BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI

AMPLITUDO : Journal of Science and Technology InnovationAMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation

Bangladesh menghadapi tantangan lingkungan yang signifikan yang berasal dari industrialisasi cepat, urbanisasi, dan dampak perubahan iklim. Artikel ini mengkaji masalah lingkungan utama yang melanda negara tersebut, dengan menyoroti penyebab, implikasi, dan solusi yang dapat diprakarsai oleh warga. Masalah utama meliputi polusi udara dan air yang diperparah oleh emisi industri dan sistem pengelolaan limbah yang tidak memadai. Deforestasi yang cepat, dipicu oleh ekspansi perkotaan dan praktik pertanian, mengancam keanekaragaman hayati serta memperparah erosi tanah. Implikasi masalah lingkungan ini sangat luas, memengaruhi kesehatan publik, ketahanan pangan, dan stabilitas sosial‑ekonomi. Populasi rentan, terutama di daerah pesisir rendah, menghadapi peningkatan risiko bencana iklim seperti siklon dan banjir. Selain itu, kontaminasi sumber air dengan polutan menimbulkan risiko kesehatan serius, berkontribusi pada prevalensi penyakit bawaan air. Penanggulangan tantangan ini memerlukan upaya kolaboratif melibatkan kebijakan pemerintah, inisiatif sektor swasta, dan partisipasi aktif warga. Promosi praktik berkelanjutan, seperti adopsi energi terbarukan dan pengelolaan limbah yang efisien, dapat mengurangi degradasi lingkungan. Selanjutnya, pemberdayaan komunitas melalui pendidikan dan kampanye kesadaran meningkatkan ketahanan dan mendorong solusi akar rumput. Dengan menganalisis penyebab, memahami implikasinya, dan mengeksplorasi intervensi yang dipimpin warga, artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang lanskap lingkungan Bangladesh dan menekankan urgensi tindakan proaktif untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Bangladesh menghadapi tantangan lingkungan yang berat akibat industrialisasi, urbanisasi, dan perubahan iklim, dengan dampak luas pada kesehatan, kesejahteraan sosial‑ekonomi, dan keseimbangan ekologi, terutama bagi populasi rentan.Solusi yang diprakarsai warga, seperti inisiatif energi terbarukan, pengelolaan limbah efisien, serta peningkatan kesadaran dan pendidikan, memiliki potensi transformatif untuk pembangunan berkelanjutan.Penanganan masalah ini memerlukan upaya terintegrasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil melalui strategi yang menggabungkan partisipasi komunitas, aksi kolektif, dan kebijakan yang mendukung ketahanan iklim serta kesejahteraan generasi mendatang.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi lingkungan berbasis komunitas dalam meningkatkan partisipasi warga terhadap pengelolaan limbah di daerah perkotaan, dengan mengukur perubahan perilaku dan kualitas lingkungan sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, studi longitudinal tentang adopsi energi terbarukan di rumah tangga miskin Bangladesh dapat mengidentifikasi faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan yang mempercepat atau menghambat transisi energi bersih, serta dampaknya terhadap emisi karbon rumah tangga. Terakhir, penelitian aksi‑berbasis komunitas yang menguji model mitigasi risiko banjir melalui infrastruktur hijau (seperti taman hujan dan tanggul alami) dapat memberikan data empiris tentang peningkatan ketahanan iklim serta manfaat sosial‑ekonomi bagi populasi pesisir yang paling rentan.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/423/1/012001Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 423 1 012001
  2. Major Current Environmental Problems in Bangladesh: Causes, Implications, and Citizen Solutions | AMPLITUDO... journals.balaipublikasi.id/index.php/amplitudo/article/view/329Major Current Environmental Problems in Bangladesh Causes Implications and Citizen Solutions AMPLITUDO journals balaipublikasi index php amplitudo article view 329
Read online
File size250.35 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test