DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini mengkaji praktik poligami dari sudut pandang Q.S. An-Nisā ayat 3, dengan perhatian khusus pada aspek hukum serta hak-hak kemanusiaan terkait implementasinya. Poligami, yang berarti pernikahan seorang pria dengan lebih dari satu wanita, diatur secara tegas dalam ayat tersebut dengan syarat utama berupa keadilan. Allah SWT menetapkan batas maksimal empat wanita sebagai istri, namun hanya bagi mereka yang benar-benar dapat memenuhi keadilan di antara para istri. Studi ini memusatkan perhatian pada analisis arti dari kata-kata kunci dalam ayat itu serta pemahaman tentang konsep keadilan jasmani—seperti pemenuhan nafkah, pembagian waktu, dan tanggung jawab—serta keadilan emosional yang terkait dengan perasaan dan kasih sayang. Meskipun sulit untuk mencapai keadilan yang sempurna dalam aspek emosional, Islam menekankan perlunya bersikap adil dalam hal-hal yang dapat diatur secara praktis. Oleh karena itu, penelitian ini menggarisbawahi bahwa poligami yang terdapat dalam Q. S. An-Nisā ayat 3 bukan hanya sebuah isu hukum semata, tetapi juga merupakan manifestasi dari tanggung jawab moral dan penghargaan terhadap hak-hak istri. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih adil mengenai poligami yang berlandaskan prinsip keadilan sosial dan hukum Islam.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam Islam, diperbolehkan untuk menikahi lebih dari satu perempuan, maksimal hingga empat, selama memenuhi syarat yang ditentukan.Kecuali untuk anak perempuan yatim yang tidak sesuai dengan ketentuan agama dan juga untuk hamba sahaya, jika mampu untuk menikahi wanita merdeka.Dalam hal keadilan, seharusnya berusaha untuk bersikap adil secara lahir dan batin.Namun, sulit bagi manusia untuk sepenuhnya adil dalam poligami ketika berbicara tentang perasaan.Oleh karena itu, bila tanpa sengaja seseorang lebih menyayangi salah satu istri, hal tersebut dapat dimaafkan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis poligami terhadap istri dan anak-anak dalam konteks budaya Indonesia yang beragam. Hal ini penting untuk memahami bagaimana praktik poligami memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional keluarga. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan implementasi hukum poligami di Indonesia dengan negara-negara Muslim lainnya, dengan fokus pada mekanisme perlindungan hak-hak istri dan anak-anak. Perbandingan ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menegakkan keadilan dalam praktik poligami. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif perempuan yang hidup dalam keluarga poligami, termasuk pengalaman mereka dalam menegosiasikan keadilan, mengatasi konflik, dan mempertahankan identitas diri. Penelitian ini dapat memberikan suara kepada perempuan yang seringkali terpinggirkan dalam diskusi tentang poligami dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
| File size | 626.08 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ABHINAYAABHINAYA Konsep mahar yang ideal harus mempertimbangkan prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi kedua belah pihak, tanpa menjadi alat eksploitasi atau dominasi.Konsep mahar yang ideal harus mempertimbangkan prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi kedua belah pihak, tanpa menjadi alat eksploitasi atau dominasi.
TAMANLITERATAMANLITERA Pendapat mereka sejalan dengan maqashid syariah kontemporer, khususnya terkait upaya menjaga keutuhan dan keberlanjutan institusi keluarga. Fenomena pernikahanPendapat mereka sejalan dengan maqashid syariah kontemporer, khususnya terkait upaya menjaga keutuhan dan keberlanjutan institusi keluarga. Fenomena pernikahan
UNISUNIS Akibat hukum dari penolakan ini berdampak pada hak anak terkait status nasab dan warisan, serta hak istri untuk mendapatkan warisan dan harta gono gini.Akibat hukum dari penolakan ini berdampak pada hak anak terkait status nasab dan warisan, serta hak istri untuk mendapatkan warisan dan harta gono gini.
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Di Indonesia sendiri terdapat tiga produk peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang persoalan perkawinan. Tidak hanya mengatur perkawinan,Di Indonesia sendiri terdapat tiga produk peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang persoalan perkawinan. Tidak hanya mengatur perkawinan,
UM SURABAYAUM SURABAYA Perkawinan itsbat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengesahan perkawinan oleh Pengadilan Agama menurut wilayah hukumnya masing-masing. PenetapanPerkawinan itsbat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengesahan perkawinan oleh Pengadilan Agama menurut wilayah hukumnya masing-masing. Penetapan
STISNQSTISNQ Penelitian ini bertujuan untuk menjawab problem resech yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah, yaitu 1) mengungkap bagaimana proses terjadinya perkawinanPenelitian ini bertujuan untuk menjawab problem resech yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah, yaitu 1) mengungkap bagaimana proses terjadinya perkawinan
IAIN CURUPIAIN CURUP Salah satu tuduhan negatif yang ditujukan terhadap Islam, terutama dari kalangan Barat (orientalis), adalah bahwa Islam adalah agama yang cenderung membenarkanSalah satu tuduhan negatif yang ditujukan terhadap Islam, terutama dari kalangan Barat (orientalis), adalah bahwa Islam adalah agama yang cenderung membenarkan
UINUIN Penulis menyimpulkan bahwa para ulama berbeda pendapat tentang pengertian walad. Ulama Suni berpendapat bahwa walad itu hanya anak laki-laki, sedangkanPenulis menyimpulkan bahwa para ulama berbeda pendapat tentang pengertian walad. Ulama Suni berpendapat bahwa walad itu hanya anak laki-laki, sedangkan
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA 13 Tahun 2003 belum berjalan optimal karena masih ditemukan praktik pengalihdayaan pada pekerjaan inti, ketimpangan perlindungan antara pekerja outsourcing13 Tahun 2003 belum berjalan optimal karena masih ditemukan praktik pengalihdayaan pada pekerjaan inti, ketimpangan perlindungan antara pekerja outsourcing
DAARULHUDADAARULHUDA Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa mekanisme perlindungan hukum, baik yang bersifat preventif maupun represif, belum sepenuhnya memberikan kepastianTemuan penelitian ini memperlihatkan bahwa mekanisme perlindungan hukum, baik yang bersifat preventif maupun represif, belum sepenuhnya memberikan kepastian
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Beban mekanis kompleks yang diaplikasikan memiliki potensi besar dalam identifikasi perilaku inelastis menggunakan metode inversi. Pada bagian pertama,Beban mekanis kompleks yang diaplikasikan memiliki potensi besar dalam identifikasi perilaku inelastis menggunakan metode inversi. Pada bagian pertama,
IAIN CURUPIAIN CURUP Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi BPJS Kesehatan yang real terjadi di kota bengkulu, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukanPenelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi BPJS Kesehatan yang real terjadi di kota bengkulu, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan