POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA
Jurnal Rekam Medis dan Informasi KesehatanJurnal Rekam Medis dan Informasi KesehatanKeterbacaan resume medis merupakan indikator kualitas berkas rekam medis. Faktor yang menyebabkan ketidakterbacaan termasuk kebiasaan dokter menulis diagnosa secara terburu-buru, tidak ada kebijakan atau prosedur yang mengatur penggunaan huruf kapital, dan penggunaan alat tulis yang tidak seragam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Lapangan, dengan metode deskriptif kualitatif. Pengolahan data yang dilakukan yaitu mengolah data hasil wawancara, observasi, pengamatan peneliti di lapangan, dan hasil studi berkas rekam medis. Berdasarkan kesimpulan yang peneliti ambil terdapat 3M yaitu Man, Methode, dan Money. Faktor Man, masih terdapat kurangnya kerja sama antara dokter dengan tenaga kesehatan dan kurangnya kepedulian terhadap kejelasan tulisan pada lembar resume medis. Faktor Methode, belum seragamnya penggunaan penulisan dan singkatan di resume medis dan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang keterbacaan atau penulisan yang benar pada resume medis. Faktor Money, tidak adanya reward dan punishment terhadap tenaga kesehatan yang menyebabkan ketidakterbacaan lembar resume medis. Berdasarkan kesimpulan yang telah ada, kami menyarankan bahwasannya melakukan peningkatan kerjasama antara dokter dan tenaga kesehatan lainnya, melakukan keseragaman penulisan dan singkatan pada lembar resume medis, serta diadakannya reward dan punishment bagi tenaga kesehatan yang melakukan pengisian lembar resume medis, dan merencanakan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penulisan lembar resume medis.
Berdasarkan kesimpulan yang peneliti ambil terdapat 3M yaitu Faktor Man masih terdapat kurangnya kerja sama antara dokter dengan Tenaga Kesehatan dan kurangnya kepedulian terhadap kejelasan tulisan diagnosa berkas rekam medis.Sedangkan Faktor Metode yaitu belum seragamnya penggunaan penulisan dan singkatan di resume medis dan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SPO) tentang keterbacaan atau penulisan yang benar pada resume medis.Juga terdapat Faktor Money yaitu tidak adanya reward dan punishment terhadap tenaga Kesehatan yang menyebabkan ketidakterbacaan lembar resume medis.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keterbacaan rekam medis dan cara mengatasinya. Pertama, mengingat adanya isu kurangnya kerja sama dan kepedulian, studi di masa depan bisa mengeksplorasi efektivitas program pelatihan interprofesional berbasis simulasi atau lokakarya kolaboratif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dokter serta tenaga kesehatan lain terhadap standar penulisan rekam medis yang jelas dan seragam. Penting untuk meneliti apakah intervensi semacam ini dapat secara signifikan mengurangi insiden ketidakterbacaan dan bagaimana dampaknya terhadap efisiensi proses koding. Kedua, dengan mempertimbangkan variasi metode penulisan dan kurangnya SOP, penelitian dapat menyoroti potensi implementasi sistem rekam medis elektronik (SRE) yang terstruktur dan terintegrasi. Studi ini dapat menguji seberapa efektif SRE dengan fitur validasi penulisan atau template baku dalam mengatasi ketidakterbacaan dibandingkan pendekatan manual, serta mengidentifikasi tantangan implementasi spesifik di lingkungan rumah sakit Indonesia. Terakhir, sebagai respons terhadap tidak adanya sistem reward dan punishment yang efektif, penelitian dapat merancang dan menguji model insentif dan disinsentif yang inovatif, seperti sistem berbasis gamifikasi atau penilaian kinerja berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana model-model ini dapat memengaruhi motivasi internal dan eksternal tenaga kesehatan, serta dampaknya terhadap kepatuhan jangka panjang dalam menjaga kualitas penulisan resume medis.
- TINJAUAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI UNIT FILING RSUD Dr. MOEWARDI | Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan... doi.org/10.33560/jmiki.v7i2.225TINJAUAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI UNIT FILING RSUD Dr MOEWARDI Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan doi 10 33560 jmiki v7i2 225
- Studi Literatur Riview: Gambaran Kesesuaian Dan Ketepatan Kode Diagnosa Pasien Rawat Inap Berdasarkan... doi.org/10.31983/jrmik.v4i1.6787Studi Literatur Riview Gambaran Kesesuaian Dan Ketepatan Kode Diagnosa Pasien Rawat Inap Berdasarkan doi 10 31983 jrmik v4i1 6787
| File size | 194.32 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
RAHARJARAHARJA 36 (GoF tinggi). Tingkat kecocokan model untuk pengukuran dan struktur secara keseluruhan termasuk kategori tinggi. Pengembangan pengukuran soft competency36 (GoF tinggi). Tingkat kecocokan model untuk pengukuran dan struktur secara keseluruhan termasuk kategori tinggi. Pengembangan pengukuran soft competency
JOURNALSJOURNALS PKM dilaksanakan di SDIT Al Iman dalam bentuk pelatihan selama 2,5 jam dengan jumlah peserta sebanyak 24 pengajar. Pelatihan terdiri dari beberapa tahapanPKM dilaksanakan di SDIT Al Iman dalam bentuk pelatihan selama 2,5 jam dengan jumlah peserta sebanyak 24 pengajar. Pelatihan terdiri dari beberapa tahapan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Implementasi seringkali terintegrasi dalam Kelas Ibu Hamil (KIH) atau melalui media digital. Intervensi edukasi menunjukkan peningkatan signifikan padaImplementasi seringkali terintegrasi dalam Kelas Ibu Hamil (KIH) atau melalui media digital. Intervensi edukasi menunjukkan peningkatan signifikan pada
UNISDAUNISDA Pembagian kelompok berdasarkan gaya belajar—visual, auditori, dan kinestetik—membantu siswa memahami materi lebih baik sesuai dengan cara belajar mereka.Pembagian kelompok berdasarkan gaya belajar—visual, auditori, dan kinestetik—membantu siswa memahami materi lebih baik sesuai dengan cara belajar mereka.
UNIDAUNIDA 05, Serta untuk uji homogenitas signifikansi dari hasil post-test peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa didapatkan hasil 0,00 maka pada uji05, Serta untuk uji homogenitas signifikansi dari hasil post-test peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa didapatkan hasil 0,00 maka pada uji
UNUSIDAUNUSIDA Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi dan akuntanBerdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi dan akuntan
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Penggunaan media gambar juga meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, dengan persentase keaktifan rata-rata meningkat dari 79,49% pada siklus 1Penggunaan media gambar juga meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, dengan persentase keaktifan rata-rata meningkat dari 79,49% pada siklus 1
UM MetroUM Metro Buku ajar dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bukuBuku ajar dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku
Useful /
DJOURNALSDJOURNALS Meskipun kawasan ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, masih terdapat beberapa tantangan, seperti minimnya pencahayaan di malam hari, kurangnyaMeskipun kawasan ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, masih terdapat beberapa tantangan, seperti minimnya pencahayaan di malam hari, kurangnya
RAHARJARAHARJA Keakuratan model k-means dengan menggunakan metode Euclidean distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0. BerdasarkanKeakuratan model k-means dengan menggunakan metode Euclidean distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0. Berdasarkan
UNUSIDAUNUSIDA Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari pengolahan data diperoleh nilai beta X1 (Model Kepemimpinan) sebesar 0,101 dengan nilai sig. 0,003< 0,05Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari pengolahan data diperoleh nilai beta X1 (Model Kepemimpinan) sebesar 0,101 dengan nilai sig. 0,003< 0,05
UNUSIDAUNUSIDA Berdasarkan pembahasan di atas terdapat pengaruh signifikan variabel X1 (Merek) dan variabel X2 (Standardisasi Mutu) terhadap variabel Y (Daya Saing) secaraBerdasarkan pembahasan di atas terdapat pengaruh signifikan variabel X1 (Merek) dan variabel X2 (Standardisasi Mutu) terhadap variabel Y (Daya Saing) secara