UNDIPUNDIP

Nurse Media Journal of NursingNurse Media Journal of Nursing

Latar belakang: Kurangnya pengetahuan wanita tentang faktor risiko kanker serviks menyebabkan partisipasi screening yang rendah. Wanita dapat menilai risiko sendiri melalui instrumen penilaian risiko. Namun, belum ada instrumen yang menyesuaikan karakteristik wanita Indonesia. Tujuan: Mengembangkan dan memvalidasi alat penilaian risiko diri untuk kanker serviks di Indonesia. Metode: Instrumen dikembangkan menggunakan pedoman kembangan skala DeVellis (2017) dan diverifikasi melalui studi potong lintas. Sebanyak 20 wanita terlibat pre‑tes, dan 200 wanita diuji. Rencana awal adalah tinjauan literatur untuk menentukan konstruk dan kumpulan item; 29 artikel menghasilkan 38 item untuk ujian validitas dan reliabilitas. Rasio Validitas Konten (CVR) serta Indeks Validitas Konten (CVI) diuji oleh tiga pakar. Analisis faktor eksploratori (EFA) dengan analisis komponen utama (PCA) serta Kuder‑Richardson 20 (KR‑20) menilai validitas konstruk dan konsistensi internal. Hasil: 26 item memenuhi validitas konten, 21 item memenuhi validitas konstruk, dengan lima item dihapus (nilai loading <0,4). Instrumen berkurang dari 38 menjadi 21 item dan konsistensi internal (KR‑20) mencapai 0,807. Kesimpulan: Alat penilaian risiko diri Indonesia (SiNara) memiliki validitas dan reliabilitas baik namun perlu diuji di lingkungan berbeda dengan sampel besar untuk menilai properti psikometri, penerapan dan penerimaan.

Instrumentasi penilaian risiko diri untuk kanker serviks (SiNara) terbukti valid dan reliabel dengan item pendek serta menggunakan bahasa Indonesia.Alat ini disarankan untuk setiap wanita Indonesia guna menilai risiko kanker serviks secara mandiri.Instrumen ini juga dapat dimanfaatkan peneliti lain guna mengidentifikasi risiko kanker serviks pada skala luas.Diperlukan penggunaan data primer selain tinjauan literatur agar instrumen dapat dikembangkan lebih lanjut.

Untuk memperkuat relevansi SiNara, penelitian lanjutan dapat (1) mengumpulkan data primer dan menambahkan faktor budaya serta praktik tradisional yang berpotensi mempengaruhi risiko kanker serviks; (2) mengevaluasi inventarisasi di berbagai wilayah dengan sampel lebih besar guna menguji kepastian validitas dan reliabilitas serta penerimaan pengguna; dan (3) mengintegrasikan SiNara ke dalam program screening resmi, kemudian mengukur dampaknya terhadap tingkat partisipasi dan deteksi dini melalui analisis statistik yang komprehensif.

  1. 0. metadata endobj procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents xtmu7j yiiuixe3v iosrjournals.org/iosr-jdms/papers/Vol10-issue3/M01035258.pdf?id=72460 metadata endobj procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents xtmu7j yiiuixe3v iosrjournals iosr jdms papers Vol10 issue3 M01035258 pdf id 7246
  1. #first class#first class
Read online
File size611.95 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-dh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test