IAIN CURUPIAIN CURUP

Jurnal Dakwah dan KomunikasiJurnal Dakwah dan Komunikasi

Pondok Pesantren sebagai institusi pendidikan yang mengembangkan ketrampilan spiritual dan kehidupan. Salah satunya Pondok Pesantren Hataska. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana program pemberdayaan siswa Pondok Pesantren Hataska Semurup Kerinci-Jambi. Bagaimana pelaksanaan program pemberdayaan siswa pesantren Hataska Semurup Kabupaten Kerinci-Jambi. Ada lima konsep dasar dakwah dan perkembangan masyarakat Islam 1. Ukhuwah (pentingnya kesatuan untuk mendapatkan kekuatan) 2. Taawun (pendekatan antar tim dalam pengembangan masyarakat) 3. Amilun (sebuah kelompok dengan cukup keterampilan) 4. Marifah (pemahaman budaya masyarakat) 5. Yaqin memiliki kemampuan untuk mandiri). Pesantren adalah institusi yang menggabungkan pendidikan formal dan nonformal yang mengutamakan praktik nilai-nilai Islam yang menjadi gaya hidup sehari-hari, dengan perkembangan pesantren juga mempersiapkan santri di bidang kecakapan hidup agar dapat beradaptasi dengan baik saat kembali ke masyarakat. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan siswa Pondok Pesantren Hataska di bidang spiritual dan life skill dilaksanakan tiga tahap: pertama, pemberian materi. Kedua, pelatihan. Ketiga, implementasinya.

Program pemberdayaan Pondok Pesantren Hataska kabupaten Kerinci-Jambi ada dua bentuk yaitu program pemberdayaan spiritual dan pemberdayaan life skill.Pemberdayaan spiritual berupa pemberdayaan dalam sholat berjamaah, belajar fiqih ibadah, belajar seni baca Al-quran, dan belajar dakwah.Pemberdayaan life skill berupa pemberdayaan belajar teknik sepeda motor (TSM), belajar teknologi informasi dan informasi (TIK), kegiatan kepramukaan, belajar seni bela diri, belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris, dan belajar khaligrafi.Pelaksanaan program pemberdayaan Pondok Pesantren Hataska kabupaten Kerinci-Jambi dilaksanakan dengan tiga tahapan pelaksanaan, yaitu tahapan pemberian materi, tahapan pelatihan, dan tahapan pelaksanaan.

1. Pengembangan program pemberdayaan santri Pondok Pesantren Hataska ke bidang pertanian dan peternakan, seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Daruttauhid, untuk memanfaatkan lahan kosong dan meningkatkan kemandirian ekonomi. 2. Integrasi pembelajaran kitab kuning dengan teknologi modern untuk memperkaya kurikulum dan menyesuaikan dengan kebutuhan zaman. 3. Penguatan kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sekitar melalui program kemitraan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sumber daya lokal.

Read online
File size389.92 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test