, sedangkan perilaku kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.
UNUGHAUNUGHA (2) Kasih sayang; diwujudkan melalui keberagamaan amali seperti membantu dan menghargai orang lain. (3) Toleransi; menghargai perbedaan. (4) Kerjasama(2) Kasih sayang; diwujudkan melalui keberagamaan amali seperti membantu dan menghargai orang lain. (3) Toleransi; menghargai perbedaan. (4) Kerjasama
UNUGHAUNUGHA His personal story about his fathers death captured the audiences attention and established a strong emotional bond. Ultimately, considering context andHis personal story about his fathers death captured the audiences attention and established a strong emotional bond. Ultimately, considering context and
UNISSULAUNISSULA Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1-4 untuk menilai pendapat setiap validator terhadap buku panduan. Hasil validasi dianalisis secara deskriptifInstrumen penelitian menggunakan skala Likert 1-4 untuk menilai pendapat setiap validator terhadap buku panduan. Hasil validasi dianalisis secara deskriptif
MANDALANURSAMANDALANURSA Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun berbagai strategi reformasi telah diterapkan, implementasi prinsip Tata Kelola Agile belum sepenuhnya optimalHasil analisis menunjukkan bahwa meskipun berbagai strategi reformasi telah diterapkan, implementasi prinsip Tata Kelola Agile belum sepenuhnya optimal
Useful /
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY sampel pada kasus 64 responden, pada kontrol 64 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random pada kasus dan random pada kontrol. analisissampel pada kasus 64 responden, pada kontrol 64 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random pada kasus dan random pada kontrol. analisis
UNIGALUNIGAL Penelitian ini menggunakan metode numerik dan deskriptif; oleh karena itu, ini adalah desain campuran. Hal ini memberikan wawasan yang lebih komprehensifPenelitian ini menggunakan metode numerik dan deskriptif; oleh karena itu, ini adalah desain campuran. Hal ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif
STISNQSTISNQ Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan kepala sekolah, serta observasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwaData diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan kepala sekolah, serta observasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Populasi penelitian ini adalah Lansia di Kelompok Prolanis Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat sebanyak 146 Lansia, sampel dalam penelitian ini sebanyakPopulasi penelitian ini adalah Lansia di Kelompok Prolanis Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat sebanyak 146 Lansia, sampel dalam penelitian ini sebanyak