IAIN CURUPIAIN CURUP
Jurnal Dakwah dan KomunikasiJurnal Dakwah dan KomunikasiGerakan dakwah jamaah tabligh telah berlangsung hampir diseluruh wilayah Indonesia bahkan mendunia, hal ini dapat dilihat dari cakupan gerakan dakwah jamaah tabligh yang lintas negara, namun dalam prakteknya kerap kali terjadi gesekan antara para pendakwah jamaah tabligh dan masyarakat yang dapat diamati dari beberapa masjid perkampungan ataupun desa yang menolak kehadiran dakwah jamaah tabligh, maka perlu diketahui bagaimana sesungguhnya konsep kompetensi juru dakwah menurut jamaah tabligh dan bagaimana upaya jamaah tabligh lakukan dalam membina daii yang akan diterjunkan untuk berdakwah dimasyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis dan memadukan antara studi kepustakaan, observasi partisipasi dan wawancara. Penelitian menemukan bahwa jamaah tabligh memiliki beberapa acuan dan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang juru dakwah, terdapat tiga belas kompetensi utama yang di istilahkan dengan sifat daii. Kompetensi tersebut mendukung perkembangan dakwah, hanya saja dilapangan ditemukan bahwa masih banyak juru dawah Jamaah Tabligh belum memahami maksud dari 13 sifat tersebut dan beberapa dari mereka belum mengaplikasikan tiga belas sifat tersebut dalam berdakwah, dalam dakwah jamaah tabligh seorang daii tidak dituntut harus menguasai kompetensi tersebut sebelum berdakwah mereka berpegang pada hadits nabi yang berbunyi sampaikan olehmu apa yang datang dariku meskipun satu ayat.
Jamaah Tabligh menekankan pentingnya kompetensi dai melalui 13 sifat utama yang fokus pada ketaqwaan, kesabaran, dan keikhlasan.Namun, dalam praktiknya, banyak anggota belum memahami atau menerapkan kompetensi tersebut secara optimal.Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi dai tidak hanya terkait pengetahuan agama, tetapi juga sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam.Perlu peningkatan pemahaman dan pelatihan untuk memastikan kompetensi ini diterapkan secara konsisten.
1. Penelitian lebih lanjut tentang efektivitas program pelatihan kompetensi dai dalam meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap gerakan Tabligh. 2. Analisis faktor budaya dan sosial yang memengaruhi penerimaan atau penolakan jamaah Tabligh di berbagai wilayah Indonesia. 3. Studi tentang dampak jangka panjang pelaksanaan 13 sifat utama dai terhadap perkembangan dakwah dan konsolidasi komunitas beriman.
| File size | 681.07 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Akan tetapi, otoritas keilmuan yang terbangun dari sanad tidak lagi berdiri sendiri dalam lanskap keagamaan kontemporer. Kehadiran figur-figur non-tradisional,Akan tetapi, otoritas keilmuan yang terbangun dari sanad tidak lagi berdiri sendiri dalam lanskap keagamaan kontemporer. Kehadiran figur-figur non-tradisional,
STAIMTASTAIMTA Hasil menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan mencakup ceramah kontekstual, diskusi aktif, pembelajaran berbasis proyek, serta kebiasaan ibadah harianHasil menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan mencakup ceramah kontekstual, diskusi aktif, pembelajaran berbasis proyek, serta kebiasaan ibadah harian
ALJAMIAHALJAMIAH Gerakan ini secara aktif memperkenalkan simbol-simbol Islam yang lebih luas kepada masyarakat, sekaligus menawarkan pengalaman khas, seperti islamisasiGerakan ini secara aktif memperkenalkan simbol-simbol Islam yang lebih luas kepada masyarakat, sekaligus menawarkan pengalaman khas, seperti islamisasi
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bernuansa keagamaan berbasis Kurikulum Merdeka memainkan peran penting dalam keberhasilan pendidikanPenelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bernuansa keagamaan berbasis Kurikulum Merdeka memainkan peran penting dalam keberhasilan pendidikan
CASCAS Dalam analisis temuan, teori akulturasi Robert Redfield dan teori integrasi budaya Melford Spiro digunakan untuk memahami bagaimana ajaran Islam diterima,Dalam analisis temuan, teori akulturasi Robert Redfield dan teori integrasi budaya Melford Spiro digunakan untuk memahami bagaimana ajaran Islam diterima,
ALMISHBAHALMISHBAH Tantangan meliputi maraknya konten negatif yang mudah diakses anak, sehingga diperlukan upaya meminimalisir dampak negatif tersebut melalui pengawasanTantangan meliputi maraknya konten negatif yang mudah diakses anak, sehingga diperlukan upaya meminimalisir dampak negatif tersebut melalui pengawasan
UINMADURAUINMADURA Ini untuk mengetahui tujuan peneliti dalam meneliti film bagaimana transformasi dakwah Islam terjadi dengan berbagai unsur‑unsurnya. Penelitian ini bersifatIni untuk mengetahui tujuan peneliti dalam meneliti film bagaimana transformasi dakwah Islam terjadi dengan berbagai unsur‑unsurnya. Penelitian ini bersifat
PPS IBRAHIMYPPS IBRAHIMY Pengembangan pendidikan Islam harus mampu menjembatani antara tradisi dan modernitas, serta mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuanPengembangan pendidikan Islam harus mampu menjembatani antara tradisi dan modernitas, serta mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan
Useful /
ESDMESDM Adapun pengujian kemampuan surfaktan dalam meningkatkan perolehan minyak melalui uji core fl ooding menunjukkan bahwa campuran surfaktan MES dan PMO dapatAdapun pengujian kemampuan surfaktan dalam meningkatkan perolehan minyak melalui uji core fl ooding menunjukkan bahwa campuran surfaktan MES dan PMO dapat
UNMUNM Penelitian ini bersifat kualitatif. Berdasarkan permasalahan yang diselidiki, penelitian ini diklasifikasikan sebagai studi kasus, untuk memberikan deskripsiPenelitian ini bersifat kualitatif. Berdasarkan permasalahan yang diselidiki, penelitian ini diklasifikasikan sebagai studi kasus, untuk memberikan deskripsi
UNMUNM penekanan yang kuat pada ekspresi diri melalui penggunaan yang sering dari aku [saya/aku/saya], gaya penulisan yang dipersonalisasi yang dibedakan olehpenekanan yang kuat pada ekspresi diri melalui penggunaan yang sering dari aku [saya/aku/saya], gaya penulisan yang dipersonalisasi yang dibedakan oleh
UNMUNM The data were analyzed using a thematic approach. The research findings show that Central Malay folklore has aesthetic, humanist, ethical, and religiousThe data were analyzed using a thematic approach. The research findings show that Central Malay folklore has aesthetic, humanist, ethical, and religious