JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran bahasa inggris serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kotabaru. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya bahasa global dan kebutuhan akan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa di beberapa SMP Negeri di Kotabaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap materi bahasa inggris, khususnya dalam keterampilan mendengarkan (listening) dan berbicara (speaking). Namun, efektivitas penggunaannya masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti keterbatasan sarana teknologi, kemampuan guru dalam mengoperasikan media, dan ketersediaan bahan ajar yang sesuai dengan konteks lokal. Penelitian ini juga menemukan bahwa preferensi siswa terhadap media audiovisual cukup tinggi karena media tersebut dianggap lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan metode konvensional. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan media audiovisual memiliki potensi besar untuk meningkatkan pembelajaran bahasa inggris di daerah, terutama jika didukung oleh pelatihan guru dan pengembangan infrastruktur pendidikan.

Media audiovisual terbukti efektif meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa SMP dalam pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan listening dan speaking.Sebagian besar siswa (76%) menyukai metode ini dan 73% merasa materi lebih mudah dipahami, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas seperti proyektor dan internet, serta kemampuan guru dalam mengelola media.Kendala utama meliputi keterbatasan sarana teknologi, kurangnya pelatihan bagi guru, dan koneksi internet yang tidak stabil.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh konten audiovisual yang disesuaikan dengan konteks lokal dibandingkan dengan konten standar terhadap kemampuan mendengarkan dan berbicara siswa SMP di daerah pedesaan, dengan menggunakan desain eksperimental berkelompok. Selain itu, perlu dikembangkan program pelatihan profesional bagi guru untuk membangun dan mengintegrasikan materi audiovisual berbiaya rendah, kemudian dievaluasi dampaknya terhadap keterlibatan siswa serta hasil belajar bahasa Inggris secara kuantitatif dan kualitatif. Selanjutnya, studi dapat meneliti efektivitas solusi konektivitas internet yang berkelanjutan, seperti sistem streaming offline atau paket data seluler khusus pendidikan, dalam mendukung kelangsungan pembelajaran berbasis audiovisual di sekolah dengan infrastruktur terbatas.

  1. Literasi Digital dalam Pembelajaran: Perspektif Alumni PGSD | Jurnal Basicedu. literasi digital pembelajaran... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/4322Literasi Digital dalam Pembelajaran Perspektif Alumni PGSD Jurnal Basicedu literasi digital pembelajaran jbasic index php basicedu article view 4322
Read online
File size354.9 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test