UNDIPUNDIP
Nurse Media Journal of NursingNurse Media Journal of NursingLatar belakang: Hipertensi merupakan kondisi kronis umum yang menyebabkan komplikasi serius serta menurunkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, meningkatkan manajemen hipertensi dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup menjadi tujuan penting dalam perawatan pasien. Namun di Hue, Vietnam, belum ada penelitian yang mengevaluasi pengaruh faktor sosiodemograf terhadap kualitas hidup penderita hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi faktor sosiodemograf yang memengaruhi kualitas hidup penderita hipertensi di Hue, Vietnam. Metode: Penelitian potong lintang dilakukan terhadap 172 pasien hipertensi yang dirawat di Departemen Penyakit Dalam, Hue, Vietnam. Mengingat keterbatasan waktu dan sumber daya penelitian, sampling kemudahan digunakan untuk mempercepat rekrutmen peserta. Statistik deskriptif digunakan untuk menguji skor rata-rata kualitas hidup yang diukur menggunakan skala WHOQOL-BREF. Uji t independen dan ANOVA dilakukan untuk menganalisis perbedaan kualitas hidup berdasarkan faktor sosiodemograf dalam empat domain WHOQOL-BREF: kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Analisis regresi linier digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara domain-domain kualitas hidup dengan variabel independen. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 93,6% pasien memiliki tingkat kualitas hidup sedang. Analisis regresi linier multivariat menunjukkan bahwa usia, status ekonomi, dan aktivitas fisik memiliki hubungan positif dengan tiga domain kualitas hidup: fisik, psikologis, dan lingkungan. Sebaliknya, tempat tinggal di daerah pedesaan memiliki hubungan negatif dengan domain lingkungan (95% CI = -5,64; -0,97), dan keberadaan penyakit komorbid memiliki hubungan negatif terhadap tiga domain: kesehatan fisik (95% CI = -7,76; -2,00), kesehatan psikologis (95% CI = -6,47; -0,64), dan kesehatan lingkungan (95% CI = -4,84; -0,07). Kesimpulan: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa usia muda, status ekonomi sedang hingga tinggi, serta keterlibatan dalam aktivitas fisik secara teratur memiliki hubungan positif terhadap skor kualitas hidup yang lebih tinggi. Sebaliknya, tinggal di pedesaan dan memiliki penyakit komorbid memiliki hubungan negatif terhadap kualitas hidup. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi yang ditargetkan dan spesifik konteks untuk meningkatkan kualitas hidup individu penderita hipertensi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa usia muda, status ekonomi yang lebih baik, serta keterlibatan dalam aktivitas fisik secara teratur berkaitan positif dengan kualitas hidup penderita hipertensi.Sebaliknya, tinggal di daerah pedesaan dan memiliki penyakit komorbid berdampak negatif terhadap kualitas hidup.Hasil ini menekankan pentingnya intervensi terarah dan spesifik konteks untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara aktivitas fisik dan kualitas hidup secara lebih mendalam dengan menggunakan desain longitudinal untuk melihat perubahan kualitas hidup dari waktu ke waktu. Selain itu, diperlukan studi yang menilai dampak intervensi berbasis komunitas terhadap peningkatan kualitas hidup pasien hipertensi, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan atau dengan status ekonomi rendah. Studi juga dapat dilakukan untuk memahami peran dukungan sosial dan akses layanan kesehatan dalam memengaruhi kualitas hidup pasien hipertensi dengan penyakit komorbid.
- Quality of life and associated factors in Brazilian women with chronic | JPR. quality life associated... doi.org/10.2147/JPR.S168402Quality of life and associated factors in Brazilian women with chronic JPR quality life associated doi 10 2147 JPR S168402
- Global Burden of Hypertension and Systolic Blood Pressure of at Least 110 to 115 mm Hg, 1990-2015 | Hypertension... doi.org/10.1001/jama.2016.19043Global Burden of Hypertension and Systolic Blood Pressure of at Least 110 to 115 mm Hg 1990 2015 Hypertension doi 10 1001 jama 2016 19043
| File size | 406.91 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-cs |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPERTISUPERTIS Pengambilan data primer menggunakan koesioner dengan tehnik wawancara dan data sekunder dari data tahunan. Analisis data menngunkan uji chi square. TerdapatPengambilan data primer menggunakan koesioner dengan tehnik wawancara dan data sekunder dari data tahunan. Analisis data menngunkan uji chi square. Terdapat
UNDIPUNDIP Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan doa Tahajjud dengan parameter antropometri dan tekanan darah pada pemuda/pemudi dengan membandingkanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan doa Tahajjud dengan parameter antropometri dan tekanan darah pada pemuda/pemudi dengan membandingkan
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan penyakit penyerta turut berperan dalam memperpendek usia harapan hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis.Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan penyakit penyerta turut berperan dalam memperpendek usia harapan hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis.
UNNESUNNES Indikator tertinggi meliputi kemampuan komunikasi, penggunaan teknologi dalam mencari dan menyelesaikan materi kuliah, kedisiplinan, sikap sopan, sertaIndikator tertinggi meliputi kemampuan komunikasi, penggunaan teknologi dalam mencari dan menyelesaikan materi kuliah, kedisiplinan, sikap sopan, serta
ITBITB Antena dasar memiliki ukuran yang ringkas (6 x 6) mm2, dan elemen tunggalnya adalah patch bercelah berbentuk H yang dicetak di sisi atas substrat RogersAntena dasar memiliki ukuran yang ringkas (6 x 6) mm2, dan elemen tunggalnya adalah patch bercelah berbentuk H yang dicetak di sisi atas substrat Rogers
UNDIPUNDIP Hambatan utama yang dihadapi oleh perawat berupa keterbatasan waktu, ketersediaan informasi, dan penilaian kualitas penelitian menandakan perlunya intervensiHambatan utama yang dihadapi oleh perawat berupa keterbatasan waktu, ketersediaan informasi, dan penilaian kualitas penelitian menandakan perlunya intervensi
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Hidrasi, latihan bertahap, dan pencegahan HAA adalah langkah pencegahan penting setelah diagnosis diketahui. Bagi personel militer yang terlibat dalamHidrasi, latihan bertahap, dan pencegahan HAA adalah langkah pencegahan penting setelah diagnosis diketahui. Bagi personel militer yang terlibat dalam
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Anestesi regional brachial plexus kontinu berbimbingan ultrasonografi efektif menurunkan kadar IL-6 dan PAF serta meningkatkan kadar IL-10, sehingga memberikanAnestesi regional brachial plexus kontinu berbimbingan ultrasonografi efektif menurunkan kadar IL-6 dan PAF serta meningkatkan kadar IL-10, sehingga memberikan
Useful /
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Beberapa kawasan agroforestri di Sulawesi Selatan diketahui memiliki berbagai jenis spesies porang dengan kandungan glukomanan yang berbeda. PenelitianBeberapa kawasan agroforestri di Sulawesi Selatan diketahui memiliki berbagai jenis spesies porang dengan kandungan glukomanan yang berbeda. Penelitian
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Luka bakar sedang, meliputi: menjauhkan korban dari tempat kejadian, mengolesi luka dengan odol, mendinginkan luka dengan kipas, segera membawa ke rumahLuka bakar sedang, meliputi: menjauhkan korban dari tempat kejadian, mengolesi luka dengan odol, mendinginkan luka dengan kipas, segera membawa ke rumah
ITBITB Bitumen yang dimodifikasi dengan PU dan Rediset memiliki kekasaran permukaan lebih rendah dibandingkan BB, sehingga lebih tahan terhadap kerusakan akibatBitumen yang dimodifikasi dengan PU dan Rediset memiliki kekasaran permukaan lebih rendah dibandingkan BB, sehingga lebih tahan terhadap kerusakan akibat
UNUSAUNUSA 4%), penyakit jantung (8. 8%), sepsis/DIC (7. 2%), tromboembolis (7. 2%), penyakit ginjal (6. 4%), infeksi bakteri (4%), demam berdarah dengue (4%), gigitan4%), penyakit jantung (8. 8%), sepsis/DIC (7. 2%), tromboembolis (7. 2%), penyakit ginjal (6. 4%), infeksi bakteri (4%), demam berdarah dengue (4%), gigitan