POLITAN IPYKPOLITAN IPYK

Journal of Livestock and Animal HealthJournal of Livestock and Animal Health

Produktivitas ternak sebagian besar ditentukan oleh ketersediaan pakan. Populasi ternak terus bertambah sehingga dibutuhkan pakan lebih. Pemberian pakan yang berkelanjutan dan kualitas yang memadai adalah salah satu faktor penentu kesuksesan pertanian. Pemanfaatan pakan lokal secara optimal yaitu sebuah teknologi, menggunakan jerami jagung yang diolah dengan bantuan Trichoderma sp. Kambing kontrol diberi pakan jerami jagung 60% dan daun gamal 40% serta penambahan saka dan mineral sebanyak 2%. Kambing perlakuan pakan yang diberikan adalah jerami jagung yang diinokulasi Trichoderma sp. 60 %, daun gamal 40 %. Berdasarkan hasil pengamatan, pemberian jerami jagung fermentasi Gliricidia daun 60% 40% menghasilkan rata-rata PBB 95,2 g / ekor / hari sedangkan kambing kontrol menghasilkan rata-rata 35,7 gram PBB / ekor / hari. Berdasarkan pelaksanaan penelitian ini, kambing dengan fermentasi R / C ratio 1,34 dan perlakuan kambing dan kontrol 0,9. Ini berarti bahwa perlakuan ini cukup baik untuk dikembangkan dan diimplementasikan untuk menghasilkan keuntungan sebesar 34%.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan selama 90 hari, dapat disimpulkan bahwa penambahan jerami jagung fermentasi pada pakan ternak kambing perlakuan menghasilkan pertambahan bobot badan kambing lebih tinggi (95,2 g/ekor/hari) dibandingkan dengan kambing kontrol (35,7 g/ekor/hari).

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis Trichoderma sp. dalam meningkatkan kualitas nutrisi jerami jagung, dengan fokus pada peningkatan kandungan protein dan serat yang mudah dicerna. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan pengaruh penambahan berbagai jenis leguminosa, seperti lamtoro atau kaliandra, terhadap pertumbuhan dan kualitas daging kambing kacang. Terakhir, penelitian mengenai optimasi rasio jerami jagung fermentasi dan daun gamal, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti umur, bobot badan, dan tingkat aktivitas kambing, dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan efektif bagi peternak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem peternakan kambing kacang yang lebih berkelanjutan dan produktif, serta meningkatkan kesejahteraan peternak.

Read online
File size626.29 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test