EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH

Al-Ulum: Jurnal Pendidikan IslamAl-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten dakwah di TikTok terhadap penguatan nilai-nilai moral remaja. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, studi ini melibatkan 31 remaja di Desa Kubang Agung sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah di TikTok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penguatan nilai-nilai moral remaja, dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,314 mengindikasikan bahwa 31,4% variasi nilai moral remaja dapat dijelaskan oleh konten dakwah di TikTok, sementara 68,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok dapat berfungsi sebagai media dakwah yang efektif, mampu menyampaikan nilai moral secara kreatif dan mudah diterima oleh remaja, asalkan dimanfaatkan secara bijak dan didukung oleh ekosistem pendidikan moral yang holistik.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa konten dakwah di TikTok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penguatan nilai-nilai moral remaja.Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa 31,4% variasi nilai moral remaja dapat dijelaskan oleh konten dakwah di TikTok.Namun, masih ada 68,6% faktor lain di luar penelitian yang mempengaruhi moralitas remaja.Penelitian ini merekomendasikan agar para pendakwah dan pembuat konten terus meningkatkan kualitas pesan dakwah yang disampaikan melalui TikTok, dengan tetap menjaga prinsip-prinsip dakwah yang bijak, inspiratif, dan penuh wawasan.Pemerintah dan institusi pendidikan juga dapat berperan dalam memberikan pelatihan literasi digital kepada remaja agar mereka mampu menyaring konten secara kritis dan memanfaatkan konten positif.Penelitian lebih lanjut juga disarankan untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi moralitas remaja, seperti jenis konten dakwah, frekuensi akses, motivasi menonton, dan interaksi sosial yang timbul dari penggunaan media sosial.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran keluarga, lingkungan sosial, pendidikan agama formal, dan pengaruh teman sebaya dalam membentuk moralitas remaja? Kedua, apakah ada perbedaan pengaruh konten dakwah di TikTok terhadap moralitas remaja berdasarkan jenis kelamin atau latar belakang sosial ekonomi? Ketiga, bagaimana cara optimalisasi konten dakwah di TikTok agar lebih efektif dalam menguatkan nilai-nilai moral remaja? Keempat, apakah ada hubungan antara frekuensi akses konten dakwah di TikTok dengan tingkat penguatan nilai-nilai moral remaja? Kelima, bagaimana peran pemerintah dan institusi terkait dalam mendukung ekosistem pendidikan moral yang holistik untuk remaja di era digital?.

Read online
File size1.18 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test