IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH
Indonesian Journal of Islamic and Social ScienceIndonesian Journal of Islamic and Social ScienceStudi ini mengkaji akar penyebab rendahnya kemampuan bernalar digital di kalangan warganet Indonesia, dengan menelaah perilaku daring mereka dari perspektif pendidikan serta mengusulkan solusi komprehensif berbasis pendidikan. Dengan menggunakan desain metode campuran berurutan eksplanatori, penelitian ini terlebih dahulu melakukan penilaian kuantitatif terhadap prevalensi dan karakteristik perilaku bernalar rendah (misalnya, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan ketidaksantunan) pada sampel representatif warganet Indonesia. Selanjutnya, data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan diskusi kelompok terarah bersama para pemangku kepentingan pendidikan (guru, siswa, dan pembuat kebijakan) untuk mengeksplorasi faktor-faktor pendidikan yang berkontribusi terhadap perilaku tersebut serta mengidentifikasi intervensi pedagogis yang potensial. Temuan awal menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara rendahnya literasi digital khususnya keterampilan evaluasi kritis—dengan kecenderungan menyebarkan informasi keliru dan terlibat dalam diskursus daring yang tidak santun. Terdapat kesenjangan yang signifikan dalam sistem pendidikan formal terkait pengajaran eksplisit mengenai berpikir kritis, literasi media, dan etika digital. Studi ini menekankan urgensi reformasi pendidikan yang terintegrasi, dengan memprioritaskan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan pendidikan karakter di seluruh jenjang kurikulum nasional Indonesia. Intervensi ini sangat penting untuk membentuk kewargaan digital yang lebih cermat, bertanggung jawab, dan aktif secara sipil.
Penelitian ini menemukan bahwa rendahnya nalar digital di kalangan netizen Indonesia ditandai oleh perilaku tidak sopan dan kerentanan terhadap hoaks, yang diakibatkan oleh kurangnya keterampilan evaluasi kritis, konsumsi informasi dangkal, dan defisit etika digital.Faktor pendidikan sistemik seperti dominasi pembelajaran hafalan dan integrasi literasi digital, berpikir kritis, serta pendidikan karakter yang tidak memadai, secara signifikan memperburuk masalah ini.Situasi ini diperparah oleh platform digital yang mempercepat penyebaran misinformasi dan ujaran kebencian, sehingga defisit nalar individu bertransformasi menjadi isu sosial kolektif yang mendesak.
Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada studi evaluatif yang mendalam untuk mengukur efektivitas nyata dari kurikulum terintegrasi yang telah direformasi. Penting untuk menyelidiki sejauh mana penggabungan literasi digital, berpikir kritis, dan pendidikan karakter dalam sistem pendidikan formal benar-benar mampu meningkatkan kemampuan nalar digital siswa di berbagai jenjang dan konteks sosio-ekonomi Indonesia. Selain itu, diperlukan penelitian yang mengkaji dampak jangka panjang dari program pelatihan profesional guru yang intensif. Studi ini dapat menganalisis bagaimana pelatihan yang berorientasi pada pedagogi literasi digital kritis dan etika digital mampu mentransformasi praktik mengajar guru, serta secara signifikan memengaruhi perilaku daring yang lebih bertanggung jawab dan kemampuan siswa dalam menyaring informasi secara kritis. Terakhir, untuk memahami metode pengajaran yang paling optimal, sebuah studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pedagogis inovatif, seperti pembelajaran berbasis inkuiri, berbasis masalah, atau berbasis proyek. Penelitian semacam ini akan membantu mengidentifikasi model pembelajaran mana yang paling adaptif dan efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis digital yang esensial bagi generasi mendatang di tengah derasnya arus informasi.
| File size | 393.42 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
LP3MZHLP3MZH Bertingkatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau lebih familiar disebut dengan IPTEK dalam ranah teknologi dan informasi maupun komunikasi dapat mewujudkanBertingkatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau lebih familiar disebut dengan IPTEK dalam ranah teknologi dan informasi maupun komunikasi dapat mewujudkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Pengembangan menggunakan pendekatan model ADDIE dan dilakukan pengujian quasi eksperimen menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil validasiPengembangan menggunakan pendekatan model ADDIE dan dilakukan pengujian quasi eksperimen menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil validasi
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Dosen sangat mempengaruhi pengalaman ini melalui umpan balik, bimbingan, dan dorongan, menekankan kebutuhan praktik pengajaran yang mendukung dalam kelasDosen sangat mempengaruhi pengalaman ini melalui umpan balik, bimbingan, dan dorongan, menekankan kebutuhan praktik pengajaran yang mendukung dalam kelas
AFEKSIAFEKSI Sampel penelitian terdiri dari 48 siswa yang dipilih secara acak dari kelas 6 sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakanSampel penelitian terdiri dari 48 siswa yang dipilih secara acak dari kelas 6 sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan
YAYASANCECYAYASANCEC Temuan mengungkapkan bahwa meskipun telah terjadi kemajuan yang signifikan, tantangan masih ada, terutama ketidakkonsistenan peran model di antara stafTemuan mengungkapkan bahwa meskipun telah terjadi kemajuan yang signifikan, tantangan masih ada, terutama ketidakkonsistenan peran model di antara staf
STAISKUTIMSTAISKUTIM Penelitian ini melibatkan 3 SMA yang menerapkan pembelajaran berbasis sumber, dengan partisipasi 10 guru, 15 siswa, dan 3 kepala sekolah. Data diperolehPenelitian ini melibatkan 3 SMA yang menerapkan pembelajaran berbasis sumber, dengan partisipasi 10 guru, 15 siswa, dan 3 kepala sekolah. Data diperoleh
USIUSI Hasil uji hipotesis menunjukkan T_hitung = 65,000 > T_tabel = 1,695, sehingga H_o ditolak dan H_a diterima. Simpulannya, penggunaan TEDxTalks YouTube ChannelHasil uji hipotesis menunjukkan T_hitung = 65,000 > T_tabel = 1,695, sehingga H_o ditolak dan H_a diterima. Simpulannya, penggunaan TEDxTalks YouTube Channel
UNDIKMAUNDIKMA Berdasarkan kurikulum baru Indonesia yang dikenal sebagai Kurikulum Merdeka, pemahaman membaca teks menjadi keterampilan dasar hasil pembelajaran. Namun,Berdasarkan kurikulum baru Indonesia yang dikenal sebagai Kurikulum Merdeka, pemahaman membaca teks menjadi keterampilan dasar hasil pembelajaran. Namun,
Useful /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Di masyarakat modern, dewasa muda terutama dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, dengan sebagian perokok meyakini bahwa merokok membantu mereka rileks danDi masyarakat modern, dewasa muda terutama dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, dengan sebagian perokok meyakini bahwa merokok membantu mereka rileks dan
NEOLECTURANEOLECTURA Tindak pidana narkotika merupakan suatu kejahatan transnasional yang merupakan suatu bentuk kejahatan lintas antar negara. Hal ini menyebabkan perkembanganTindak pidana narkotika merupakan suatu kejahatan transnasional yang merupakan suatu bentuk kejahatan lintas antar negara. Hal ini menyebabkan perkembangan
NEOLECTURANEOLECTURA Hak dan kewajiban nasabah dalam kontrak perbankan dapat bervariasi tergantung pada jenis produk atau layanan yang disepakati. Rumusan masalah dalam penelitianHak dan kewajiban nasabah dalam kontrak perbankan dapat bervariasi tergantung pada jenis produk atau layanan yang disepakati. Rumusan masalah dalam penelitian
NEOLECTURANEOLECTURA Hasil analisis menunjukkan bahwa POJK No. 16/2021 memberikan perlindungan yang lebih komprehensif, termasuk kewajiban penggunaan escrow account, batasanHasil analisis menunjukkan bahwa POJK No. 16/2021 memberikan perlindungan yang lebih komprehensif, termasuk kewajiban penggunaan escrow account, batasan