AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanKonseling merupakan interaksi pribadi yang dilakukan secara profesional antara konselor dan konseli. Interaksi tersebut tidak hanya membantu konseli memperoleh dukungan, bimbingan, pemecahan masalah, dan pengembangan diri, tetapi juga menuntut konselor memiliki kompetensi yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai‑nilai karakter Semar sebagai tokoh Punakawan dan relevansinya terhadap kompetensi pribadi dan sosial seorang konselor melalui studi hermeneutika Gadamer, dengan hasil menunjukkan bahwa karakter Semar seperti kebijaksanaan, kejujuran, kesabaran, kerendahan hati, dan kepedulian dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan layanan konseling berbasis budaya.
Penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh Semar, khususnya lima keistimewaan (momong, momot, momor, mursid, murakabi), relevan dan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kompetensi pribadi dan sosial konselor berbasis multikultural.Nilai‑nilai tersebut dapat menjadi landasan universal dalam praktik konseling, mendukung konselor hadir secara autentik, penuh kasih, dan berorientasi pada kesejahteraan konseli, serta mencerminkan budaya kolektif Timur.Hasilnya memperkuat relevansi antara karakter Semar dan standar kompetensi konselor yang ditetapkan oleh ASCA dan ABKIN, menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal dalam pelatihan konselor.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara mendalam bagaimana masing‑masing lima karakter Semar (momong, momot, momor, mursid, murakabi) memengaruhi hasil konseling pada remaja Indonesia dengan menggunakan pendekatan metode campuran untuk memperoleh data kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, perlu dikembangkan program pelatihan bagi mahasiswa konseling yang mengintegrasikan modul kebudayaan Semar, kemudian dievaluasi efektivitasnya terhadap peningkatan skor kompetensi konselor dibandingkan kurikulum tradisional. Selanjutnya, studi lintas budaya dapat mengeksplorasi penerapan model konseling berbasis Semar pada kelompok etnis lain di Indonesia, guna menilai sejauh mana nilai‑nilai tersebut dapat diadaptasi secara efektif di konteks budaya yang berbeda.
| File size | 199.42 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Hasil standar untuk dua utilitas persiapan diperoleh. NIS-QE alat rusak dan memiliki proses panjang, tetapi cocok untuk kumpulan data verifikasi denganHasil standar untuk dua utilitas persiapan diperoleh. NIS-QE alat rusak dan memiliki proses panjang, tetapi cocok untuk kumpulan data verifikasi dengan
AMIKOMAMIKOM WTO sehingga harus berhati-hati dalam mengakomodasi pelabelan halal dalam perdagangan internasional. Harus terbuka terhadap kebutuhan negara-negara IslamWTO sehingga harus berhati-hati dalam mengakomodasi pelabelan halal dalam perdagangan internasional. Harus terbuka terhadap kebutuhan negara-negara Islam
LENTERANUSALENTERANUSA Siswa diharapkan mampu merumuskan rencana karir jangka pendek dan panjang yang realistis, sehingga lebih siap memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan.Siswa diharapkan mampu merumuskan rencana karir jangka pendek dan panjang yang realistis, sehingga lebih siap memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan.
STAISAMSTAISAM Meskipun pengetahuan ekonomi syariah lebih disukai ketika merekrut, banyak perusahaan keuangan syariah tetap mempekerjakan ekonom non-syariah. PenelitianMeskipun pengetahuan ekonomi syariah lebih disukai ketika merekrut, banyak perusahaan keuangan syariah tetap mempekerjakan ekonom non-syariah. Penelitian
UKIUKI Sistem distribusi tenaga listrik di daerah Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) sulit dijangkau oleh sistem transmisi, dan menggunakan sistem tiga-fasaSistem distribusi tenaga listrik di daerah Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) sulit dijangkau oleh sistem transmisi, dan menggunakan sistem tiga-fasa
YBPINDOYBPINDO ), yang sering kali diabaikan sebagai limbah padat, sebagai sumber karbohidrat yang dapat dimanfaatkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah), yang sering kali diabaikan sebagai limbah padat, sebagai sumber karbohidrat yang dapat dimanfaatkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
STAISKUTIMSTAISKUTIM Adapun komponen yang di evaluasi pada komponen ini adalah sebagai berikut: (1) desain program supervisi di SMP Negeri 2 Sangatta Utara telah berjalan denganAdapun komponen yang di evaluasi pada komponen ini adalah sebagai berikut: (1) desain program supervisi di SMP Negeri 2 Sangatta Utara telah berjalan dengan
STITPEMALANGSTITPEMALANG Berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia telah dilakukan, antara lain melalui perbaikan kebijakan, pengembangan kurikulum,Berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia telah dilakukan, antara lain melalui perbaikan kebijakan, pengembangan kurikulum,
Useful /
AFEKSIAFEKSI Tujuannya untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw denganTujuannya untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw dengan
AFEKSIAFEKSI Keberadaan pondok pesantren juga berdampak pada peningkatan akses dan mutu pendidikan formal bagi masyarakat setempat, yang secara tidak langsung memengaruhiKeberadaan pondok pesantren juga berdampak pada peningkatan akses dan mutu pendidikan formal bagi masyarakat setempat, yang secara tidak langsung memengaruhi
STAISAMSTAISAM tv dengan analisis framing model Gamson dan Modigliani. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan observasitv dengan analisis framing model Gamson dan Modigliani. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan observasi
STAISAMSTAISAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habermas telah menguraikan kondisi ideal yang memungkinkan proses-belajar masyarakat berjalan dengan baik, di IndonesiaHasil penelitian menunjukkan bahwa Habermas telah menguraikan kondisi ideal yang memungkinkan proses-belajar masyarakat berjalan dengan baik, di Indonesia