MEJAILMIAHMEJAILMIAH
Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan preventif Polresta Gorontalo Kota dalam menangani tindak pidana penganiayaan anak oleh ibu tiri, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan peluang penguatan kebijakan tersebut di masa mendatang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya angka kekerasan terhadap anak di lingkungan keluarga, khususnya oleh ibu tiri, yang menimbulkan dampak fisik dan psikologis serius bagi korban. Fenomena ini menuntut respons strategis dari aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan sistem perlindungan anak yang efektif. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku, korban, dan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Gorontalo Kota, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi literatur dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengorganisir dan menginterpretasi data lapangan berdasarkan teori dan prinsip hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polresta Gorontalo Kota telah menerapkan berbagai strategi preventif, seperti sosialisasi dan edukasi hukum, pendekatan restoratif, pembentukan posko pelaporan dan hotline kekerasan anak, kolaborasi dengan lembaga non-pemerintah, serta optimalisasi fungsi Bimbingan Masyarakat (BINMAS). Upaya-upaya ini terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat sistem perlindungan anak, meskipun masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum meratanya edukasi hukum.
Implementasi kebijakan preventif Polresta Gorontalo Kota dalam menangani tindak pidana penganiayaan anak oleh ibu tiri telah berjalan melalui berbagai strategi, seperti sosialisasi hukum, pendekatan restoratif, pembentukan posko pelaporan, kolaborasi lintas lembaga, serta optimalisasi fungsi BINMAS.Upaya-upaya ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat sistem perlindungan anak, meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum meratanya edukasi hukum.Diperlukan kajian lebih mendalam mengenai dinamika relasi kuasa dalam keluarga tiri, efektivitas intervensi berbasis komunitas, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan dan pendampingan korban kekerasan anak.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami dinamika relasi kuasa dalam keluarga tiri, termasuk faktor-faktor yang memicu kekerasan dan bagaimana kekerasan tersebut berdampak pada perkembangan psikologis anak. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas berbagai intervensi komunitas dalam mencegah kekerasan anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti tingkat pendidikan orang tua, dukungan sosial, dan akses terhadap layanan kesehatan mental. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dirancang untuk menguji efektivitas penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform media sosial, dalam meningkatkan pelaporan kasus kekerasan anak dan memberikan pendampingan yang tepat waktu kepada korban. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kekerasan anak dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN | Fiat Iustitia : Jurnal... doi.org/10.54367/fiat.v3i2.2534TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN Fiat Iustitia Jurnal doi 10 54367 fiat v3i2 2534
- Implementasi Kebijakan Preventif Polresta Gorontalo Kota Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Anak Oleh... ejournal.mejailmiah.com/index.php/adagium/article/view/113Implementasi Kebijakan Preventif Polresta Gorontalo Kota Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Anak Oleh ejournal mejailmiah index php adagium article view 113
| File size | 303.42 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Konsumen mengalami kerugian finansial dan emosional akibat keterlambatan pembayaran dan konfirmasi tiket elektronik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatanKonsumen mengalami kerugian finansial dan emosional akibat keterlambatan pembayaran dan konfirmasi tiket elektronik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Data dianalisis secara kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan pada teori perlindungan korban dan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis secara kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan pada teori perlindungan korban dan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Rekomendasi penelitian meliputi pengembangan model pencegahan berbasis multidisipliner dan evaluasi rutin terhadap sistem perlindungan anak di lingkunganRekomendasi penelitian meliputi pengembangan model pencegahan berbasis multidisipliner dan evaluasi rutin terhadap sistem perlindungan anak di lingkungan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Penelitian ini menegaskan bahwa tindakan asusila terhadap anak di bawah umur dengan retardasi mental merupakan kejahatan yang sangat kompleks, dipengaruhiPenelitian ini menegaskan bahwa tindakan asusila terhadap anak di bawah umur dengan retardasi mental merupakan kejahatan yang sangat kompleks, dipengaruhi
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan dan praktik perlindungan anak di tingkat daerah maupun nasional. Perlindungan hukumTemuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan dan praktik perlindungan anak di tingkat daerah maupun nasional. Perlindungan hukum
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi praktik pembuktian dalam yurisprudensi. Hasil penelitian menunjukkanBahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi praktik pembuktian dalam yurisprudensi. Hasil penelitian menunjukkan
IC MESIC MES Dengan memanfaatkan diagram lingkaran kausal, analisis ini mengidentifikasi lingkaran penguat yang mencakup kemiskinan, ketergantungan bantuan, dan keruntuhanDengan memanfaatkan diagram lingkaran kausal, analisis ini mengidentifikasi lingkaran penguat yang mencakup kemiskinan, ketergantungan bantuan, dan keruntuhan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalamPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalam
Useful /
AN NADWAHAN NADWAH Secara keseluruhan, integrasi yang sinergis antara ketiga pilar utama rekrutmen berbasis nilai, pelatihan integratif, dan komunikasi etis telah menciptakanSecara keseluruhan, integrasi yang sinergis antara ketiga pilar utama rekrutmen berbasis nilai, pelatihan integratif, dan komunikasi etis telah menciptakan
IC MESIC MES Qatar memilih opsi menjadi mediator karena dapat meningkatkan posisi regional dan memperoleh perlindungan AS, sementara opsi memutuskan hubungan denganQatar memilih opsi menjadi mediator karena dapat meningkatkan posisi regional dan memperoleh perlindungan AS, sementara opsi memutuskan hubungan dengan
ITEKES BALIITEKES BALI Sebagian besar kualitas konten online yang masih rendah dan belum dirancang sesuai dengan karakteristik subjek dan pedagogi. Pemanfaatan ICT masih mengalamiSebagian besar kualitas konten online yang masih rendah dan belum dirancang sesuai dengan karakteristik subjek dan pedagogi. Pemanfaatan ICT masih mengalami
ITEKES BALIITEKES BALI Stres akibat kesulitan berkomunikasi tidak hanya dialami pasien stroke yang mengalami afasia, tetapi keluarga yang melakukan perawatan juga merasakan stres.Stres akibat kesulitan berkomunikasi tidak hanya dialami pasien stroke yang mengalami afasia, tetapi keluarga yang melakukan perawatan juga merasakan stres.