ITATSITATS
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyJournal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyPengelolaan sampah merupakan tantangan signifikan yang dihadapi banyak wilayah, termasuk Desa Cibenda. Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan perubahan pola konsumsi membuat permasalahan pengelolaan sampah semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan sampah di Desa Cibenda, mengidentifikasi tantangan utama, serta mengusulkan solusi berkelanjutan. Beberapa tantangan yang diidentifikasi antara lain kurangnya fasilitas pembuangan sampah yang memadai, metode pengelolaan yang tidak efisien seperti pembakaran, rendahnya kesadaran publik terhadap pemilahan sampah, serta keterbatasan ekonomi yang menghambat investasi dalam pengelolaan sampah. Akibatnya, sejumlah besar sampah dibuang secara tidak tepat, mencemari lingkungan dan mengurangi potensi daur ulang. Desa Cibenda memiliki luas 759,319 hektar dengan populasi 8.229 orang dalam 3.028 rumah tangga, menghasilkan volume sampah rata‑rata 1,67 kg/orang/hari. Data komposisi sampah yang dipisahkan menunjukkan 150 kg/hari. Pengukuran dilakukan dengan metode analisis beban menggunakan kendaraan roda tiga berkapasitas 200 kg/m³ untuk transportasi sampah. Penelitian ini merekomendasikan pengadaan mesin pencacah sampah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah organik dan anorganik. Rekomendasi lain meliputi penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, edukasi komunitas tentang pentingnya pemilahan sampah, serta penerapan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan membangun praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian, rata-rata produksi sampah rumah tangga di Desa Cibenda adalah 1,67 kg/orang/hari dengan volume harian rata-rata 150,3 kg/desa dan total 3.210 kg (3,21 ton) sampah yang dikumpulkan dalam satu bulan, dengan komposisi 30% sampah organik dan 70% sampah anorganik.Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merekomendasikan langkah strategis berupa penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih baik, pendidikan masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah, serta desain mesin pencacah yang sesuai kebutuhan.Penggunaan mesin pencacah sampah diharapkan dapat meningkatkan pemrosesan sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai ekonomi, sementara pendekatan berbasis komunitas ditujukan untuk meningkatkan kesadaran publik dan mengoptimalkan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran dan praktik pemilahan sampah di Desa Cibenda, dengan mengukur perubahan perilaku rumah tangga sebelum dan sesudah intervensi; selanjutnya, studi dapat menganalisis kelayakan ekonomi dan lingkungan dari berbagai jenis mesin pencacah sampah yang dapat diproduksi secara lokal, untuk menentukan model yang paling efisien dan terjangkau bagi masyarakat pedesaan; terakhir, penelitian dapat mengembangkan dan menguji sistem integrasi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan, seperti biogas dari sampah organik, guna menilai potensi kontribusi energi bersih bagi rumah tangga dan menilai dampak lingkungan secara keseluruhan, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung penerapan teknologi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah desa.
| File size | 200.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil desain menunjukkan bahwa alat cetak brik yang dirancang termasuk dalam kategori desain terpisah (ideal) atau uncoupled design, di mana setiap FRHasil desain menunjukkan bahwa alat cetak brik yang dirancang termasuk dalam kategori desain terpisah (ideal) atau uncoupled design, di mana setiap FR
UNESAUNESA Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan memproduksi satu unit mesin ball mill skala laboratorium secara nyata, dimulai dari tahapMetode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan memproduksi satu unit mesin ball mill skala laboratorium secara nyata, dimulai dari tahap
UMMUMM Namun karena kelalaian operator/pekerja, sering menyebabkan timbulnya kecelakaan kerja. Seperti tidak menggunakannya alat pelindung diri sering dianggapNamun karena kelalaian operator/pekerja, sering menyebabkan timbulnya kecelakaan kerja. Seperti tidak menggunakannya alat pelindung diri sering dianggap
POLMEDPOLMED Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dan pendampingan manajemen pakan efektif meningkatkan efisiensi usaha peternakan rakyat sertaProgram ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dan pendampingan manajemen pakan efektif meningkatkan efisiensi usaha peternakan rakyat serta
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknologi tepat guna dalam pembuatan mesin penghancur kayu untuk budidaya jamur tiram di Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan,Kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknologi tepat guna dalam pembuatan mesin penghancur kayu untuk budidaya jamur tiram di Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan,
POLIBANPOLIBAN Pertama, terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman UMKM Usaha Manuntung terhadap pemanfaatan teknologi tepat guna, khususnya dalam pengoperasian danPertama, terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman UMKM Usaha Manuntung terhadap pemanfaatan teknologi tepat guna, khususnya dalam pengoperasian dan
UNIMUNIM Jadi temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite lebih kecil dibandingkan dengan mesin berbahan bakar LPG, yaitu sebesar 4,19 OC. PenelitianJadi temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite lebih kecil dibandingkan dengan mesin berbahan bakar LPG, yaitu sebesar 4,19 OC. Penelitian
UBTUBT Mitra menghadapi kendala waktu produksi yang lama dan keseragaman produk yang dihasilkan. Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi prosesMitra menghadapi kendala waktu produksi yang lama dan keseragaman produk yang dihasilkan. Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi proses
Useful /
PENACCELERATIONPENACCELERATION Sebaliknya, sistem ekonomi konvensional menekankan efisiensi, pertumbuhan, dan mekanisme pasar bebas, dengan peran negara yang lebih reaktif dalam menanganiSebaliknya, sistem ekonomi konvensional menekankan efisiensi, pertumbuhan, dan mekanisme pasar bebas, dengan peran negara yang lebih reaktif dalam menangani
PENACCELERATIONPENACCELERATION Namun salah satu tantangan terbesar dalam penerapan ekonomi Islam adalah pengembangan model ekonomi komprehensif yang tidak hanya memperhatikan keuntunganNamun salah satu tantangan terbesar dalam penerapan ekonomi Islam adalah pengembangan model ekonomi komprehensif yang tidak hanya memperhatikan keuntungan
PENACCELERATIONPENACCELERATION Proses produksi harus dilandasi prinsip-prinsip syariah yang menjunjung tinggi keadilan, kemanfaatan, dan keberlanjutan, serta menolak kezaliman dan kerusakanProses produksi harus dilandasi prinsip-prinsip syariah yang menjunjung tinggi keadilan, kemanfaatan, dan keberlanjutan, serta menolak kezaliman dan kerusakan
TRISAKTITRISAKTI Evaluasi pengembangan dilakukan untuk menentukan ketebalan perkerasan apron yang sesuai. Studi ini membandingkan metode perhitungan konvensional denganEvaluasi pengembangan dilakukan untuk menentukan ketebalan perkerasan apron yang sesuai. Studi ini membandingkan metode perhitungan konvensional dengan