POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA

Journal of Pharmacy Tiara BundaJournal of Pharmacy Tiara Bunda

Antibiotika adalah obat yang diantaranya banyak diresepkan. Penggunaan antibiotika yang relatif tinggi dan tidak tepat dapat menimbulkan berbagai masalah sehingga menjadi ancaman global bagi kesehatan terutama akibat resistensi bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap penggunaan antibiotika dan melihat hubungan antara tingkat pengetahuan antibiotik dengan frekuensi penggunaan antibiotik tanpa resep dokter pada mahasiswa Politeknik Tiara Bunda Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Cross-Sectional. Responden adalah mahasiswa dari Politeknik Tiara Bunda. Jumlah responden sebanyak 250 orang dipilih dengan teknik Proportional Random Sampling. Penelitian dilaksanan pada bulan Mei-Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda terhadap antibiotika tergolong cukup yakni sebesar52,4%, 27,2% baik dan 20,4% kurang, sedangkan frekwensi penggunaan antibiotika tanpa resep dokter sebesar 44,8%. Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa dipengaruhi oleh asal fakultas (p < 0,05), sedangkan jenis kelamin, usia, dan tempat asal tidak mempengaruhi tingkat pengetahuan mahasiswa secara bermakna (p > 0,05). Hubungan antara tingkat pengetahuan mahasiswa bidang farmasi dengan bidang non-farmasi diperolehnilai (p < 0,05) begitu pula hubungan antara tingkat pengetahuan dengan frekwensi penggunaan antibiotika tanpa resep dokter, sehingga membuktikan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan mahasiswa bidang farmasi dengan bidang non-farmasi dan tingkat pengetahuan dengan frekuensi penggunaan antibiotika tanpa resep dokter.

1) Tingkat pengetahuan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda tentang antibiotika yaitu baik (27,2%), cukup (52,4%) dan kurang (20,4%).2) Faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang antibiotika di kalangan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda adalah asal fakultas, sedangkan usia, jenis kelamin dan tempat tinggal asal tidak mempengaruhinya.3) Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara mahasiswa Farmasi dan mahasiswa Non-Farmasi antibiotik di kalangan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda.4) Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang antibiotik dengan frekuensi penggunaan antibiotika tanpa resep dokter di kalangan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda.

Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai tingkat pengetahuan mahasiswa tentang antibiotik, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, seperti pengaruh teman sebaya atau informasi yang didapatkan dari media sosial. Hal ini penting untuk memahami lebih dalam mengapa mahasiswa memilih untuk menggunakan antibiotik tanpa konsultasi dengan tenaga medis profesional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang resistensi antibiotik dan pentingnya penggunaan antibiotik yang rasional. Intervensi ini dapat berupa seminar, lokakarya, atau kampanye penyuluhan yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran apotek dalam memberikan informasi dan edukasi tentang penggunaan antibiotik yang tepat kepada mahasiswa. Apoteker dapat dilatih untuk memberikan konseling yang lebih komprehensif kepada mahasiswa yang ingin membeli antibiotik, sehingga dapat mengurangi risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang bertanggung jawab dan mengurangi risiko resistensi antibiotik di kalangan mahasiswa.

  1. #risiko resistensi antibiotik#risiko resistensi antibiotik
  2. #mahasiswa farmasi#mahasiswa farmasi
Read online
File size253.67 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-3kK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test