DPRDPR
Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah SosialAspirasi: Jurnal Masalah-masalah SosialMengonsumsi pangan yang tidak aman dapat membahayakan kesehatan dan jiwa konsumen. Namun, hingga saat ini peredaran pangan yang tidak aman masih menjadi permasalahan bagi Indonesia. Meskipun ketentuan mengenai keamanan pangan sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) tentang Pangan dan UU tentang Kesehatan. Tulisan ini menggunakan studi pustaka. Analisis menggunakan teori dan konsep pada literatur sebagai objek utama untuk menjawab pertanyaan terkait bagaimana kondisi penyelenggaraan keamanan pangan di Indonesia dan berbagai faktor yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan keamanan pangan agar hak masyarakat sebagai konsumen dapat terlindungi. Hasil temuan menunjukkan bahwa saat ini Indonesia menganut multiple agency system di mana penerapan sistem ini melibatkan jalur birokrasi yang panjang dan rawan terjadinya ego sektoral dalam penyelenggaraan keamanan pangan. Ada lima faktor teknis yang direkomendasikan oleh WHO dalam penyediaan pangan yang aman, yaitu: menjaga kebersihan, mencegah terjadinya pencemaran, menyimpan makanan pada suhu yang aman, memanaskan makanan pada suhu yang tepat, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman dikonsumsi. Jaminan terselenggaranya perlindungan bagi masyarakat dari pangan yang tidak aman merupakan faktor utama yang harus selalu diupayakan oleh semua pihak terkait.
Meskipun ketentuan keamanan pangan telah diatur dalam UU Pangan dan Kesehatan, implementasinya belum memadai untuk mencegah peredaran pangan tidak aman, sehingga kasus penyalahgunaan bahan kimia masih marak.Sistem pengawasan `multiple agency` di Indonesia, dengan pembagian tanggung jawab antar kementerian dan BPOM, terbukti tidak efisien, membingungkan masyarakat, dan rawan ego sektoral.Oleh karena itu, perlindungan masyarakat dari pangan tidak aman menuntut penanganan terpadu oleh seluruh pemangku kepentingan, dari produksi hingga konsumsi, untuk menjamin keamanan pangan.
Untuk memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari pangan yang tidak aman di Indonesia, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan dan perlu digali. Salah satu area kunci adalah evaluasi mendalam terhadap sistem pengawasan keamanan pangan yang berlaku saat ini, khususnya model `multiple agency`. Penelitian dapat menyelidiki `Bagaimana model single authority, dengan mempertimbangkan adaptasi terhadap konteks sosial, budaya, dan geografis Indonesia, dapat diimplementasikan untuk menyederhanakan birokrasi, meningkatkan koordinasi antarlembaga, serta mengurangi ego sektoral dalam pengawasan keamanan pangan, dan apa potensi dampak positif serta tantangannya?` Ini akan memberikan gambaran jelas tentang restrukturisasi kelembagaan yang mungkin diperlukan. Lebih lanjut, meskipun regulasi telah ditetapkan, kasus peredaran pangan tidak aman dengan bahan berbahaya masih sering ditemukan, menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Oleh karena itu, penelitian juga harus mengidentifikasi secara spesifik `Apa faktor-faktor utama di tingkat produsen, terutama industri rumah tangga pangan dan pedagang di pasar tradisional, yang menyebabkan rendahnya kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan regulasi Bahan Tambah Pangan (BTP), serta bagaimana strategi intervensi berbasis insentif atau disinsentif dapat dirancang untuk meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan?` Pemahaman ini krusial untuk merancang program pembinaan yang efektif. Terakhir, menyadari fenomena `gunung es` dalam pelaporan insiden pangan tidak aman serta pentingnya peran konsumen, perlu diteliti `Bagaimana efektivitas program edukasi dan komunikasi publik yang ada saat ini dalam meningkatkan kesadaran konsumen terhadap risiko keamanan pangan dan mendorong partisipasi aktif dalam sistem pelaporan, serta inovasi apa dalam strategi komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital yang dapat memberdayakan konsumen untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan pangan?` Gabungan penelitian ini akan secara holistik menanggulangi masalah keamanan pangan dari aspek kelembagaan, kepatuhan industri, dan pemberdayaan masyarakat, memastikan perlindungan hak-hak konsumen dapat terwujud secara optimal.
| File size | 294.05 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Data ini juga dapat disebut sebagai data primer. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan hubungan positif dan pengaruh yang signifikan terhadap kinerjaData ini juga dapat disebut sebagai data primer. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan hubungan positif dan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja
POLITALAPOLITALA Model ini dirancang untuk mengatasi karakteristik data curah hujan yang asimetris dan memiliki banyak nilai nol, serta mengoptimalkan penggunaan data prediktorModel ini dirancang untuk mengatasi karakteristik data curah hujan yang asimetris dan memiliki banyak nilai nol, serta mengoptimalkan penggunaan data prediktor
SARI MUTIARASARI MUTIARA Harapan kami, masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka untuk mencegah dan mengatasi banjir. Pemberdayaan masyarakat telah meningkatkanHarapan kami, masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka untuk mencegah dan mengatasi banjir. Pemberdayaan masyarakat telah meningkatkan
LAAROIBALAAROIBA Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni Wawancara, observasi, FGD/Diskusi, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitianTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni Wawancara, observasi, FGD/Diskusi, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitianPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian
LAAROIBALAAROIBA Data yang digunakan diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 100 penjual di TikTok dan 200 konsumen TikTok yang memenuhi kriteria minimal pernahData yang digunakan diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 100 penjual di TikTok dan 200 konsumen TikTok yang memenuhi kriteria minimal pernah
DPRDPR Pengembangan usaha mikro yang didukung oleh KUR turut meningkatkan taraf hidup pelaku usaha, menambah omzet, tenaga kerja, dan aset, sehingga berkontribusiPengembangan usaha mikro yang didukung oleh KUR turut meningkatkan taraf hidup pelaku usaha, menambah omzet, tenaga kerja, dan aset, sehingga berkontribusi
DPRDPR RUU mengatur kewenangan penataan ruang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Permasalahannya adalah bagaimana pengawasan dan pengendalian pemanfaatanRUU mengatur kewenangan penataan ruang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Permasalahannya adalah bagaimana pengawasan dan pengendalian pemanfaatan
Useful /
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa perilaku politik masyarakat MinangkabauPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa perilaku politik masyarakat Minangkabau
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Pengelolaan Polychlorinated Biphenyls (PCB) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan terkait dengan implementasi regulasi lingkungan yang ada. MeskipunPengelolaan Polychlorinated Biphenyls (PCB) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan terkait dengan implementasi regulasi lingkungan yang ada. Meskipun
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif, dengan fokus utama pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan didukung denganPenelitian ini menggunakan pendekatan normatif, dengan fokus utama pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan didukung dengan
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini bertujuan untuk meng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaanPenelitian ini bertujuan untuk meng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan