YANAYANA

Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains

Era globalisasi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan pada layanan bimbingan dan konseling, baik dari segi tantangan maupun peluang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi profesional bimbingan dan konseling dalam konteks transformasi teknologi dan perubahan sosial‑kultural. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka deskriptif terhadap artikel-artikel nasional dan internasional terkini. Analisis menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi adaptasi terhadap teknologi baru, kesenjangan digital, isu etika dan privasi, serta kebutuhan pengembangan kompetensi multikultural dan literasi digital bagi konselor. Di sisi lain, digitalisasi juga membuka peluang untuk memperluas akses layanan, meningkatkan efisiensi, dan mengembangkan intervensi inovatif yang lebih responsif terhadap kebutuhan klien. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan, penguatan kebijakan perlindungan data, dan kolaborasi lintas disiplin untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di era globalisasi dan digitalisasi.

Transformasi layanan bimbingan dan konseling di era globalisasi dan digitalisasi menghadapi berbagai tantangan serta peluang, dengan integrasi teknologi, pendekatan holistik, dan kolaborasi lintas disiplin menjadi aspek utama yang harus diprioritaskan.Institusi pendidikan dan organisasi profesional perlu menyediakan pelatihan praktis serta mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum untuk mengembangkan kompetensi konselor agar mampu beradaptasi dengan perubahan cepat.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dan merumuskan strategi efektif, sehingga layanan bimbingan dan konseling dapat menjadi responsif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan literasi digital khusus bagi mahasiswa bimbingan konseling di Indonesia, dengan mengukur peningkatan kompetensi teknologi dan kepuasan layanan. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki dampak intervensi peningkatan kompetensi multikultural pada hasil konseling di lingkungan dengan keragaman budaya tinggi, untuk menentukan apakah pendekatan tersebut meningkatkan kepuasan dan hasil psikologis klien. Selain itu, penelitian jangka panjang tentang penggunaan layanan telekonseling di daerah terpencil perlu dilakukan, meneliti efek berkelanjutan pada kesehatan mental, aksesibilitas, serta keberlanjutan ekonomi dan sosial layanan tersebut.

Read online
File size249.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test