KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING
JURNAL ARMADA PENDIDIKANJURNAL ARMADA PENDIDIKANPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kepekaan terhadap tempo antara peserta didik sekolah dasar di lingkungan perdesaan dan perkotaan dengan menggunakan pendekatan Carl Orff melalui teknik body percussion. Kepekaan tempo merupakan komponen penting dalam pendidikan musik yang mendukung perkembangan motorik, konsentrasi, serta kemampuan berpikir terstruktur. Metode yang digunakan adalah eksperimen komparatif tanpa kelas kontrol, dengan subjek penelitian sebanyak 44 siswa kelas V SD yang tersebar di wilayah perdesaan dan perkotaan. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan musikal, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa perdesaan dan perkotaan (nilai signifikansi 0,009 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa lingkungan sosial dan budaya memengaruhi capaian kepekaan tempo. Peserta didik di perkotaan menunjukkan kepekaan tempo yang lebih tinggi, kemungkinan karena akses yang lebih besar terhadap paparan musik dan budaya populer, sementara peserta didik di perdesaan menghadapi keterbatasan dalam sumber daya dan kebebasan berekspresi musikal. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan pedagogis yang adaptif terhadap konteks budaya lokal dalam pembelajaran musik di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kepekaan terhadap tempo antara peserta didik sekolah dasar di lingkungan perdesaan dan perkotaan setelah mendapatkan perlakuan pembelajaran musik menggunakan pendekatan Carl Orff dengan teknik body percussion.Siswa yang berasal dari lingkungan perkotaan menunjukkan tingkat kepekaan tempo yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa dari perdesaan.Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lingkungan, termasuk akses terhadap sumber daya musikal dan kebiasaan budaya, berpengaruh terhadap kemampuan musikal anak, khususnya dalam aspek tempo.
Melihat adanya perbedaan signifikan dalam kepekaan tempo antara siswa perdesaan dan perkotaan, penelitian lanjutan sangat penting untuk mengungkap lebih dalam akar permasalahannya dan menemukan solusi yang relevan. Pertama, perlu adanya studi yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi secara spesifik faktor-faktor lingkungan, sosial, dan budaya apa saja yang paling dominan memengaruhi perkembangan kepekaan tempo. Misalnya, sejauh mana ketersediaan fasilitas musik, akses terhadap berbagai genre musik populer, peran tradisi lokal, atau bahkan dukungan orang tua dan komunitas di kedua wilayah tersebut berkontribusi pada hasil yang berbeda. Pemahaman mendalam ini dapat diperoleh melalui penelitian kualitatif atau gabungan (mixed-method) yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis konten lingkungan musikal. Kedua, berdasarkan temuan tentang perlunya pendekatan pedagogis yang adaptif, peneliti dapat merancang dan menguji coba model pembelajaran musik berbasis body percussion yang disesuaikan secara khusus dengan konteks budaya dan sumber daya yang ada di lingkungan perdesaan. Pertanyaan penelitian bisa berpusat pada seberapa efektif model adaptif ini dalam meningkatkan kepekaan tempo, memicu kreativitas, dan mendukung kebebasan berekspresi musikal siswa perdesaan, sekaligus mengevaluasi apakah model ini mampu memperkecil kesenjangan performa dengan siswa perkotaan. Ketiga, untuk memperkuat validitas temuan, penelitian ini dapat direplikasi dengan menggunakan desain eksperimen yang lebih komprehensif, seperti melibatkan kelompok kontrol atau menguji intervensi body percussion pada jenjang usia yang berbeda, seperti anak usia pra-sekolah atau sekolah menengah pertama, guna melihat konsistensi pola perbedaan kepekaan tempo di berbagai tahapan perkembangan. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai pengaruh lingkungan terhadap pendidikan musik dasar.
- Peran Kebudayaan Dalam Dunia Pendidikan THE ROLE OF CULTURE IN THE WORLD OF EDUCATION | Widyastuti |... journal.unindra.ac.id/index.php/jagaddhita/article/view/810Peran Kebudayaan Dalam Dunia Pendidikan THE ROLE OF CULTURE IN THE WORLD OF EDUCATION Widyastuti journal unindra ac index php jagaddhita article view 810
- Model Pengukuran Kompetensi Profesional untuk Guru Musik | Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran. model... etdci.org/journal/jrip/article/view/2261Model Pengukuran Kompetensi Profesional untuk Guru Musik Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran model etdci journal jrip article view 2261
- PEMANFAATAN KONTEN MULTIBUDAYA DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SEKOLAH DASAR | The Elementary Journal.... doi.org/10.56404/tej.v1i1.48PEMANFAATAN KONTEN MULTIBUDAYA DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SEKOLAH DASAR The Elementary Journal doi 10 56404 tej v1i1 48
| File size | 374.54 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Semakin tinggi pengetahuan keuangan siswa dan kemampuan mengontrol diri, semakin baik pula cara mereka mengatur dan mengelola uang. Kedua faktor ini perluSemakin tinggi pengetahuan keuangan siswa dan kemampuan mengontrol diri, semakin baik pula cara mereka mengatur dan mengelola uang. Kedua faktor ini perlu
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan menganalisis watak tokoh dan nilai pendidikan karakter dalam novel Ravendra: Pernikahan Rahasia Siswa SMA karya Winsari. LatarPenelitian ini bertujuan menganalisis watak tokoh dan nilai pendidikan karakter dalam novel Ravendra: Pernikahan Rahasia Siswa SMA karya Winsari. Latar
NEWINERANEWINERA Kebisingan dari musik tempo cepat (89 dB) melebihi ambang batas kenyamanan, berpotensi menyebabkan kegagalan kognitif. Mayoritas karyawan mengalami kegagalanKebisingan dari musik tempo cepat (89 dB) melebihi ambang batas kenyamanan, berpotensi menyebabkan kegagalan kognitif. Mayoritas karyawan mengalami kegagalan
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Manifestasi hybriditas budaya dapat diamati secara jelas dalam karya SRF. SRF mengintegrasikan gaya hip hop dengan cara yang cerdas, dengan terampil mengintegrasikannyaManifestasi hybriditas budaya dapat diamati secara jelas dalam karya SRF. SRF mengintegrasikan gaya hip hop dengan cara yang cerdas, dengan terampil mengintegrasikannya
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Implikasi penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap kajian linguistik terapan dan penerjemahan sastra, khususnya dalam memahami idiom sebagaiImplikasi penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap kajian linguistik terapan dan penerjemahan sastra, khususnya dalam memahami idiom sebagai
WIRARAJAWIRARAJA Kegiatan workshop ini dilaksankan selama dua hari secara luring. Langkah workshop dimulai dengan pemberian materi dan contoh media, trik membedah caraKegiatan workshop ini dilaksankan selama dua hari secara luring. Langkah workshop dimulai dengan pemberian materi dan contoh media, trik membedah cara
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Untuk skor responden pertama atau Ny. LS, 71,6% (43) dan responden kedua atau Ny. MY dengan skor 76,6% (46). Disimpulkan bahwa terdapat perubahan tingkatUntuk skor responden pertama atau Ny. LS, 71,6% (43) dan responden kedua atau Ny. MY dengan skor 76,6% (46). Disimpulkan bahwa terdapat perubahan tingkat
TRAVERSETRAVERSE Deiksa adalah bagian dari pragmatik yang berkaitan dengan konteks dalam bahasa yang dibagi menjadi tiga kategori: waktu spesifik, kata deiksa murni, danDeiksa adalah bagian dari pragmatik yang berkaitan dengan konteks dalam bahasa yang dibagi menjadi tiga kategori: waktu spesifik, kata deiksa murni, dan
Useful /
NEWINERANEWINERA Mengadopsi desain penelitian kepustakaan kualitatif, studi ini menggunakan interpretasi dan analisis komparatif literatur filosofis primer dan literaturMengadopsi desain penelitian kepustakaan kualitatif, studi ini menggunakan interpretasi dan analisis komparatif literatur filosofis primer dan literatur
NEWINERANEWINERA Dampaknya jelas: hilangnya nyawa, melemahnya kepercayaan publik terhadap lembaga hukum, dan meningkatnya ketidakamanan sosial. Rekomendasi meliputi penegakanDampaknya jelas: hilangnya nyawa, melemahnya kepercayaan publik terhadap lembaga hukum, dan meningkatnya ketidakamanan sosial. Rekomendasi meliputi penegakan
UMMUMM Isu‑isu ini menekankan perlunya reformasi terarah untuk menjamin keadilan dan inklusivitas. Brunei Darussalam memiliki model pluralisme hukum yang mengintegrasikanIsu‑isu ini menekankan perlunya reformasi terarah untuk menjamin keadilan dan inklusivitas. Brunei Darussalam memiliki model pluralisme hukum yang mengintegrasikan
TRAVERSETRAVERSE Penduduk Bali, khususnya perempuan, bekerja sama untuk menyiapkan persembahan dan seluruh perlengkapan upacara. Selama persiapan, mereka tetap menggunakanPenduduk Bali, khususnya perempuan, bekerja sama untuk menyiapkan persembahan dan seluruh perlengkapan upacara. Selama persiapan, mereka tetap menggunakan