HARPRESSIDHARPRESSID

Asian Academic Summit ProceedingAsian Academic Summit Proceeding

Pengentasan kemiskinan adalah masalah yang sangat mendesak untuk diselesaikan di suatu negara karena merupakan indikator penting dalam mewujudkan masyarakat makmur. Metode penulis untuk memperoleh informasi tentang pengentasan kemiskinan di dunia menggunakan bibliometrik dengan aplikasi Vosviewer. Data, informasi, dan pengetahuan mengenai artikel yang dianalisis diakses dari berbagai referensi seperti Scopus, Tailor dan Prancis, Emerald, Springer, dan lainnya berdasarkan akses ke Dimensions Index dan Publish or Peris. Hasil analisis menemukan bahwa artikel yang berkontribusi terbanyak berasal dari Amerika Serikat, Tiongkok, Indonesia, Kanada, India, dan Malaysia. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa sektor-sektor lain juga telah berkontribusi besar atau memiliki dampak pada penawaran solusi alternatif yang tepat untuk pengentasan kemiskinan.

Pengentasan kemiskinan telah menjadi isu utama bersama dengan upaya menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.Banyak artikel dari berbagai belahan dunia telah berkontribusi banyak untuk mendiskusikan fenomena ini.Negara-negara yang berkontribusi terbanyak secara berurutan adalah Amerika Serikat, Tiongkok, Indonesia, Kanada, India, dan Malaysia.Namun, kontribusi kutipan atau dampak artikel dari negara-negara ini secara tepat adalah Tiongkok, Malaysia, dan Pakistan.Data ini menunjukkan bahwa artikel yang diterbitkan di jurnal telah berkontribusi pada penyelesaian masalah pengentasan kemiskinan.Bidang ilmu yang berperan penting dalam pengentasan kemiskinan adalah ekonomi dan kebijakan publik.Meskipun harus diakui bahwa telah ada banyak referensi dari bidang lain yang mendiskusikan pengentasan kemiskinan dari berbagai perspektif ilmiah.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan aplikasi Vosviewer terhadap tren penelitian global dalam pengentasan kemiskinan. 2. Studi perbandingan antara strategi pengentasan kemiskinan di negara-negara berkembang dan maju dapat memberikan wawasan baru tentang efektivitas kebijakan publik. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis peran sektor ekonomi dalam merancang solusi berkelanjutan bagi masyarakat miskin, khususnya di kawasan Asia Tenggara. 4. Penelitian dapat mengkaji hubungan antara inovasi teknologi dan partisipasi masyarakat dalam program pengentasan kemiskinan. 5. Studi tentang peran pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat miskin dapat menjadi arah penelitian baru.

  1. Zinc deficiency in low‐ and middle‐income countries: prevalence and approaches for... doi.org/10.1111/jhn.12791Zinc deficiency in lowyAAAa and middleyAAAaincome countries prevalence and approaches for doi 10 1111 jhn 12791
Read online
File size291.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test