STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanBabul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanLatar belakang: Terapi murottal Al-Quran dengan tempo lambat dan harmonis dapat menurunkan hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin alami (serotonin). Mekanisme ini meningkatkan perasaan rileks, mengurangi rasa takut, cemas, dan tegang, memperbaiki sistem kimia tubuh sehingga menurunkan tekanan darah, memperlambat pernapasan, detak jantung, denyut nadi, dan aktivitas gelombang otak. Terapi murottal Al-Quran memiliki potensi meningkatkan kualitas tidur dengan bekerja pada otak melalui stimulasi eksternal yang memicu produksi neuropeptida. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi murottal Al-Quran terhadap peningkatan kualitas tidur pada orang dengan gangguan jiwa di Panti Hafara Bantul. Metode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, dilakukan observasi awal (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Hasil: Hasil uji paired t-test diperoleh p=0,000 (p<0,05), menunjukkan perbedaan signifikan antara kualitas tidur sebelum dan sesudah terapi. Skor rata-rata kualitas tidur meningkat setelah pemberian terapi, membuktikan adanya pengaruh positif terapi murottal Al-Quran terhadap kualitas tidur ODGJ di Panti Hafara Bantul.
Kualitas tidur pada ODGJ sebelum terapi termasuk buruk dengan skor rata-rata 7,40, namun setelah pemberian terapi murottal Al-Quran meningkat menjadi 4,20 yang menunjukkan kualitas tidur baik.Terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest dengan nilai p=0,000, yang menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Quran secara efektif meningkatkan kualitas tidur pada ODGJ.Hasil ini didukung oleh mekanisme fisiologis yang menurunkan stres dan mengaktifkan neuropeptida, sehingga terapi ini layak diintegrasikan sebagai pendekatan non-farmakologis dalam perawatan ODGJ.
Penelitian lanjutan dapat menguji apakah efek peningkatan kualitas tidur akibat terapi murottal Al-Quran bertahan lama jika diterapkan secara rutin selama lebih dari dua bulan, dan bagaimana pola tidur berubah seiring waktu melalui pemantauan objektif seperti actigraphy. Selain itu, perlu diteliti apakah terapi ini memiliki efek berbeda pada ODGJ dengan diagnosis spesifik seperti skizofrenia, depresi berat, atau gangguan kecemasan, sehingga dapat dikembangkan pendekatan terapi yang lebih personal berdasarkan jenis gangguan jiwa. Terakhir, penelitian bisa menggabungkan terapi murottal Al-Quran dengan pendekatan lain seperti terapi kognitif perilaku atau dukungan keluarga untuk melihat apakah kombinasi tersebut menghasilkan peningkatan kualitas tidur yang lebih signifikan dan berkelanjutan dibandingkan terapi tunggal, serta bagaimana partisipasi keluarga dalam mendengarkan murottal bersama pasien memengaruhi keberhasilan terapi dan penerimaan sosial pasca-pulih.
| File size | 317.61 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 45 responden dengan pengambilan data kuesioner. Analisis data menggunakan uji ChiPenelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 45 responden dengan pengambilan data kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi
ICJAMBIICJAMBI Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-test post-test control group. Sampel sebanyak 40 siswa dipilih melalui purposive sampling,Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-test post-test control group. Sampel sebanyak 40 siswa dipilih melalui purposive sampling,
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Hasil menunjukkan perbaikan kondisi luka. Pada hari ketiga, pasien Tn. Y menunjukkan peningkatan integritas kulit: ditingkatkan pada level 4, kemerahanHasil menunjukkan perbaikan kondisi luka. Pada hari ketiga, pasien Tn. Y menunjukkan peningkatan integritas kulit: ditingkatkan pada level 4, kemerahan
STIKMKSSTIKMKS Faktor demografi seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan riwayat keluarga berperan penting dalam kejadian DM. Puskesmas Ponre memilikiFaktor demografi seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan riwayat keluarga berperan penting dalam kejadian DM. Puskesmas Ponre memiliki
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penerapan media ini terbukti meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gagal ginjal kronik secara signifikan. Dengan demikian, media komik efektifPenerapan media ini terbukti meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gagal ginjal kronik secara signifikan. Dengan demikian, media komik efektif
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Analisis bivariat dengan uji Spearman Rank menunjukkan hubungan bermakna antara pengetahuan (p = 0,011; r = 0,271) dan dukungan keluarga (p = 0,001; rAnalisis bivariat dengan uji Spearman Rank menunjukkan hubungan bermakna antara pengetahuan (p = 0,011; r = 0,271) dan dukungan keluarga (p = 0,001; r
UMSBUMSB Dari uji analis Chi Kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi hitung > tabel. Ho ditolak dan H1 di terima,Dari uji analis Chi Kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi hitung > tabel. Ho ditolak dan H1 di terima,
UNARUNAR Klien DM tipe 2 diharapkan mampu beradaptasi dengan diabetesnya sehingga tidak mengalami ansietas dan depresi sehingga mampu melakukan perawatan diri yangKlien DM tipe 2 diharapkan mampu beradaptasi dengan diabetesnya sehingga tidak mengalami ansietas dan depresi sehingga mampu melakukan perawatan diri yang
Useful /
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional pada 71 pasien diabetes melitus tipe 2 yang berkunjung diMetode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional pada 71 pasien diabetes melitus tipe 2 yang berkunjung di
UNIBAUNIBA Hasil: Pemberian MP-ASI pada bayi 6-11 bulan sebesar 63,8%. Frekuensi pemberian MP-ASI sebagian besar sesuai dengan usia yaitu 75,4%. Bentuk MP-ASI sebagianHasil: Pemberian MP-ASI pada bayi 6-11 bulan sebesar 63,8%. Frekuensi pemberian MP-ASI sebagian besar sesuai dengan usia yaitu 75,4%. Bentuk MP-ASI sebagian
DCCDCC Hasilnya, proses pencatatan simpanan, pinjaman dan angsuran menjadi lebih cepat, akurat dan mempermudah pembuatan laporan. Namun aplikasi masih bersifatHasilnya, proses pencatatan simpanan, pinjaman dan angsuran menjadi lebih cepat, akurat dan mempermudah pembuatan laporan. Namun aplikasi masih bersifat
DCCDCC AUX Indonesia di Bandar Lampung merupakan distributor AC yang masih mengelola piutang jasa service secara manual. Penelitian ini mengembangkan aplikasiAUX Indonesia di Bandar Lampung merupakan distributor AC yang masih mengelola piutang jasa service secara manual. Penelitian ini mengembangkan aplikasi