AIBPMAIBPM

International Journal of Applied Business and International ManagementInternational Journal of Applied Business and International Management

Lahan suboptimal di Kabupaten Minahasa memiliki potensi kuat untuk produksi terpadu sapi-padi-jagung, namun inefisiensi produksi dan kapasitas manajerial yang terbatas masih menghambat kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi teknis, daya saing, dan prioritas pengembangan strategis untuk sistem terpadu di lahan suboptimal Minahasa. SFA dan DEA digunakan untuk mengukur efisiensi teknis, sementara PAM menilai keunggulan komparatif dan kompetitif. Analisis SWOT, Matriks IE, dan QSPM diterapkan untuk merumuskan arah strategis. Data primer dikumpulkan dari 90 petani-peternak yang mewakili jenis usaha tradisional, semi-komersial, dan komersial. Temuan menunjukkan rata-rata efisiensi teknis 0,72, menunjukkan potensi peningkatan 28%. Sistem sapi-jagung memiliki keunggulan komparatif yang lebih kuat (DRCR 0,79) dibandingkan sapi-padi (DRCR 0,82), meskipun keduanya menghadapi kendala daya saing privat (PCR > 1). Hasil SWOT-IE menempatkan sistem di Kuadran V (“Pertahankan dan Jaga), dengan prioritas pada peningkatan efisiensi, penguatan kelembagaan, pengembangan produk berbasis limbah hilir, dan adaptasi risiko. Sistem terpadu dapat menjadi model pertanian berkelanjutan yang efisien dan kompetitif dengan dukungan kelembagaan yang memadai dan inovasi teknologi.

Studi ini menunjukkan bahwa sistem pertanian terpadu sapi-padi-jagung pada lahan suboptimal di Kabupaten Minahasa memiliki potensi pengembangan yang kuat, meskipun tingkat efisiensi teknis rata-rata (0,72) dan daya saing privatnya relatif moderat.Analisis IFE-EFE dan SWOT-IE menempatkan sistem ini pada kuadran Pertahankan dan Jaga, dengan kekuatan utama berupa ketersediaan residu biomassa, pengalaman petani, serta dukungan kebijakan.Namun, kelemahan utamanya meliputi keterbatasan akses terhadap modal, teknologi, dan kapasitas kelembagaan.Oleh karena itu, strategi prioritas harus difokuskan pada penguatan organisasi petani, penyediaan fasilitas pengolahan pakan fermentasi dan pupuk organik, fasilitasi skema pembiayaan produktif, serta pengembangan kemitraan pemasaran untuk produk ternak dan pupuk organik.Studi ini terbatas pada satu area penelitian dan mengandalkan penilaian SWOT berbasis persepsi, yang mungkin memengaruhi generalisasi temuan dan memerlukan validasi lebih lanjut.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis studi ini dengan menguji validitas dan adaptabilitas model strategi pengembangan sistem pertanian terpadu sapi-padi-jagung di berbagai wilayah lahan suboptimal lain di Indonesia. Hal ini penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor sosial, ekonomi, dan biofisik lokal memengaruhi keberhasilan implementasi strategi tersebut, sehingga dapat merumuskan rekomendasi yang lebih umum dan relevan. Selain itu, investigasi mendalam mengenai dampak spesifik dari intervensi penguatan kapasitas, seperti program pelatihan teknologi pengolahan limbah pertanian atau akses terhadap skema pembiayaan mikro, terhadap peningkatan efisiensi teknis dan daya saing privat petani perlu dilakukan. Studi ini akan membantu mengukur secara kuantitatif sejauh mana intervensi tersebut dapat mengatasi keterbatasan modal dan teknologi yang saat ini dihadapi petani. Terakhir, untuk menjembatani kesenjangan antara keunggulan komparatif dan daya saing privat yang masih lemah, penelitian di masa depan harus fokus pada analisis rantai nilai dan pengembangan mekanisme pasar yang inovatif. Ini termasuk eksplorasi potensi pengembangan produk turunan bernilai tinggi dari biomassa, seperti pupuk organik terstandar atau pakan fermentasi, serta model kemitraan yang efektif untuk meningkatkan posisi tawar petani dan memastikan manfaat ekonomis dapat dirasakan secara langsung oleh mereka.

  1. Policies for Reintegrating Crop and Livestock Systems: A Comparative Analysis. policies crop livestock... doi.org/10.3390/su9030473Policies for Reintegrating Crop and Livestock Systems A Comparative Analysis policies crop livestock doi 10 3390 su9030473
  2. Analysis of Strategy for Local Beef Cattle Competitiveness Development in North Sulawesi | Kalangi |... ejournal.aibpmjournals.com/index.php/IJABIM/article/view/1440Analysis of Strategy for Local Beef Cattle Competitiveness Development in North Sulawesi Kalangi ejournal aibpmjournals index php IJABIM article view 1440
  3. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sistem Pertanian Terpadu di Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten... doi.org/10.29244/agrokreatif.6.2.97-105Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sistem Pertanian Terpadu di Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kabupaten doi 10 29244 agrokreatif 6 2 97 105
  4. PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN JAGUNG SEBAGAI PAKAN TERNAK PADA KELOMPOK TANI TERNAK (KTT) ABIMANYU 1 KELURAHAN... doi.org/10.34124/jpkm.v4i1.87PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN JAGUNG SEBAGAI PAKAN TERNAK PADA KELOMPOK TANI TERNAK KTT ABIMANYU 1 KELURAHAN doi 10 34124 jpkm v4i1 87
Read online
File size499.35 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test