DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Artikel ini membahas penerapan rehabilitasi terhadap penyalahguna narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan mengkaji Putusan Nomor 283/Pid.Sus/2024/PN Kwg sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana pertimbangan hakim telah sesuai dengan ketentuan hukum positif, khususnya terkait pemberian rehabilitasi sebagai bentuk pemidanaan alternatif bagi pecandu narkotika. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan hakim dalam perkara tersebut menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa meskipun jumlah barang bukti tergolong kecil dan tidak ditemukan indikasi sebagai pengedar. Padahal, Pasal 103 Undang-Undang Narkotika memberikan wewenang kepada hakim untuk menjatuhkan rehabilitasi, baik terhadap terdakwa yang terbukti bersalah maupun tidak. Ketidakhadiran hasil asesmen ketergantungan dari BNN dalam pertimbangan hakim menjadi faktor penghambat diterapkannya pendekatan rehabilitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara praktik pemidanaan dan tujuan humanis dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika, sehingga diperlukan peningkatan pemahaman aparat hukum terhadap urgensi rehabilitasi bagi pengguna narkotika.

Sus/2024/PN Kwg dan relevansi dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dapat disimpulkan bahwa penerapan pidana penjara terhadap terdakwa yang terbukti menyalahgunakan narkotika dalam jumlah kecil tanpa adanya pendekatan rehabilitatif merupakan bentuk pemidanaan yang kurang sejalan dengan semangat perlindungan dan pemulihan dalam sistem hukum Indonesia.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai kesesuaian penerapan hukum dalam kasus tersebut dengan ketentuan yang berlaku, khususnya Pasal 103 UU Narkotika yang secara tegas memberikan wewenang kepada hakim untuk menjatuhkan rehabilitasi kepada pecandu, baik yang terbukti bersalah maupun tidak.Dalam konteks ini, temuan menunjukkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan secara optimal aspek ketergantungan dan hak atas rehabilitasi bagi terdakwa, padahal sudah tersedia dasar normatif dan instrumen pendukung seperti hasil asesmen medis serta Surat Edaran Mahkamah Agung No.Hal ini mengindikasikan adanya kekeliruan dalam pendekatan pemidanaan yang diterapkan, karena lebih menitikberatkan pada aspek retributif ketimbang restoratif.

Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap praktik pemidanaan di berbagai negara untuk memahami pendekatan alternatif yang efektif dalam penanganan penyalahgunaan narkotika. Kedua, penelitian dapat fokus pada evaluasi implementasi rehabilitasi di Indonesia, termasuk efektivitas program-program rehabilitasi yang ada dan tantangan-tantangan yang dihadapi. Ketiga, studi empiris dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pemidanaan penjara terhadap pengguna narkotika dan mengukur keberhasilan rehabilitasi dalam mengurangi residivisme. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya perbaikan sistem penanganan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

  1. KASUS NARKOBA DI INDONESIA DAN UPAYA PENCEGAHANNYA DI KALANGAN REMAJA | Lukman | Jurnal Penelitian dan... doi.org/10.24198/jppm.v2i3.36796KASUS NARKOBA DI INDONESIA DAN UPAYA PENCEGAHANNYA DI KALANGAN REMAJA Lukman Jurnal Penelitian dan doi 10 24198 jppm v2i3 36796
  2. Konsep Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkotika yang Berkeadilan | Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan. konsep... journal.umy.ac.id/index.php/jphk/article/view/9121Konsep Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkotika yang Berkeadilan Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan konsep journal umy ac index php jphk article view 9121
  3. Sistem Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyalahguna Narkotika | Daris Warsito | Jurnal Daulat... jurnal.unissula.ac.id/index.php/RH/article/view/2562Sistem Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyalahguna Narkotika Daris Warsito Jurnal Daulat jurnal unissula ac index php RH article view 2562
Read online
File size388.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test