JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPenelitian ini bertujuan menganalisis prinsip pembelajaran matematika pada Fase C sekolah dasar (kelas V-VI) berdasarkan pendekatan keterampilan berpikir LOTS (Lower Order Thinking Skills), MOTS (Middle Order Thinking Skills), dan HOTS (Higher Order Thinking Skills). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber terpercaya terkait teori pembelajaran, pengembangan materi, serta implementasi kurikulum yang mengintegrasikan ketiga level berpikir tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip pembelajaran matematika Fase C harus dirancang secara berjenjang dengan penekanan pada pemahaman konsep yang kuat, penerapan keterampilan berhitung kompleks, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis serta kreatif siswa. Integrasi LOTS, MOTS, dan HOTS dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi matematika, serta kesiapan siswa menghadapi tuntutan kompetensi abad ke-21. Kajian ini menekankan pentingnya peran guru dalam merancang aktivitas pembelajaran dan instrumen evaluasi yang seimbang dengan ketiganya. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan pembelajaran matematika yang lebih sistematis, bermakna, dan adaptif sesuai perkembangan kognitif peserta didik di sekolah dasar.
Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi LOTS, MOTS, dan HOTS dalam pembelajaran matematika Fase C untuk optimalisasi perkembangan kognitif siswa.Temuan menunjukkan bahwa keseimbangan ketiga level berpikir ini belum diterapkan secara komprehensif, terutama dalam prinsip geometri yang dominan LOTS.Rekomendasi meliputi desain pembelajaran sistematis, kontekstual, dan penguatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kerangka berpikir tersebut.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penerapan kerangka LOTS-MOTS-HOTS dalam pembelajaran geometri di Fase C, khususnya dalam meningkatkan kemampuan analisis siswa. Selanjutnya, perlu dikembangkan program pelatihan guru untuk memperkuat penerapan pendekatan berpikir tingkat tinggi dalam kurikulum. Terakhir, studi tentang dampak pembelajaran kontekstual terhadap pengembangan HOTS di tingkat sekolah dasar dapat menjadi arah penelitian yang relevan, terutama untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
| File size | 333.08 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA (d) Perempuan Ibu Kota, Ratu Malang, Rara Oyi, Perempuan Puri objek kekerasan fisik, verbal, dan psikis. (e) Lusi Lindri sebagai objek beban ganda dalam(d) Perempuan Ibu Kota, Ratu Malang, Rara Oyi, Perempuan Puri objek kekerasan fisik, verbal, dan psikis. (e) Lusi Lindri sebagai objek beban ganda dalam
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini bertujuan menerapkan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan indikator kinerja kunci (KPI)Penelitian ini bertujuan menerapkan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan indikator kinerja kunci (KPI)
TYARLYTATYARLYTA 39, setelah penambahan 1 Tenaga Kerja didapatkan crashing 302 hari dengan biaya sebesar sebesar Rp. 302,15, untuk penambahan 2 Tenaga Kerja didapatkan39, setelah penambahan 1 Tenaga Kerja didapatkan crashing 302 hari dengan biaya sebesar sebesar Rp. 302,15, untuk penambahan 2 Tenaga Kerja didapatkan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen keuangan dan perencanaan kegiatan pada Skaa Truna-Truni (STT)Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen keuangan dan perencanaan kegiatan pada Skaa Truna-Truni (STT)
UNUKALTIMUNUKALTIM Penelitian ini mengkaji delapan artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 yang membahas implementasi Nature of Science (NOS) dalam pendidikanPenelitian ini mengkaji delapan artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 yang membahas implementasi Nature of Science (NOS) dalam pendidikan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAPenelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kuesioner akhir menunjukkan 96% peserta menilai pelatihan aplikatif dan menyatakan minat untuk mengikuti pelatihan lanjutan. Kegiatan ini menjadi strategiKuesioner akhir menunjukkan 96% peserta menilai pelatihan aplikatif dan menyatakan minat untuk mengikuti pelatihan lanjutan. Kegiatan ini menjadi strategi
MANDALANURSAMANDALANURSA Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berupa LKPD berbasis PBL sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif danHal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berupa LKPD berbasis PBL sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan
Useful /
Tel-UTel-U Ketiga bahan tersebut diuji dengan reaksi fiksasi atau mordan menggunakan teknik cap untuk menciptakan inovasi baru dalam pemanfaatan pewarna alami. ReaksiKetiga bahan tersebut diuji dengan reaksi fiksasi atau mordan menggunakan teknik cap untuk menciptakan inovasi baru dalam pemanfaatan pewarna alami. Reaksi
UPGRIPLKUPGRIPLK Akibatnya lulusan tidak dapat bersaing dengan mahasiswa yang memiliki pendidikan non‑kejuruan. Dapat disimpulkan bahwa mata kuliah Bahasa Inggris memilikiAkibatnya lulusan tidak dapat bersaing dengan mahasiswa yang memiliki pendidikan non‑kejuruan. Dapat disimpulkan bahwa mata kuliah Bahasa Inggris memiliki
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penelitian menunjukkan bahwa kompetensi bahasa Inggris siswa XI jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMK N 1 Angkola Timur berada pada level Pre‑A1 hinggaPenelitian menunjukkan bahwa kompetensi bahasa Inggris siswa XI jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMK N 1 Angkola Timur berada pada level Pre‑A1 hingga
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kendala dalam menyampaikan ide secara lisan dalam Bahasa Inggris, seperti rasa tidak percaya diri, kurangnyaNamun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kendala dalam menyampaikan ide secara lisan dalam Bahasa Inggris, seperti rasa tidak percaya diri, kurangnya