IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumDeposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kedudukan hak mewaris bagi para wanita Bali yang telah pindah Agama berdasarkan studi Kasus Putusan Kasasi Nomor 2826 K/Pdt/2017. Latar belakang penelitian, bahwa anak kandung perempuan dari pewaris yang telah berpindah agama menuntut haknya untuk dapat dijadikan sebagai ahli waris, dimana sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa masyarakat Bali memiliki sistem kekerabatan patrilineal (purusa), yang artinya bahwa ahli waris akan jatuh kepada anak laki-laki. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan yang diterapkan dalam penelitian hukum normatif ini adalah pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil analisis dari penelitian, Keputusan Majelis Utama Desa Pakraman Bali Tahun 2010 Nomor: 01/Kep/Psm-3/X/2010 mengenai Hasil-Hasil Pesamuhan Agung III MUDP Bali yang menyatakan bahwa wanita Bali menerima setengah dari hak waris purusa setelah dipotong 1/3 untuk harta pusaka dan kepentingan pelestarian. Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi wanita Bali yang telah pindah agama (dari agama hindu ke agama lain). Hal tersebut dikarenakan sebagai ahli waris yang mengikuti hukum waris bali, ahli waris harus mempunyai tanggung jawab untuk mengurus segala kewajiban leluhurnya baik dari segi kewajiban agama dan pemeliharaan tempat suci. Oleh karenanya, apabila seseorang anak memilih untuk pindah agama maka akibat hukum yang akan didapat adalah ahli waris atau anak tersebut tidak memiliki hak dan kewajiban terhadap pewaris, keluarga dan adatnya.
Hukum waris di Indonesia tidak secara nasional mengatur warisan secara umum.Di Indonesia, hukum waris dibagi menjadi Hukum Waris Islam, Hukum Waris Perdata, dan Hukum Waris Adat, mencerminkan pluralisme dan keragaman masyarakat.Hukum waris adat merupakan aturan yang timbul dari kebiasaan masyarakat adat.Dalam konteks Bali, hukum waris adat dikenal sebagai “Pewaris Utama dan didasarkan pada sistem kekerabatan Patrilineal, yang memberikan prioritas pada garis keturunan laki-laki.Kasus-kasus seperti ini memperlihatkan kompleksitas dan tantangan dalam penegakan hukum waris di tengah masyarakat yang heterogen dan beragam.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi Keputusan Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Bali Tahun 2010 dalam memberikan hak waris bagi perempuan yang telah berpindah agama, dengan fokus pada studi empiris di berbagai desa adat di Bali. Hal ini penting untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi tersebut dan mencari solusi yang tepat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan sistem hukum waris adat Bali dengan sistem hukum waris adat di daerah lain di Indonesia yang juga menganut sistem patrilineal, untuk melihat apakah terdapat praktik-praktik yang lebih inklusif terhadap hak-hak perempuan. Perbandingan ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana sistem hukum adat dapat mengakomodasi perubahan sosial dan nilai-nilai kesetaraan gender. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif masyarakat Bali mengenai isu hak waris perempuan yang telah berpindah agama, termasuk pandangan tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat umum. Pemahaman ini penting untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih sesuai dengan nilai-nilai budaya dan norma sosial yang berlaku di masyarakat Bali.
| File size | 1.06 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Berdasarkan interpretasi sistematis dan teleologis terhadap Konstitusi Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang BantuanBerdasarkan interpretasi sistematis dan teleologis terhadap Konstitusi Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan
LAKPESDAMSALATIGALAKPESDAMSALATIGA Kiai kampung pengampu mushala/langgar/masjid dan guru ngaji sering menjadi rujukan pemecahan masalah warga sekaligus “broker legitimasi ketika ruangKiai kampung pengampu mushala/langgar/masjid dan guru ngaji sering menjadi rujukan pemecahan masalah warga sekaligus “broker legitimasi ketika ruang
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Burt (1995) dalam buku Sri Budi Eko Wardani (2018)—modal finansial, modal manusia, dan modal sosial—telah diterapkan oleh calon legislatif perempuanBurt (1995) dalam buku Sri Budi Eko Wardani (2018)—modal finansial, modal manusia, dan modal sosial—telah diterapkan oleh calon legislatif perempuan
URINDOURINDO Fenomena ini menunjukkan problem struktural dalam tata kelola distribusi subsidi yang belum mampu menjamin akuntabilitas dan keadilan. Penelitian ini bertujuanFenomena ini menunjukkan problem struktural dalam tata kelola distribusi subsidi yang belum mampu menjamin akuntabilitas dan keadilan. Penelitian ini bertujuan
UNBARIUNBARI Dalam konteks ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memegang peranan krusial sebagai representasi rakyat di tingkat lokal, dengan salah satu fungsiDalam konteks ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memegang peranan krusial sebagai representasi rakyat di tingkat lokal, dengan salah satu fungsi
UMMUUMMU Birokrasi daerah memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam implementasi kebijakan publik yang berorientasi pada kepentinganBirokrasi daerah memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam implementasi kebijakan publik yang berorientasi pada kepentingan
UMPRUMPR Artikel ini mengeksplorasi politik hukum dalam pelaksanaan PSU Pilkada 2025 dengan menyorot aspek normatif, analisis yudisial, implementasi lapangan, sertaArtikel ini mengeksplorasi politik hukum dalam pelaksanaan PSU Pilkada 2025 dengan menyorot aspek normatif, analisis yudisial, implementasi lapangan, serta
UNIVEDUNIVED Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa kandidat menyusun pesan kampanye dengan pendekatan kontekstual,Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa kandidat menyusun pesan kampanye dengan pendekatan kontekstual,
Useful /
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Tokoh utamanya adalah Mbok Wilis, seorang laki-laki yang sehari-hari berperilaku sebagai perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mbok Wilis memilikiTokoh utamanya adalah Mbok Wilis, seorang laki-laki yang sehari-hari berperilaku sebagai perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mbok Wilis memiliki
IAIN MADURAIAIN MADURA Hasil menunjukkan bahwa kesadaran gangguan makan di kalangan Muslim masih terbatas, dengan banyak individu dan keluarga yang tidak sepenuhnya memahamiHasil menunjukkan bahwa kesadaran gangguan makan di kalangan Muslim masih terbatas, dengan banyak individu dan keluarga yang tidak sepenuhnya memahami
UNIVEDUNIVED Masyarakat yang belum menyadari tentang bahaya bencana serta banyaknya masyarakat yang mengharapkan imbalan dalam penyelenggaraan Pengurangan Risiko BencanaMasyarakat yang belum menyadari tentang bahaya bencana serta banyaknya masyarakat yang mengharapkan imbalan dalam penyelenggaraan Pengurangan Risiko Bencana
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Jenis kedua, philias atau cinta persahabatan, digambarkan dalam interaksi Marianne, Connell, Joanna, dan Niall. Jenis terakhir, eros atau cinta romantis,Jenis kedua, philias atau cinta persahabatan, digambarkan dalam interaksi Marianne, Connell, Joanna, dan Niall. Jenis terakhir, eros atau cinta romantis,