UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Panah HukumJurnal Panah Hukum

Kreditur adalah pihak yang memiliki tagihan kepada pihak lain atas properti atau layanan jasa yang diberikannya dimana diperjanjikan bahwa pihak kedua tersebut akan mengembalikan properti yang nilainya sama atau jasa.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum sosiologis berupa studi empiris untuk menemukan teori-teori mengenai proses bekerjanya hukum perjanjian. Jenis penelitian ini juga disebut dengan penelitian lapangan yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataan di masyarakat. Dalam melakukan penelitian ini data yang dibutuhkan adalah data primer yang diperoleh dari observasi, wawancara dan studi dokumen. Dalam pengumpulan data, penulis mendapatkan data primer langsung dari lapangan, dari masyarakat, dan/atau badan hukum. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif, data yang diperoleh kemudian disusun mencapai kejelasan masalah yang akan dibahas dan hasilnya tersebut dituangkan dalam bentuk deskripsi.Berdasarkan temuan pembahasan, maka disimpulkan penelitian dapat Pertanggungjawaban Kreditu Atas Hilangnya Barang Jaminan Studi KSP3 Nias Cabang Lahusa adalah pertanggungjawaban kreditur atas hilangnya barang jaminan di KSP3 yaitu pihak KSP3 Nias Cabang Lahusa bertanggungjawab atas hilagnya barang aminan yang diserahkan oleh salah satu anggota atau nasabah sebagai jaminan dari pinjamannya pinjamannya dalam bentuk sertifikat tanah, pertanggungjawaban pihan KSP3 Nias Cabang Lahusa dengan menggantikan barang jaminan tersebut. Dalam hal ini, segala sesuatu administrasi yang berhubungan dengan pengurusan barang jaminan yang baru tersebut dipertanggungjawabkan oleh pihak KSP3 Nias Cabang Lahusa.Penulis menyarankan supaya KSP3 Nias Cabang Lahusa agar lebih teliti lagi dalam melakukan pekerjaan, dan menyimpan barang jaminan dengan aman supaya anggota/nasabah tidak merasa dirugikan.

Berdasarkan temuan peneliti dan pembahasan yang diperoleh oleh di KSP3 Nias Cabang Lahusa, maka dapat disimpulkan bahwa pertanggungjawaban kreditur atas hilangnya barang jaminan di KSP3 yaitu pihak KSP3 Nias Cabang Lahusa bertanggungjawab atas hilangnya barang jaminan yang diserahkan oleh salah satu anggota atau nasabah sebagai jaminan dari pinjamannya dalam bentuk sertifikat tanah, selanjutnya pertanggungjawaban pihak KSP3 Nias Cabang Lahusa dengan mengurus kembali sertifikat tanah untuk menggantikan barang jaminan.Dalam hal ini, segala sesuatu administrasi yang berhubungan dengan pengurusan barang jaminan yang baru tersebut dipertanggungjawabkan oleh pihak KSP3 Nias Cabang Lahusa.

Melihat temuan yang menunjukkan adanya kelalaian dalam prosedur penanganan barang jaminan, terutama terkait tidak dilakukannya pemblokiran sertifikat tanah yang hilang sesuai peraturan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali. Pertama, penting untuk melakukan studi mendalam mengenai bagaimana implementasi penuh prosedur pemblokiran sertifikat tanah yang hilang dapat diterapkan secara efektif di lembaga keuangan non-bank seperti KSP3. Penelitian ini dapat mengkaji tantangan hukum, operasional, dan sumber daya yang dihadapi KSP3 dalam memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997, serta merumuskan model kepatuhan yang optimal untuk melindungi hak-hak nasabah dari potensi penyalahgunaan sertifikat yang hilang. Kedua, sebuah studi komparatif tentang praktik manajemen risiko dan protokol keamanan penyimpanan barang jaminan di berbagai jenis koperasi simpan pinjam di Indonesia akan sangat bermanfaat. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik (best practices) yang berhasil mencegah insiden kehilangan barang jaminan, yang kemudian dapat direkomendasikan kepada KSP3 Nias Cabang Lahusa dan koperasi lainnya untuk meningkatkan sistem keamanan dan kepercayaan nasabah. Ketiga, perlu juga untuk meneliti dampak jangka panjang dari insiden kehilangan barang jaminan terhadap nasabah, baik dari sisi psikologis maupun ekonomi. Penelitian ini bisa mengevaluasi seberapa efektif mekanisme ganti rugi yang disediakan oleh KSP3 dalam memulihkan kerugian nasabah, dan apakah proses ini memengaruhi persepsi nasabah terhadap kredibilitas dan loyalitas mereka terhadap lembaga keuangan tersebut, sehingga dapat memberikan masukan untuk penyempurnaan kebijakan perlindungan konsumen.

Read online
File size551.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test