TEFLINTEFLIN
TEFLIN JournalTEFLIN JournalStudi intervensi ini menguji apakah pencapaian bahasa siswa *English for Academic Purposes* (selanjutnya disebut EAP) yang menghindari penguasaan (*mastery-avoidant*) dan menghindari kinerja (*performance-avoidant*) dapat ditingkatkan melalui diskursus motivasi pendukung guru (TSMD). Studi ini juga mengeksplorasi bagaimana siswa mempersepsikan efek diskursus ini terhadap pencapaian bahasa mereka. Untuk tujuan ini, kami secara sengaja memilih 99 siswa EAP, di antaranya 31 siswa ditempatkan dalam kelompok kontrol, dan sisanya, peserta yang menghindari penguasaan (MAV) dan menghindari kinerja (PAV), ke dalam dua kelompok intervensi yang setara. Kemudian, kami menilai pencapaian bahasa kedua (L2) kedua kelompok menggunakan tes pencapaian (tes akhir semester yang disiapkan berdasarkan buku EAP) sebelum dan sesudah intervensi sepuluh minggu. Untuk memahami persepsi siswa tentang intervensi, kami melakukan wawancara semi-terstruktur dengan 20 siswa yang dipilih secara sengaja berdasarkan kesediaan mereka untuk berpartisipasi. Dari 20 siswa tersebut, 10 dipilih secara sengaja untuk merefleksikan episode kunci terkait TSMD dan menjelaskan alasan di balik tindakan mereka. Analisis statistik (ANCOVA non-parametrik) yang dilakukan pada fase kuantitatif mengungkapkan bahwa, dibandingkan dengan kelompok kontrol, pencapaian kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi. Namun, perbedaan antara kedua kelompok intervensi sedikit. Analisis konten pada fase kualitatif juga menunjukkan bahwa efek intervensi terhadap pencapaian siswa dimediasi oleh otonomi pembelajar dan kemauan untuk berkomunikasi (WTC). Implikasi dari intervensi ini untuk meningkatkan kinerja guru dan pembelajaran siswa dibahas.
Berdasarkan hasil studi ini, disimpulkan bahwa hubungan antara tujuan penguasaan dan kinerja dengan pencapaian lebih kompleks, memerlukan pertimbangan interaksi antara tujuan pencapaian siswa dan diskursus motivasi guru.Diskursus motivasi guru terbukti memengaruhi pencapaian melalui peningkatan Kemauan untuk Berkomunikasi (WTC) dan otonomi siswa, menunjukkan perlunya guru mengatasi kekhawatiran siswa daripada hanya menerapkan strategi motivasi.Untuk meningkatkan WTC dan otonomi, guru harus menunjukkan antusiasme, fleksibilitas, responsivitas, memastikan setiap siswa mendapat manfaat dari partisipasi, mengadopsi pendekatan berpusat pada siswa, serta memberikan umpan balik yang mendukung dan tugas yang fleksibel.
Untuk mengembangkan pemahaman kita tentang bagaimana dukungan guru memengaruhi pembelajaran, ada beberapa arah penelitian menarik yang bisa diambil. Pertama, studi di masa depan sebaiknya melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai sekolah dan budaya yang berbeda, termasuk lingkungan belajar dengan campuran gender. Ini akan membantu kita mengetahui apakah hasil positif yang ditemukan dalam penelitian ini berlaku umum atau hanya efektif pada kondisi tertentu, sehingga penerapannya bisa lebih luas. Kedua, penting untuk melihat dampak intervensi dukungan motivasi guru ini dalam jangka waktu yang lebih panjang, bukan hanya dalam beberapa minggu. Dengan demikian, kita bisa memahami apakah perubahan positif pada motivasi dan pencapaian siswa bersifat sementara atau bisa bertahan lama. Selain itu, mendalami bagaimana karakteristik unik setiap siswa, seperti kepribadian atau gaya belajarnya, memengaruhi respons mereka terhadap dukungan guru juga akan sangat berharga. Misalnya, apakah siswa yang pemalu membutuhkan jenis dukungan yang berbeda dari siswa yang lebih berani? Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada bagaimana elemen-elemen spesifik dari diskursus motivasi guru, seperti penggunaan humor atau cara mengatasi kesalahan, bekerja secara berbeda di berbagai konteks budaya. Hal ini akan membantu para perancang kurikulum dan guru menciptakan metode pengajaran yang tidak hanya efektif secara umum, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai dan harapan budaya setempat, terutama dalam menyeimbangkan pemberian otonomi dengan kebutuhan akan bimbingan yang terstruktur.
- An investigation of strategies for student motivation in the Chinese EFL context: Innovation in Language... doi.org/10.1080/17501229.2013.777449An investigation of strategies for student motivation in the Chinese EFL context Innovation in Language doi 10 1080 17501229 2013 777449
- The Role of Social Evaluation in Influencing Public Speaking Anxiety of English Language Learners at... doi.org/10.24093/awej/vol7no3.35The Role of Social Evaluation in Influencing Public Speaking Anxiety of English Language Learners at doi 10 24093 awej vol7no3 35
- Ten commandments for motivating language learners: results of an empirical study - Zoltán... journals.sagepub.com/doi/10.1177/136216889800200303Ten commandments for motivating language learners results of an empirical study ZoltyEAn journals sagepub doi 10 1177 136216889800200303
- Teacher Motivation Strategies, Student Perceptions, Student Motivation, and English Achievement - BERNAUS... doi.org/10.1111/j.1540-4781.2008.00753.xTeacher Motivation Strategies Student Perceptions Student Motivation and English Achievement BERNAUS doi 10 1111 j 1540 4781 2008 00753 x
| File size | 495.02 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
IPHORRIPHORR Implementasi intervensi ini sebagai bagian dari layanan bimbingan dan konseling dapat mendukung kesehatan mental siswa dan kesiapan mereka dalam menghadapiImplementasi intervensi ini sebagai bagian dari layanan bimbingan dan konseling dapat mendukung kesehatan mental siswa dan kesiapan mereka dalam menghadapi
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Metode yang digunakan adalah Action Research Partisipatif, diawali dengan Analisis Kebutuhan (FGD dan Pra-Test) , dilanjutkan dengan Pembuatan WebsiteMetode yang digunakan adalah Action Research Partisipatif, diawali dengan Analisis Kebutuhan (FGD dan Pra-Test) , dilanjutkan dengan Pembuatan Website
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan daun dan buah stroberi tidak layak jual sebagai tehHasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan daun dan buah stroberi tidak layak jual sebagai teh
PEDSCIJPEDSCIJ Aktivitas kejang mereda dengan normalisasi natrium secara bertahap. Penatalaksanaan konservatif efusi menghindari intervensi invasif. Pasien dipulangkanAktivitas kejang mereda dengan normalisasi natrium secara bertahap. Penatalaksanaan konservatif efusi menghindari intervensi invasif. Pasien dipulangkan
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Artikel ini bertujuan merumuskan model integratif yang menggabungkan perlindungan prosedural dalam hukum positif dengan kriteria substantif kesiapan (rusyd)Artikel ini bertujuan merumuskan model integratif yang menggabungkan perlindungan prosedural dalam hukum positif dengan kriteria substantif kesiapan (rusyd)
MARANATHAMARANATHA Untuk gambaran stadium penyakit, 618 pasien stadium lanjut lokal dan high grade (grade III) sebanyak 732 pasien. Gambaran histopatologi pasien didapatkanUntuk gambaran stadium penyakit, 618 pasien stadium lanjut lokal dan high grade (grade III) sebanyak 732 pasien. Gambaran histopatologi pasien didapatkan
TEFLINTEFLIN Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang menguji implementasi buku bergambar di kelas secara eksperimental serta memperoleh umpan balik objektifOleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang menguji implementasi buku bergambar di kelas secara eksperimental serta memperoleh umpan balik objektif
UNNESUNNES Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui penerapan pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah yang dijadikan dasar untuk memprioritaskanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui penerapan pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah yang dijadikan dasar untuk memprioritaskan
Useful /
MARANATHAMARANATHA Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif noneksperimental dengan pendekatan potong lintang dan data retrospektif. Sebanyak 57 pasien memenuhiDesain penelitian yang digunakan adalah deskriptif noneksperimental dengan pendekatan potong lintang dan data retrospektif. Sebanyak 57 pasien memenuhi
MARANATHAMARANATHA Benda asing peluru pada kanalis akustikus eksternus jarang terjadi. Dilaporkan satu kasus pasien laki-laki usia 44 tahun tertembak senapan angin pada daerahBenda asing peluru pada kanalis akustikus eksternus jarang terjadi. Dilaporkan satu kasus pasien laki-laki usia 44 tahun tertembak senapan angin pada daerah
MARANATHAMARANATHA Kasus ini fokus pada sifat modulasi otonom dan antiaritmia dari agen anestesi pada disfungsi neurokardiogenik yang terkait PSA dan menekankan perlunyaKasus ini fokus pada sifat modulasi otonom dan antiaritmia dari agen anestesi pada disfungsi neurokardiogenik yang terkait PSA dan menekankan perlunya
TEFLINTEFLIN Meskipun tantangan seperti keterbatasan akses sumber daya dan kurangnya kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan teknologi muncul, peningkatan kepercayaanMeskipun tantangan seperti keterbatasan akses sumber daya dan kurangnya kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan teknologi muncul, peningkatan kepercayaan