STITPNSTITPN

MANAZHIMMANAZHIM

Dominasi metode instruksional konvensional dalam pendidikan bahasa sering menghasilkan lingkungan belajar yang kaku dan kurang menarik. Sebagai respons, strategi fun learning muncul sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan strategi fun learning dalam pengajaran Maharah Kalam (keterampilan berbicara) di Markaz Arabiyah Pare dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam kerangka studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa strategi fun learning dalam instruksi Maharah Kalam diimplementasikan melalui empat jenis aktivitas inti yang melibatkan sembilan metode spesifik: (1) aktivitas harian yang mencakup sualan (tanya jawab) dan permainan; (2) praktik berbicara tematik yang meliputi drama, demonstrasi, promosi, dan debat; (3) evaluasi harian seperti Ashfudzihni; dan (4) proyek bulanan berupa latihan MC Arabic dan storytelling (taqdimul qishshoh). Strategi ini secara signifikan meningkatkan motivasi belajar, membangun kepercayaan diri dalam berbicara, dan mempromosikan partisipasi aktif di kelas, serta menegaskan nilai integrasi metode kreatif dan interaktif dalam pengajaran bahasa untuk mendukung pendidikan berpusat pada siswa dan kompetensi komunikatif dalam bahasa Arab.

Implementasi strategi fun learning dalam pengajaran Maharah Kalam di Markaz Arabiyah Pare terbagi dalam empat jenis aktivitas utama dengan sembilan metode khusus, yang secara signifikan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran bahasa Arab.Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif dapat memperkuat pencapaian kompetensi komunikatif siswa.Peneliti menyarankan agar institusi pendidikan formal mengadopsi strategi serupa dan memperluas penelitian ke keterampilan bahasa lain serta konteks pendidikan yang lebih beragam.

Sebagai kelanjutan penelitian, pertama, perlu dilakukan studi kuantitatif berkelanjutan yang mengukur dampak strategi fun learning terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui tes standar pre‑ dan post‑intervensi, sehingga memberikan bukti empiris yang lebih kuat. Kedua, penelitian lintas institusi yang membandingkan penerapan strategi fun learning di lingkungan pendidikan formal (sekolah menengah dan universitas) dengan konteks non‑formal seperti pesantren dapat mengidentifikasi faktor konteksual yang mempengaruhi efektivitas metode tersebut. Ketiga, eksplorasi penerapan fun learning pada keterampilan bahasa lain, misalnya mendengarkan, membaca, dan menulis, serta integrasi teknologi digital seperti platform video pendek, dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana pendekatan menyenangkan dapat meningkatkan kompetensi bahasa secara holistik di berbagai tingkat pembelajaran.

  1. Fun Learning Strategy in Learning Maharah Kalam at Markaz Arabiyah | MANAZHIM. fun learning strategy... ejournal.stitpn.ac.id/index.php/manazhim/article/view/5723Fun Learning Strategy in Learning Maharah Kalam at Markaz Arabiyah MANAZHIM fun learning strategy ejournal stitpn ac index php manazhim article view 5723
  2. Metode Role-Playing Dan Penggunaan Platform Youtube Untuk Meningkatkan Speaking Skill Siswa (Pengabdian... ejurnalqarnain.stisnq.ac.id/index.php/ALKHIDMAH/article/view/547Metode Role Playing Dan Penggunaan Platform Youtube Untuk Meningkatkan Speaking Skill Siswa Pengabdian ejurnalqarnain stisnq ac index php ALKHIDMAH article view 547
  3. Pelatihan Master of Ceremony Guna Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi dan Mengelola Acara Secara... doi.org/10.30762/welfare.v1i4.990Pelatihan Master of Ceremony Guna Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi dan Mengelola Acara Secara doi 10 30762 welfare v1i4 990
Read online
File size649 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test