UNISMUHUNISMUH
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISEXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kata-kata tabu, bentuk tabu, dan referensi tabu. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan dua jenis data: primer dan sekunder. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dalam penelitian ini. Instrumen lainnya meliputi panduan wawancara, smartphone, dan buku catatan. Sumber data adalah 3 informan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data yang diidentifikasi dianalisis sebagai berikut: data kata-kata tabu dianalisis ke dalam 3 domain konsep Tri Hita Karana. Data terkait bentuk tabu dianalisis menggunakan teori Frazer (1955) dan Montagu (1973), sedangkan data terkait referensi kata-kata tabu dianalisis menggunakan teori Frazer (1955). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 44 kata-kata tabu yang ditemukan dan terhubung dengan tiga domain konsep Tri Hita Karana. 3 terkait Parahyangan, 37 terkait Pawongan, dan 5 terkait Palemahan. 40 dari 44 kata-kata tabu diklasifikasikan sebagai kata-kata umpatan. 4 dari 44 kata-kata tabu yang diidentifikasi diklasifikasikan sebagai nama tabu. Dari 44 kata-kata tabu ditemukan 11 jenis referensi: nama orang tua (3), nama hewan (4), menyebut alat kelamin (5), aktivitas seksual (4), kebijaksanaan penguasa (1), fungsi tubuh (6), alam (1), penyakit (9), nama roh (1), kata ganti pribadi (5), dan aktivitas spesifik (5).
Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, kesimpulan yang dapat ditarik adalah.Terdapat 44 kata-kata tabu yang sering digunakan oleh masyarakat Desa Panekan berdasarkan tiga domain konsep Tri Hita Karana, yaitu Parahyangan.gentho, railmul, tempilk, kenthul, cocote, jancok, ndasmul, cangkemmul, jampult, matamul, bawulk, konthol, pilcek, keple, ngaceng, mendho, koklok, mbahmul, gendeng, jembult, mbokmul, julh, dapulranmul, iltel, goblok, lulmoh, bulntong, buldhek, dengkullmul, mbadhok, semlohe, kopoken, pakmul, kok, sultange, gondhek, dan Palemahan.Kata-kata tabu berdasarkan bentuk dibagi menjadi dua bagian, yaitu tabu pada nama dan tabu pada umpatan.Total 40 kata yang diklasifikasikan sebagai kata umpatan tabu yang terkait dengan teori Montagu (1973).gondhek, tiltenono, dhemilt, modaro, sultange, kopoken, semlohe, mbadhok, dengkullmul, buldhek, bulntong, lulmoh, goblok, iltel, dapulranmul, julh, jembult, gendheng, koklok, mendho, ngaceng, keple, pilcek, konthol, bawulk, matamul, jampult, cangkemul, ndasmul, jancok, cocote, kenthul, modaro, tempilk, gentho, bosok, jangkrilk, berulk, celeng, asul dan 4 kata yang termasuk dalam teori Frazer (1955).Terdapat 10 referensi kata-kata tabu dan 10 referensi kata-kata tabu di Desa Panekan, yaitu.asul, jangkrilk, berulk, celeng, menyebut alat kelamin.bawulk, konthok, jembult, iltel, tempilk, aktivitas seksual.matane, railmul, dengkullmul, ndasmul, cocote, cangkemul, dengkullmul, sultange, alam.pilcek, mendho, goblok, gendheng, buldhek, lulmoh, kopoken, bulntong, nama roh.gentho, gondhek, keple, julh, kok, aktivitas spesifik.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mempelajari dampak penggunaan media sosial terhadap pergeseran makna kata-kata tabu dalam bahasa Jawa di Desa Panekan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi persepsi generasi muda terhadap penggunaan kata-kata tabu dalam konteks budaya lokal. Penelitian lainnya bisa membandingkan variasi kata-kata tabu di berbagai wilayah Jawa untuk memahami perbedaan penggunaan dan makna yang terkait dengan konsep Tri Hita Karana.
- A Dynamic Process Model for Finding Informants and Gaining Access in Qualitative Research - Amanda Peticca-Harris,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1094428116629218A Dynamic Process Model for Finding Informants and Gaining Access in Qualitative Research Amanda Peticca Harris journals sagepub doi 10 1177 1094428116629218
- 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof 3c df av 000z ui ao 1db 4oh rb s4 fp 0t endstream metadata... doi.org/10.4304/tpls.3.12.2310-23140 pdf obj endobj xref trailer startxref eof 3c df av 000z ui ao 1db 4oh rb s4 fp 0t endstream metadata doi 10 4304 tpls 3 12 2310 2314
- TABOO WORDS IN DELI JAVANESE DIALECT | Zuindra | Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature,... doi.org/10.30743/ll.v5i2.4562TABOO WORDS IN DELI JAVANESE DIALECT Zuindra Language Literacy Journal of Linguistics Literature doi 10 30743 ll v5i2 4562
| File size | 414.78 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ISBIISBI Sebagian peristiwa yang dramatis itu, pada umumnya mengendap menjadi luka-luka batin yang traumatis sifatnya. Djokopekik memiliki pengalaman mendapatkanSebagian peristiwa yang dramatis itu, pada umumnya mengendap menjadi luka-luka batin yang traumatis sifatnya. Djokopekik memiliki pengalaman mendapatkan
PNBPNB Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kontribusi rata-rata persentase platform onlineTeknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kontribusi rata-rata persentase platform online
YMPNYMPN Kesimpulannya, Mebuug-Buugan adalah ekspresi budaya yang berharga yang mencerminkan makna spiritual dan ekologis yang mendalam. Revitalisasinya menegaskanKesimpulannya, Mebuug-Buugan adalah ekspresi budaya yang berharga yang mencerminkan makna spiritual dan ekologis yang mendalam. Revitalisasinya menegaskan
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Pertama, langkah-langkah penggunaan media YouTube pada kanal Mau Tau Banget dalam pembelajaran menulis teks eksposisi terdiri atas kegiatan pendahuluan,Pertama, langkah-langkah penggunaan media YouTube pada kanal Mau Tau Banget dalam pembelajaran menulis teks eksposisi terdiri atas kegiatan pendahuluan,
PENERBITPENERBIT Sumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui studi dokumen dan studi kepustakaan. HasilSumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui studi dokumen dan studi kepustakaan. Hasil
169169 Metode penciptaan mengaplikasikan metode Literasi Tubuh Wajiwa dan garap tari kontemporer membentuk sebuah jejaringan yang saling memperkuat, terjadinyaMetode penciptaan mengaplikasikan metode Literasi Tubuh Wajiwa dan garap tari kontemporer membentuk sebuah jejaringan yang saling memperkuat, terjadinya
UNUDUNUD Perkembangan radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Indonesia telah menyebar ke berbagai lembaga seperti pendidikan, keluarga, pemerintah, dan agama,Perkembangan radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Indonesia telah menyebar ke berbagai lembaga seperti pendidikan, keluarga, pemerintah, dan agama,
UNUDUNUD It can be said that the Indonesia culture at the present day are actually rooted in the period of prehistoric, classical history, modern and post modernIt can be said that the Indonesia culture at the present day are actually rooted in the period of prehistoric, classical history, modern and post modern
Useful /
UNUDUNUD Keempat karya tersebut meliputi novel berbahasa Bali berjudul Bukit Buung Bukit Mentik karya Agung Wiyat S. Ardhi, novel berbahasa Indonesia Senja di CandiKeempat karya tersebut meliputi novel berbahasa Bali berjudul Bukit Buung Bukit Mentik karya Agung Wiyat S. Ardhi, novel berbahasa Indonesia Senja di Candi
UNUDUNUD Meskipun pariwisata bahari dan budaya merupakan dua kategori yang berbeda, di Bali terdapat banyak aktivitas budaya yang berlangsung di pantai atau kawasanMeskipun pariwisata bahari dan budaya merupakan dua kategori yang berbeda, di Bali terdapat banyak aktivitas budaya yang berlangsung di pantai atau kawasan
UNUDUNUD Interaksi sosial antaranggota komunitas agama pada umumnya bersifat harmonis, ditunjang oleh perayaan ritual, tradisi ngejot, kegiatan sosial, simbol bersama,Interaksi sosial antaranggota komunitas agama pada umumnya bersifat harmonis, ditunjang oleh perayaan ritual, tradisi ngejot, kegiatan sosial, simbol bersama,
UNUDUNUD Artikel ini juga menyajikan upaya guru untuk mengurangi kerugian tersebut dengan tetap mempertahankan pembelajaran apresiasi sastra. Ditemukan 7 soal sastraArtikel ini juga menyajikan upaya guru untuk mengurangi kerugian tersebut dengan tetap mempertahankan pembelajaran apresiasi sastra. Ditemukan 7 soal sastra