UM SURABAYAUM SURABAYA
Proceeding Series Universitas Muhammadiyah SurabayaProceeding Series Universitas Muhammadiyah SurabayaPandemi COVID-19 yang telah memberikan beban pada kesehatan di berbagai belahan dunia memerlukan penanganan yang komprehensif, salah satunya adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi membantu sistem tubuh menghasilkan imunitas poten untuk menurunkan risiko terjadinya infeksi, morbiditas, maupun mortalitas akibat COVID-19. Meskipun demikian terdapat tantangan terhadap keberadaan vaksin yang bersifat spesifik ini yaitu mutase sars-cov-2 yang terus menerus terjadi.
Vaksin dalam konteks pandemi COVID-19 dapat berperan dalam membantu untuk segera mengakhiri pandemi.Vaksin berperan sebagai agen profilaksis, bukan terapeutik sehingga tidak dapat menyembuhkan individu yang terinfeksi COVID-19.Meskipun demikian, mekanisme imunisasi pasca pemberian vaksin dapat membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi, atau menurunkan mortalitas dan morbiditas infeksi COVID-19.Tantangan akan kemampuan vaksin yang saat ini ada untuk dapat melawan varian-varian yang mungkin akan muncul akibat mutasi virus sars-cov-2 secara terus menerus mungkin akan dapat terjawab dengan penggunaan metode HePB, meskipun pelaksanaannya masih tetap harus dengan pengawasan yang baik guna mengantisipasi munculnya efek samping yang tidak diinginka.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang efektivitas dan keamanan metode vaksinasi heterologous primer-booster (HePB) dibandingkan dengan metode klasik homologous primer-booster (HPB). Studi ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai varian COVID-19 yang muncul akibat mutasi virus sars-cov-2, serta mengevaluasi kemampuan vaksin yang ada saat ini dalam melawan varian-varian tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada mekanisme imunologi yang terlibat dalam HePB, termasuk peran sel memori dan respons imun yang dihasilkan. Dengan memahami mekanisme ini, kita dapat mengembangkan strategi vaksinasi yang lebih efektif dan menyesuaikan dengan perkembangan pandemi COVID-19. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan vaksin RNA dalam konteks COVID-19, mengingat metode ini merupakan metode baru dalam vaksinologi. Studi klinis yang lebih luas dan komprehensif dapat dilakukan untuk mengevaluasi keamanan, efektivitas, dan durasi perlindungan vaksin RNA. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki interaksi antara vaksin RNA dengan sistem imun individu, termasuk peran sel T dan sel B dalam menghasilkan respons imun yang kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi vaksinasi yang lebih optimal dan efektif dalam menghadapi pandemi COVID-19.
| File size | 752.51 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UIGMUIGM Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan. manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosisPeningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan. manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis
JCEHJCEH Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest–posttest yang melibatkanPenelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest–posttest yang melibatkan
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Berdasarkan temuan, pasien diabetes mellitus usia produktif yang memperoleh pengetahuan tentang risiko komplikasi ginjal dan didukung oleh lingkungan sosial/keluargaBerdasarkan temuan, pasien diabetes mellitus usia produktif yang memperoleh pengetahuan tentang risiko komplikasi ginjal dan didukung oleh lingkungan sosial/keluarga
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penurunan Glomerular Filtration Rate (GFR) merupakan indikator utama penurunan fungsi ginjal yang progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisPenurunan Glomerular Filtration Rate (GFR) merupakan indikator utama penurunan fungsi ginjal yang progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Dan hasil analisis lanjutan menunjukan bahwa video edukasi “Ayahanda asi efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalam (p value=0,000 < 0,05) danDan hasil analisis lanjutan menunjukan bahwa video edukasi “Ayahanda asi efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalam (p value=0,000 < 0,05) dan
STAITHAWALIBSTAITHAWALIB Sebaliknya, penggunaan gadget dengan pengawasan positif berdampak pada empati dan keterampilan komunikasi. Pengawasan dan konten pendidikan merupakan faktorSebaliknya, penggunaan gadget dengan pengawasan positif berdampak pada empati dan keterampilan komunikasi. Pengawasan dan konten pendidikan merupakan faktor
UMBJMUMBJM Data dikumpulkan dari 30 mahasiswa yang dipilih secara purposif yang berdomisili di Aceh Besar melalui kuesioner terstruktur, yang divalidasi melalui pengujianData dikumpulkan dari 30 mahasiswa yang dipilih secara purposif yang berdomisili di Aceh Besar melalui kuesioner terstruktur, yang divalidasi melalui pengujian
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Berdasarkan hasil pembahasan dan uji coba yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis website telah memenuhi kebutuhanBerdasarkan hasil pembahasan dan uji coba yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis website telah memenuhi kebutuhan
Useful /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (MHasil penelitian menunjukkan bahwa psychological safety memiliki nilai rata-rata tertinggi (M = 4,12), diikuti self-disclosure (M = 3,98) dan trust (M
UIGMUIGM Kesimpulan: Flukonazol dan Itrakonazol memiliki aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans ATCC 10231, namun Itrakonazol menunjukkan efekKesimpulan: Flukonazol dan Itrakonazol memiliki aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans ATCC 10231, namun Itrakonazol menunjukkan efek
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Temuan ini selaras dengan bukti ilmiah terbaru yang menekankan pentingnya penguatan otot suprahyoid sebagai strategi utama dalam pemulihan biomekanismeTemuan ini selaras dengan bukti ilmiah terbaru yang menekankan pentingnya penguatan otot suprahyoid sebagai strategi utama dalam pemulihan biomekanisme
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Sementara itu, strategi yang digunakan ketika berinteraksi dengan dosen ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur,Sementara itu, strategi yang digunakan ketika berinteraksi dengan dosen ialah tindak tutur tidak langsung secara konvensional yang berorientasi petutur,