ARIKESIARIKESI
International Journal of Health and MedicineInternational Journal of Health and MedicineLayanan kesehatan modern sedang mengalami transformasi menuju pendekatan yang lebih humanistik dan berfokus pada pasien, menekankan pada layanan berbasis keramahan di rumah sakit. Namun, banyak institusi kesehatan, khususnya dalam pengaturan rawat jalan, belum sepenuhnya mengadopsi konsep ini. Pasien sering mengalami tekanan psikologis, dan ketika dikombinasikan dengan lingkungan fisik yang tidak mendukung, kenyamanan dan pengalaman keseluruhan mereka dapat berkurang. Kondisi ini dapat mempengaruhi persepsi kualitas layanan, kepuasan pasien, dan loyalitas terhadap layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi psikologis pasien dan lingkungan fisik terhadap layanan berbasis keramahan, dengan pengalaman pasien sebagai variabel intervening, di klinik rawat jalan internal medis RS BM. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional diterapkan. Penelitian ini melibatkan 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan item skala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi psikologis pasien, lingkungan fisik, dan pengalaman pasien secara simultan dan signifikan mempengaruhi layanan berbasis keramahan. Pengujian hipotesis mengkonfirmasi bahwa baik kondisi psikologis maupun lingkungan fisik memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap layanan berbasis keramahan. Selain itu, pengalaman pasien berperan sebagai mediator, memperkuat hubungan antara faktor-faktor ini dan kualitas pelayanan yang dirasakan. Temuan ini menyoroti perlunya rumah sakit untuk mengintegrasikan dukungan psikologis dan lingkungan fisik yang kondusif ke dalam penyampaian perawatan rawat jalan. Meningkatkan dimensi ini dapat memperbaiki pengalaman pasien, mendorong kepuasan dan kenyamanan yang lebih besar, dan membangun loyalitas yang lebih kuat terhadap layanan rumah sakit.
Berdasarkan serangkaian pengujian, analisis, dan diskusi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kondisi psikologis pasien, lingkungan fisik, dan pengalaman pasien secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap layanan kesehatan berbasis keramahan.Ketiga variabel ini bekerja bersama untuk membentuk layanan yang tidak hanya efektif secara klinis tetapi juga menenangkan secara emosional, hangat, dan berpusat pada pasien.Semakin baik keadaan psikologis pasien, semakin nyaman lingkungan fisik rumah sakit, dan semakin positif pengalaman pasien, maka semakin tinggi kualitas layanan berbasis keramahan yang dirasakan.Secara individu, baik kondisi psikologis maupun lingkungan fisik menunjukkan efek langsung dan signifikan pada pengalaman pasien dan kualitas layanan berbasis keramahan.Pengalaman pasien berfungsi sebagai variabel kunci, menghubungkan dan memperkuat pengaruh faktor psikologis dan fisik terhadap persepsi layanan keramahan.
Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana pendekatan holistik dalam meningkatkan pengalaman pasien dapat diterapkan di rumah sakit lain. Mengingat pentingnya pengalaman pasien dalam persepsi layanan, pertanyaan penelitian yang menarik dapat berupa, bagaimana pengaruh intervensi psikologis memberi dampak nyata terhadap kualitas layanan di berbagai konteks rumah sakit? Selain itu, penelitian lanjut dapat mengeksplorasi perbedaan lingkungan fisik antara berbagai jenis rumah sakit (misalnya rumah sakit umum dibandingkan rumah sakit khusus) dan bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman dan kepuasan pasien. Dengan fokus yang lebih mendalam dalam variabel-variabel ini, penelitian berikutnya dapat memberikan wawasan yang lebih signifikan bagi pengelolaan rumah sakit dalam meningkatkan standar pelayanan kepada pasien.
- A systematic review of evidence on the links between patient experience and clinical safety and effectiveness... bmjopen.bmj.com/content/3/1/e001570A systematic review of evidence on the links between patient experience and clinical safety and effectiveness bmjopen bmj content 3 1 e001570
- Impact of Psychological Conditions and Physical Environment on Hospitality Services through Patient Experience... international.arikesi.or.id/index.php/IJHM/article/view/522Impact of Psychological Conditions and Physical Environment on Hospitality Services through Patient Experience international arikesi index php IJHM article view 522
| File size | 364.86 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Hasil: setelah dilaksanakan latihan ROM, indeks Barthel pasien 1 meningkat dari skala 25 menjadi 60, sedangkan pasien 2 tidak signifikan meningkat dariHasil: setelah dilaksanakan latihan ROM, indeks Barthel pasien 1 meningkat dari skala 25 menjadi 60, sedangkan pasien 2 tidak signifikan meningkat dari
YARSIYARSI Pengobatan paling optimal untuk talasemia β mayor adalah transfusi darah seumur hidup untuk mempertahankan kadar Hb. Kadar Hb pra-transfusi yang rendahPengobatan paling optimal untuk talasemia β mayor adalah transfusi darah seumur hidup untuk mempertahankan kadar Hb. Kadar Hb pra-transfusi yang rendah
ILOMATAILOMATA Kemudahan penggunaan dan kegunaan yang dipercaya memiliki dampak signifikan pada sikap menggunakan SiPAD. Sikap menggunakan SiPAD memiliki dampak signifikanKemudahan penggunaan dan kegunaan yang dipercaya memiliki dampak signifikan pada sikap menggunakan SiPAD. Sikap menggunakan SiPAD memiliki dampak signifikan
UWHSUWHS Laporan kasus ini bertujuan untuk membahas tentang manajemen fisioterapi dalam menangani gangguan gerak dan fungsi gerak pada kasus post-op ACLR. PenatalaksanaanLaporan kasus ini bertujuan untuk membahas tentang manajemen fisioterapi dalam menangani gangguan gerak dan fungsi gerak pada kasus post-op ACLR. Penatalaksanaan
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan dan program yang mendukung kemandirian penyandang disabilitas fisik,Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan dan program yang mendukung kemandirian penyandang disabilitas fisik,
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera yang paling umum terjadi pada atlet olahraga. Cedera ini disebabkan oleh robekan padaCedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera yang paling umum terjadi pada atlet olahraga. Cedera ini disebabkan oleh robekan pada
UNIVMEDUNIVMED Kesimpulan: Tingkat pengetahuan perawat pediatrik tentang penahanan fisik cukup baik dan sikap mereka positif, namun terdapat kekurangan dalam praktik.Kesimpulan: Tingkat pengetahuan perawat pediatrik tentang penahanan fisik cukup baik dan sikap mereka positif, namun terdapat kekurangan dalam praktik.
UGMUGM Perubahan lingkungan bisnis masa kini telah mendorong perusahaan untuk bekerja sama dengan kompetitor agar mendapatkan keunggulan kompetitif melalui situasiPerubahan lingkungan bisnis masa kini telah mendorong perusahaan untuk bekerja sama dengan kompetitor agar mendapatkan keunggulan kompetitif melalui situasi
Useful /
IAINPTKIAINPTK Akhir‑akhir ini, masyarakat Muslim Indonesia dihebohkan oleh kebijakan pemerintah menerapkan vaksin AstraZeneca untuk meminimalisir dampak negatif COVID‑19.Akhir‑akhir ini, masyarakat Muslim Indonesia dihebohkan oleh kebijakan pemerintah menerapkan vaksin AstraZeneca untuk meminimalisir dampak negatif COVID‑19.
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan guru profesional di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Palopo. Memahami kompetensi guruPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan guru profesional di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Palopo. Memahami kompetensi guru
UGMUGM Penelitian ini menguji berbagai faktor penentu pengadopsian teknologi dengan menghubungkan lingkungan organisasional teknologi dengan faktor kapabilitasPenelitian ini menguji berbagai faktor penentu pengadopsian teknologi dengan menghubungkan lingkungan organisasional teknologi dengan faktor kapabilitas
UGMUGM Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan struktur nilai antara konsumen Jawa dan non-Jawa, dengan konsumen Jawa lebih kaya dalam atribut dan nilai. PenelitianHasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan struktur nilai antara konsumen Jawa dan non-Jawa, dengan konsumen Jawa lebih kaya dalam atribut dan nilai. Penelitian