STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Pengelolaan situs akses vaskular setelah prosedur percutaneous masih merupakan tantangan klinis. Exoseal adalah perangkat penutup vaskular bioabsorbable yang dirancang untuk menutup situs punksi arteri femoral. Tujuan: Mempelajari efektivitas dan keamanan Exoseal dibandingkan dengan kompresi manual (MC) untuk hemostasis pada pasien yang menjalani angiografi koroner transfemoral dan intervensi koroner percutan (PCI).
Perangkat penutup vaskular (VCD) seperti Exoseal menawarkan alternatif yang aman dan efektif untuk kompresi manual (MC) dalam penutupan situs akses femoral pada prosedur koroner.Waktu untuk mencapai hemostasis dan waktu ambulasi lebih singkat pada kelompok VCD dibandingkan dengan kelompok MC.
Penelitian lanjutan diperlukan untuk membandingkan efektivitas dan keamanan VCD dengan kompresi manual pada prosedur koroner lainnya. Selain itu, penelitian tentang penggunaan VCD pada pasien dengan kondisi klinis yang berbeda-beda juga perlu dilakukan untuk memperluas penggunaan VCD. Penelitian lebih lanjut tentang biaya efektifitas dan analisis cost-benefit dari penggunaan VCD dapat membantu memutuskan apakah VCD harus menjadi pilihan utama dalam penutupan situs akses vaskular.
- Vascular Closure Devices: The Second Decade | JACC. vascular closure devices second decade jacc skip... jacc.org/doi/10.1016/j.jacc.2007.07.028Vascular Closure Devices The Second Decade JACC vascular closure devices second decade jacc skip jacc doi 10 1016 j jacc 2007 07 028
- Comparison of Vascular Closure Devices vs Manual Compression After Femoral Artery Puncture: The ISAR-CLOSURE... doi.org/10.1001/jama.2014.15305Comparison of Vascular Closure Devices vs Manual Compression After Femoral Artery Puncture The ISAR CLOSURE doi 10 1001 jama 2014 15305
- Vascular closure devices in patients treated with anticoagulation and iib/iiia receptor inhibitors during... jacc.org/doi/10.1016/S0735-1097(02)01924-1Vascular closure devices in patients treated with anticoagulation and iib iiia receptor inhibitors during jacc doi 10 1016 S0735 1097 02 01924 1
| File size | 150.56 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UISUUISU SEFT yang dilakukan dengan kekuatan doa dan ketukan di beberapa titik akan mempengaruhi tingkat stres. Terapi SEFT dapat diterapkan dalam praktik klinisSEFT yang dilakukan dengan kekuatan doa dan ketukan di beberapa titik akan mempengaruhi tingkat stres. Terapi SEFT dapat diterapkan dalam praktik klinis
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan cross sectional danMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan cross sectional dan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi dan pengetahuan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien CVA Hemorargik dengan masalahHasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi dan pengetahuan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien CVA Hemorargik dengan masalah
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien CKD di Rumah Sakit PantiPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien CKD di Rumah Sakit Panti
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Mayoritas responden berada pada kategori hipertensi tingkat 2. Tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur maupun pola aktivitas fisik denganMayoritas responden berada pada kategori hipertensi tingkat 2. Tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur maupun pola aktivitas fisik dengan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Tingkat self‑management pasien terbagi menjadi 46,6 % baik dan 53,4 % cukup, yang dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti self‑efficacy, dukunganTingkat self‑management pasien terbagi menjadi 46,6 % baik dan 53,4 % cukup, yang dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti self‑efficacy, dukungan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, dilakukan observasi awal (pretest) dan setelah intervensiMetode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, dilakukan observasi awal (pretest) dan setelah intervensi
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik retrospektif, sampel 81 bayi dengan simple random sampling. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antaraMetode: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik retrospektif, sampel 81 bayi dengan simple random sampling. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antara
Useful /
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melakukan pembelian produk fashion muslim, kemudian dianalisis menggunakan metode SEM-PLS.Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melakukan pembelian produk fashion muslim, kemudian dianalisis menggunakan metode SEM-PLS.
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Hasil: Uji statistik chi-square menunjukkan p = 0,024 < α = 0,05, menunjukkan hubungan signifikan antara penerapan MAKPT tim dan kinerja perawat pelaksana.Hasil: Uji statistik chi-square menunjukkan p = 0,024 < α = 0,05, menunjukkan hubungan signifikan antara penerapan MAKPT tim dan kinerja perawat pelaksana.
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Sampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan alat ukur Kuesioner SF-36. Uji statistik yang digunakanSampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan alat ukur Kuesioner SF-36. Uji statistik yang digunakan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebersihan pasien dengan kejadian iritasi mata pada pengguna lensa kontak lunak. SelainPenelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebersihan pasien dengan kejadian iritasi mata pada pengguna lensa kontak lunak. Selain