UM SURABAYAUM SURABAYA

Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan standar pengelolaan industri pangan antara Indonesia dan Taiwan dengan pendekatan Maqasid Syariah IbnuAsyur, khususnya pada dimensi al‑khassah dan al‑ammah. Metode yang digunakan adalah kualitatif komparatif dengan pendekatan studi literatur, yang mencakup analisis regulasi, kebijakan publik, dan sumber akademik dari kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia unggul dalam penerapan kebijakan sertifikasi halal berdasarkan Undang‑Undang No. 33 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Agama No. 26 Tahun 2019, yang mencerminkan implementasi Maqasid al‑khassah untuk melindungi konsumen muslim. Namun, Indonesia menghadapi tantangan dalam memenuhi Maqasid al‑ammah, terutama dalam keselarasan dengan standar internasional dan penggunaan teknologi modern dalam pengawasan pangan. Di sisi lain, Taiwan lebih fokus pada kemaslahatan umum dengan kepatuhan tinggi terhadap ISO 22000 dan HACCP, serta penerapan teknologi seperti automated testing dan blockchain traceability. Namun, Taiwan belum mengakomodasi dimensi perlindungan khusus yang ada dalam kebijakan halal Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Maqasid Syariah Ibnu Asyur sebagai instrumen analisis komparatif antara standar pengelolaan industri pangan di Indonesia dan Taiwan. Kontribusi ilmiah penelitian ini yaitu merumuskan kebijakan pangan integratif yang menggabungkan nilai keagamaan, kepentingan publik, standar global, dan teknologi untuk mengembangkan industri pangan yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan industri pangan yang ideal perlu bersifat integrative dan seimbang yaitu menggabungkan perlindungan khusus dan kepentingan umum secara harmonis. Pendekatan Maqasid Syariah Ibnu Asyur berperan penting dalam pengembangan kebijakan pangan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga menegakkan nilai moral, social, dan spiritual demi tercapainya keadilan serta keberlanjutan industri pangan global.

Penelitian ini menemukan perbedaan signifikan antara standar pengelolaan industri pangan Indonesia dan Taiwan, terutama pada regulasi, teknologi, dan prinsip pengawasan.Indonesia unggul dalam perlindungan khusus melalui sertifikasi halal, sementara Taiwan mengadopsi standar internasional tinggi dengan teknologi canggih namun belum mencakup perlindungan khusus.Oleh karena itu, pengelolaan industri pangan yang ideal harus mengintegrasikan perlindungan khusus dan kemaslahatan umum secara harmonis.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) dapat meningkatkan efektivitas pengawasan pangan pada UMKM di Indonesia serta dampaknya terhadap pemenuhan Maqasid al‑ammah; selanjutnya, studi lintas‑negara yang memperluas perbandingan standar makanan ke negara lain, seperti Malaysia atau Jepang, dapat mengidentifikasi faktor sosial‑kultural yang memengaruhi adopsi kebijakan halal dan standar internasional, sehingga menutup keterbatasan cakupan geografis saat ini; terakhir, riset empiris mengenai persepsi konsumen Muslim terhadap sertifikasi halal dan kepercayaan pada standar internasional dapat memberikan insight tentang bagaimana kebijakan integratif dapat meningkatkan keadilan dan keberlanjutan industri pangan secara global.

  1. (PDF) Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis). pdf desain penelitian analisis isi content analysis... doi.org/10.13140/RG.2.2.12201.08804PDF Desain Penelitian Analisis Isi Content Analysis pdf desain penelitian analisis isi content analysis doi 10 13140 RG 2 2 12201 08804
  2. Halal Certification Governance in Indonesia: An Islamic Legal Appraisal Based on Maṣlaḥah Principles... ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/Juris/article/view/15411Halal Certification Governance in Indonesia An Islamic Legal Appraisal Based on Malauah Principles ejournal uinmybatusangkar ac ojs index php Juris article view 15411
  3. Evaluasi Kepatuhan Label Produk Minyak Kelapa Murni terhadap Peraturan Bpom dan Standar Nasional Indonesia... doi.org/10.69930/jtsm.v2i5.546Evaluasi Kepatuhan Label Produk Minyak Kelapa Murni terhadap Peraturan Bpom dan Standar Nasional Indonesia doi 10 69930 jtsm v2i5 546
Read online
File size439.18 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test