ITATSITATS

Journal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyJournal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology

Air tanah merupakan sumber utama air bersih bagi masyarakat Kabupaten Soe, yang terletak di dataran tinggi Pulau Timor Barat, di mana sumber air permukaan terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sistem air tanah dan menilai keberlanjutannya melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan peta geologi, observasi hidrogeologi, uji pompa, dan analisis hidrokimia. Peta geologi mengidentifikasi dua unit litologis dominan: batuan karang pleistosen yang berfungsi sebagai akuifer utama, dan Formasi Noele yang bertindak sebagai lapisan impermeabel. Survei hidrogeologi mengungkapkan empat jenis setting mata air—kontak unit batuan, kontrol retak, akuifer terapung, dan kontak pasir—menunjukkan peran karstifikasi dan kontrol struktural dalam pengeluaran air tanah. Pengukuran tingkat air tanah menunjukkan bahwa recharge terjadi di dataran tinggi utara (ketinggian hingga 1050 m), dengan aliran menuju selatan dan barat ke Sungai Noelmina. Hasil uji pompa menunjukkan laju pengeluaran antara 1 hingga 11 L/s, dengan produktivitas lebih tinggi di area selatan. Analisis hidrokimia 41 sampel air menunjukkan nilai TDS 261–500 mg/L, konduktivitas listrik 400–1000 nS/cm (anomali lokal 1200 nS/cm di Desa Hane), dan pH 6,6–8,5, semua dalam standar aman untuk konsumsi manusia. Berdasarkan temuan ini, basins air tanah Soe diklasifikasikan menjadi tiga zona produktivitas akuifer: sedang, rendah, dan jarang. Sistem ini didominasi akuifer dangkal tidak terbatas, yang masih cukup baik dalam kualitas dan hasil untuk kebutuhan saat ini. Namun, pertumbuhan populasi dan pengembangan perkotaan menimbulkan risiko terhadap ketersediaan jangka panjang. Oleh karena itu, konservasi area recharge utara sangat penting, sekaligus regulasi abstraksi air tanah, peningkatan infrastruktur, dan eksplorasi akuifer terbatas yang lebih dalam untuk memastikan sumber daya air masa depan.

Studi ini memberikan karakterisasi menyeluruh sistem air tanah di Kabupaten Soe, Nusa Tenggara Timur, menggunakan pendekatan terpadu yang menggabungkan peta geologi, survei hidrogeologi, uji pompa, dan analisis hidrokimia.Hasil menunjukkan bahwa keberadaan air tanah terutama dikontrol oleh batuan karang pleistosen yang terkarstifikasi dan dipengaruhi oleh sistem retak dan patahan yang terkait dengan pita lipat dan patahan regional.Akuifer ini berada di atas Formasi Noele yang bertindak sebagai lapisan impermeabel.Recharge terjadi di dataran tinggi utara dan mengalir ke arah selatan dan barat menuju Sungai Noelmina.Uji pompa menunjukkan laju pengeluaran antara 1–11 L/s, dengan produktivitas tertinggi di area selatan.Analisis hidrokimia menunjukkan kualitas air tanah dalam standar aman untuk konsumsi manusia, meskipun ada anomali lokal.Akuifer di Soe diklasifikasikan menjadi tiga zona produktivitas.sedang, rendah, dan jarang, dengan akuifer dangkal tidak terbatas yang mendominasi kebutuhan masyarakat saat ini.Namun, pertumbuhan populasi dan pengembangan perkotaan mengancam keberlanjutan sumber daya air tanah.Oleh karena itu, konservasi area recharge utara, regulasi abstraksi air tanah, peningkatan infrastruktur mata air, dan eksplorasi akuifer terbatas yang lebih dalam diperlukan untuk memastikan ketersediaan air jangka panjang.

Pertama, penelitian lanjutan dapat menggabungkan data hidrogeofisika seperti metode resistivitas untuk mengidentifikasi potensi akuifer terbatas yang lebih dalam, seperti yang dilakukan di Kupang. Kedua, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap dinamika recharge area di dataran tinggi utara dapat dilakukan, mengingat ketergantungan ketersediaan air pada curah hujan musiman. Ketiga, pengembangan metode pemetaan berbasis teknologi penginderaan jauh untuk mengintegrasikan data geologi dan hidrogeologi secara real-time dapat meningkatkan akurasi perencanaan pengelolaan air tanah di daerah karst dengan struktur tektonik kompleks. Pendekatan ini akan memperkuat upaya konservasi dan meminimalkan risiko eksploitasi berlebihan, sekaligus memberikan dasar untuk kebijakan adaptasi perubahan iklim di wilayah semi-arid.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1742-6596/1805/1/012034Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1742 6596 1805 1 012034
  2. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1071/1/012034Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1071 1 012034
Read online
File size711.65 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test