ITATSITATS

Journal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyJournal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology

Area kerja penambangan geothermal Ungaran, yang terletak di Gunung Ungaran, memiliki prospek geothermal di Gedongsongo dan Nglimut, yang dapat berkembang menjadi proyek eksplorasi geothermal signifikan di Indonesia. Industri eksplorasi geothermal di Indonesia menghadapi kesulitan karena industri PLTP yang menghasilkan limbah geothermal berupa lumpur dan air garam geothermal. Limbah ini dapat membahayakan ekosistem dan kesehatan manusia jika dilepaskan ke lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi lokasi terbaik untuk kolam limbah di wilayah potensi geothermal Ungaran. Metode ini mengintegrasikan analisis data Digital Elevation Model (DEM), citra Landsat, dan data gravitasi udara, menghasilkan peta terintegrasi seperti Peta Kepadatan Faktor dan Patahan serta Peta Penutupan Lahan. Analisis Turunan Vertikal Kedua (SVD) dari data gravitasi satelit juga digunakan untuk memastikan keberadaan struktur. Lima faktor menentukan kesesuaian lokasi untuk pembuatan kolam: area non-perumahan dengan kemiringan kurang dari 15%, lebih dari 200 meter dari patahan, lebih dari 100 meter dari jalan, dan lebih dari 200 meter dari lokasi manifestasi geothermal seperti fumarol dan mata air panas. Berdasarkan interpretasi peta terintegrasi, beberapa zona di area prospek Nglimut dan Gedongsongo cocok untuk membangun kolam limbah. Area Nglimut memiliki zona potensial, sedangkan di area Gedongsongo tidak ada zona potensial. Area Nglimut memiliki dua zona yang mungkin; zona terbaik adalah N2, di mana semua lima parameter terpenuhi sempurna. Area utara N1 memiliki satu manifestasi geothermal (mata air panas). Zona terbaik hingga cukup adalah N2 dan N1.

Analisis terpadu citra DEM dan data Landsat, dengan validasi menggunakan data SVD, memungkinkan identifikasi lokasi optimal untuk konstruksi kolam di eksplorasi geothermal.Dengan menggabungkan peta kemiringan, peta kepadatan patahan dan retakan, serta peta penutupan lahan, struktur permukaan dan bentuk lahan yang sesuai untuk penempatan kolam dapat didefinisikan secara detail, berdasarkan lima parameter kunci.Lokasi yang direkomendasikan dari analisis ini berada di luar area perumahan, memiliki kemiringan kurang dari 15%, terletak lebih dari 200 m dari patahan, lebih dari 100 m dari jalan, dan setidaknya 200 m jauh dari fitur geothermal seperti fumarol dan mata air panas.Dari dua zona yang mungkin di area Nglimut, zona yang potensial adalah N2, di mana lima parameter terpenuhi sempurna.Namun, kesesuaian aktual memerlukan validasi lapangan, seperti pengujian geoteknik, hidrogeologi, dan studi dampak lingkungan.Area utara N1 memiliki satu manifestasi geothermal (mata air panas).Zona terbaik hingga cukup adalah N2 dan N1.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pengelolaan limbah geothermal terhadap lingkungan ekosistem sekitar. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode alternatif pengolahan limbah geothermal yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh perubahan iklim terhadap stabilitas reservoir geothermal serta potensi penggunaan data satelit untuk pemantauan lingkungan secara real-time. Penelitian ini juga dapat menggabungkan pendekatan multidisiplin untuk meningkatkan akurasi prediksi lokasi optimal kolam limbah. Dengan memperluas cakupan studi ke wilayah geothermal lain, penelitian dapat memberikan panduan yang lebih komprehensif untuk pengelolaan limbah di sektor energi terbarukan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan faktor sosial ekonomi dalam perencanaan infrastruktur pengelolaan limbah geothermal. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi kelayakan penerapan teknologi inovatif dalam pengelolaan limbah geothermal untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Penelitian ini juga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung pengelolaan limbah geothermal secara berkelanjutan.

  1. Analysis of Landslide Prone Areas in Tampahan, Toba Samosir Regency, North Sumatra Province | Turnip... ejurnal.itats.ac.id/jemt/article/view/1149Analysis of Landslide Prone Areas in Tampahan Toba Samosir Regency North Sumatra Province Turnip ejurnal itats ac jemt article view 1149
  2. The development and evaluation of the Earth Gravitational Model 2008 (EGM2008) - Pavlis - 2012 - Journal... agupubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1029/2011JB008916The development and evaluation of the Earth Gravitational Model 2008 EGM2008 Pavlis 2012 Journal agupubs onlinelibrary wiley doi 10 1029 2011JB008916
  3. Modeling the Earth with Fatiando a Terra - SciPy Proceedings. modeling earth fatiando terra scipy proceedings... doi.org/10.25080/Majora-8b375195-010Modeling the Earth with Fatiando a Terra SciPy Proceedings modeling earth fatiando terra scipy proceedings doi 10 25080 Majora 8b375195 010
Read online
File size600.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test