UmriUmri

Photon: Jurnal Sain dan KesehatanPhoton: Jurnal Sain dan Kesehatan

Elektrokoagulasi adalah metode pengolahan limbah cair yang keefektifannya sangat dipengaruhi oleh parameter operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi parameter operasional, yaitu kerapatan arus dan waktu elektrolisis, dalam pengolahan limbah surfaktan secara elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi dilakukan dengan sistem batch menggunakan limbah simulasi sodium dodesil sulfat (SDS) pada kondisi operasional: konsentrasi SDS 200 mg/L, pH awal 4, dan tanpa penambahan elektrolit garam. Aluminium digunakan sebagai bahan elektroda. Variasi kerapatan arus adalah 25, 50, 75, 100, dan 150 A/m2. Variasi waktu elektrolisis adalah 15, 30, 45, dan 60 menit. Pengolahan limbah surfaktan secara elektrokoagulasi efektif pada kerapatan arus 50 A/m2 dengan waktu elektrolisis 60 menit dengan efisiensi penurunan kadar surfaktan sebesar 97,05%.

Pengolahan limbah surfaktan secara elektrokoagulasi efektif pada kerapatan arus 50 A/m2 dengan waktu elektrolisis 60 menit dengan efisiensi penurunan kadar surfaktan sebesar 97,05%.Hasil ini menunjukkan bahwa kerapatan arus dan waktu elektrolisis memiliki peran penting dalam keberhasilan proses elektrokoagulasi.Optimasi parameter-parameter ini dapat meningkatkan efisiensi pengolahan limbah surfaktan secara signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh jenis elektroda terhadap efisiensi elektrokoagulasi, dengan mempertimbangkan material elektroda selain aluminium, seperti besi atau paduan lainnya, untuk melihat potensi peningkatan kinerja dan pengurangan biaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem elektrokoagulasi yang lebih efisien energi, misalnya dengan mengintegrasikan sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk mengurangi dampak lingkungan dan biaya operasional. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji efektivitas elektrokoagulasi dalam mengolah limbah surfaktan yang mengandung berbagai jenis kontaminan lain, seperti logam berat atau senyawa organik kompleks, sehingga dapat menghasilkan sistem pengolahan limbah yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap berbagai jenis limbah industri.

Read online
File size356.53 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test