UBUB

Jurnal Transformative: Ilmu PemerintahanJurnal Transformative: Ilmu Pemerintahan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian tentang pemerintahan desa di Indonesia dari tahun 2000 sampai dengan 2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif-studi pustaka dengan spesifikasi analisis bibliometrik. Penelitian ini menggunakan mesin pencari Scopus untuk mengidentifikasi penelitian terkait pemerintahan desa di Indonesia serta VOSviewer dan NVivo versi 12 plus sebagai software untuk memetakan dan menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi penelitian dilakukan paling banyak di tahun 2023, dengan Indonesia sebagai negara yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap publikasi penelitian. Sementara International Journal of Innovation Creativity and Change merupakan sumber publikasi tertinggi. Haryanto merupakan penulis yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap publikasi ini. Lebih lanjut, topik tentang communication, community participation, indigenous people, local wisdom, hingga political will adalah topik-topik yang memiliki peluang besar untuk penelitian lebih lanjut, berkaitan dengan tema pemerintahan desa di Indonesia. Sementara itu, community (selain desa dan pemerintahan) menjadi topik yang paling sering disinggung dalam publikasi penelitian ilmiah bertema pemerintahan desa di Indonesia pada rentang waktu 2000-2025 yang terindeks Scopus. Secara konseptual, tren publikasi yang teridentifikasi menunjukkan pergeseran fokus kajian dari pendekatan normatif–institusional menuju pendekatan yang lebih kompleks dan multidimensional, yang memadukan aspek politik, sosial, ekonomi, serta budaya dalam memahami dinamika demokrasi di tingkat lokal.

Penelitian ini tidak hanya memetakan perkembangan publikasi global mengenai pemerintahan desa di Indonesia selama periode 2000-2025, tetapi juga memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan studi demokrasi dan tata kelola lokal.Temuan bibliometrik menunjukkan bahwa peningkatan signifikan publikasi pasca-2019, dengan puncak pada tahun 2023, merefleksikan semakin menguatnya perhatian akademik global terhadap desa sebagai arena strategis demokratisasi, partisipasi warga, dan implementasi kebijakan desentralisasi, khususnya pasca-berlakunya Undang-Undang Desa Tahun 2014.Dominasi kata kunci village government dan local participation dalam analisis VOSviewer menegaskan bahwa diskursus pemerintahan desa di Indonesia secara konseptual masih berpusat pada relasi antara institusi desa dan partisipasi masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa desa tidak lagi dipahami semata sebagai unit administratif, melainkan sebagai ruang sosial-politik yang dinamis, tempat praktik tata kelola, pemberdayaan, dan demokrasi lokal berlangsung.Studi ini berkontribusi dalam memperkuat posisi pemerintahan desa sebagai subbidang penting dalam kajian tata kelola (governance) dan studi demokrasi lokal di negara berkembang.Lebih lanjut, hasil kategorisasi tema melalui NVivo 12 Plus memperlihatkan bahwa meskipun topik village menjadi tema dominan, keterkaitan antartema menunjukkan adanya fragmentasi fokus kajian.Kondisi ini mengindikasikan kebutuhan akan pendekatan teoretis yang lebih integratif, yang menghubungkan aspek kelembagaan, budaya lokal, komunikasi pemerintahan, dan kehendak politik dalam satu kerangka analisis pemerintahan desa yang lebih komprehensif.Dengan kata lain, kontribusi utama penelitian ini terletak pada kemampuannya mengidentifikasi pola dominasi sekaligus keterbatasan konseptual dalam literatur yang ada.Secara praktis, temuan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi pembangunan desa untuk memahami arah dan kecenderungan kajian pemerintahan desa di tingkat global.Pemetaan ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan agenda riset dan kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan aktual desa di Indonesia, terutama dalam memperkuat partisipasi masyarakat, tata kelola yang inklusif, serta pengakuan terhadap kearifan lokal.

Berdasarkan analisis bibliometrik dan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih dalam dinamika relasi antara institusi desa dan partisipasi masyarakat dalam konteks demokrasi lokal. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana praktik tata kelola, pemberdayaan, dan demokrasi lokal berlangsung di tingkat desa, serta bagaimana relasi antara institusi desa dan masyarakat mempengaruhi proses tersebut.. . 2. Menjelajahi aspek-aspek mikro tata kelola desa, seperti praktik birokrasi desa, komunikasi politik lokal, dan mekanisme informal yang memengaruhi akuntabilitas dan partisipasi warga. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuasaan dan relasi kuasa non-prosedural mempengaruhi praktik demokrasi lokal di tingkat desa.. . 3. Memperluas cakupan analisis dengan mengintegrasikan database lain seperti Web of Science untuk memperkaya cakupan analisis dan mempermudah refleksi teoretis tentang pemerintahan desa di Indonesia dalam konteks global. Hal ini akan membantu dalam memahami tren dan pola penelitian yang lebih luas, serta memungkinkan perbandingan dengan penelitian serupa di negara-negara lain.

  1. PETA PERKEMBANGAN PENELITIAN MENGENAI PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT DAN CHINA: SEBUAH META-ANALISIS | Jurnal... doi.org/10.34010/agregasi.v10i2.4522PETA PERKEMBANGAN PENELITIAN MENGENAI PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT DAN CHINA SEBUAH META ANALISIS Jurnal doi 10 34010 agregasi v10i2 4522
  2. Formulating Sustainable Watershed Governance Model: A Meta-analysis of Watershed Governance | Academic... doi.org/10.36941/ajis-2021-0041Formulating Sustainable Watershed Governance Model A Meta analysis of Watershed Governance Academic doi 10 36941 ajis 2021 0041
Read online
File size1.23 MB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test